Liputan6.com, Jakarta - Di tengah perkembangan komunikasi digital, fenomena "slow response" atau kebiasaan jarang membalas pesan dengan cepat kerap menimbulkan beragam interpretasi. Seringkali dianggap sebagai tanda ketidakpedulian atau kurangnya penghargaan, namun ilmu psikologi menawarkan sudut pandang yang lebih dalam.
Melansir laman Parade, sejumlah psikolog mengungkapkan bahwa kebiasaan membalas chat ini ternyata berkaitan langsung dengan kepribadian seseorang.
"Memilih kapan dan bagaimana membalas pesan adalah hal yang penting," jelas Dr. Gayle MacBride, psikolog dari Veritas Psychology Partners.
Advertisement
Jadi sebelum buru-buru menilai orang lain saat menunggu balasan chat, ada baiknya kita paham dulu apa aja yang mungkin ada di balik kebiasaan itu. Berikut 8 ciri orang yang jarang membalas chat dengan cepat menurut psikologi, sebagaimana dilansir dari laman Parade.
1. Mudah Terdistraksi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262980/original/004368200_1750759720-front-view-young-attractive-businesswoman-black-shirt-black-jacket-using-her-silver-laptop-working-inside-her-office-work-job-building__1_.jpg)
Ada orang yang sebenarnya tidak sengaja terlambat membalas chat, karena perhatian mereka mudah berpindah dari satu hal ke hal lain. Baru saja hendak membuka chat, perhatian mereka dapat langsung teralihkan oleh notifikasi aplikasi lain, atau tiba-tiba teringat hal lain yang harus dikerjakan.
Kebiasaan ini sering muncul pada orang yang kesehariannya banyak melakukan multitasking, sehingga fokusnya mudah terbagi ke berbagai arah sekaligus. Akibatnya, pesan yang sebenarnya sudah dibaca justru terlupakan untuk dibalas karena perhatian mereka sudah beralih ke hal lain.
Advertisement
2. Cenderung Perfeksionis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262979/original/043595200_1750759687-medium-shot-woman-working-laptop.jpg)
Menurut Dr. Hannah Yang, psikolog profesional yang dilansir dari laman Parade, ada orang yang membutuhkan waktu lama untuk membalas chat bukan karena tidak ingin menjawab, melainkan karena terlalu lama memikirkan jawabannya. Mereka ingin memberikan respons yang paling tepat, sopan, lengkap, dan tidak menyinggung perasaan orang lain.
Akibatnya, pesan yang sebenarnya sederhana justru dipikirkan terlalu lama sebelum akhirnya dibalas. Bagi mereka, kualitas jawaban jauh lebih penting dibandingkan kecepatan dalam membalas.
3. Sibuk dengan Banyak Hal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227921/original/053000400_1747827923-steptodown.com583332.jpg)
Orang yang memiliki banyak tanggung jawab sebenarnya sering berniat membalas chat, tetapi akhirnya lupa karena terlalu banyak hal yang harus dikerjakan. Dalam satu hari, mereka mungkin harus menghadiri rapat, menyelesaikan pekerjaan, mengurus keluarga, hingga membuat berbagai keputusan penting.
Situasi seperti itu membuat sekadar membuka chat pun terasa dapat mengganggu konsentrasi, sehingga mereka memilih untuk menundanya. Ketika akhirnya memiliki waktu luang, mereka sudah terlalu lelah untuk membuka dan membalas semua pesan yang menumpuk, lalu berniat membalas keesokan harinya, tetapi tanpa sengaja kembali melupakannya.
Advertisement
4. Punya Fokus Tinggi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227930/original/028799800_1747828562-steptodown.com248216.jpg)
Ada pula orang yang mampu berkonsentrasi penuh ketika sedang mengerjakan sesuatu, sehingga notifikasi ponsel tidak langsung mendapatkan perhatian mereka. Dr. Deborah Vinall, Psy.D., LMFT, yang dilansir dari laman Parade, menjelaskan bahwa orang yang lambat membalas pesan mungkin adalah sosok yang sangat terlibat dalam suatu aktivitas dan tidak mudah terganggu oleh tuntutan dari luar.
“Orang yang lambat membalas pesan mungkin adalah mereka yang sangat terlibat dalam suatu aktivitas dan tidak mudah terganggu oleh tuntutan dari luar,” kata Dr. Deborah Vinall.
Mereka biasanya memilih untuk menyelesaikan pekerjaan atau kegiatan yang sedang dijalani terlebih dahulu, sebelum memeriksa ponsel. Dengan cara tersebut, mereka dapat menjaga konsentrasi dan menghindari gangguan yang sebenarnya tidak perlu.
5. Cenderung Menghindari Percakapan yang Memicu Kecemasan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985930/original/046339500_1649160444-kinga-cichewicz-ppWX6_Z1-Qo-unsplash.jpg)
Dr. Gayle MacBride, psikolog dari Veritas Psychology Partners, dilansir dari laman Parade, menuturkan bahwa ada orang yang begitu melihat sebuah pesan langsung membayangkan akan terjadi percakapan panjang atau sulit setelah mereka membalas. Menunda balasan kemudian menjadi cara bagi mereka untuk memberikan ruang kepada diri sendiri agar lebih tenang sebelum merespons.
Biasanya mereka tetap akan membalas, hanya saja membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan orang lain. Hal ini bukan disebabkan oleh rasa malas, melainkan cara mereka mengelola kecemasan sebelum memasuki percakapan yang dirasa berat.
Advertisement
6. Punya Batasan yang Jelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227927/original/011254000_1747828231-steptodown.com197039.jpg)
Orang yang tidak langsung membalas pesan belum tentu bersikap acuh. Bisa jadi mereka justru memiliki batasan yang cukup jelas mengenai kapan harus fokus pada pekerjaan, keluarga, istirahat, atau kehidupan pribadi.
Dilansir dari laman Parade, orang seperti ini cenderung memilah berbagai hal berdasarkan tingkat kepentingannya, dengan bertanya kepada diri sendiri apakah sesuatu memang perlu diselesaikan saat itu juga atau masih dapat ditunda. Jika sebuah pesan tidak dianggap mendesak, mereka mungkin memilih untuk membalasnya nanti ketika sudah memiliki waktu khusus, bahkan sengaja mematikan notifikasi agar dapat menikmati waktu tanpa gangguan.
7. Kurang Pandai Mengatur Waktu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227922/original/038322100_1747828127-steptodown.com926709.jpg)
Ada pula orang yang lambat membalas chat bukan karena disengaja, melainkan karena memang kurang terampil dalam mengatur waktu sehari-hari. Mereka sering terlanjur berpikir akan membalas nanti, tetapi lupa bahwa waktu terus berjalan dan pesan yang menumpuk semakin banyak.
Kebiasaan menunda-nunda seperti ini biasanya juga muncul pada hal-hal lain, tidak hanya terbatas pada urusan chat. Dengan demikian, terlambat membalas pesan sebenarnya hanya salah satu tanda dari pola manajemen waktu yang memang masih kurang tertata.
Advertisement
8. Tidak Terlalu Bergantung pada Teknologi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4686810/original/057930900_1702575320-Ilustrasi_main_HP_sambil_tiduran__kangen__LDR__membaca_pesan.jpg)
Terdapat tipe orang yang memang tidak terlalu merasa perlu untuk selalu daring atau siaga di ponsel setiap saat. Bagi mereka, ponsel hanyalah alat bantu, bukan sesuatu yang harus terus-menerus dipegang dan diperiksa.
Mereka lebih nyaman berkomunikasi secara langsung dibandingkan melalui chat, sehingga memeriksa pesan pun bukan menjadi prioritas utama dalam keseharian mereka. Oleh karena itu, keterlambatan mereka dalam membalas chat lebih berkaitan dengan gaya hidup yang memang tidak bergantung pada gawai, bukan tanda bahwa mereka malas atau tidak peduli.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ciri Orang yang Jarang Membalas Chat dengan Cepat Menurut Psikologi
1. Apakah orang yang lambat balas chat berarti nggak peduli?
Belum tentu. Menurut psikologi, lambat membalas chat bisa disebabkan banyak hal, mulai dari perfeksionis, sibuk, sampai punya batasan pribadi yang jelas, bukan cuma soal nggak peduli.
2. Kenapa orang perfeksionis biasanya lama balas chat?
Karena mereka kepengen ngasih jawaban yang paling tepat, sopan, dan lengkap, jadi pesan sederhana pun bisa dipikirin lama sebelum akhirnya dibalas.
3. Apa hubungan fokus tinggi dengan lambatnya balas chat?
Orang dengan fokus tinggi biasanya nggak gampang keganggu notifikasi saat lagi ngerjain sesuatu, jadi mereka lebih milih nyelesain aktivitas itu dulu sebelum ngecek dan balas pesan.
4. Apakah menunda balas chat bisa berhubungan sama kecemasan?
Bisa. Sebagian orang menunda balasan karena udah kebayang bakal ada percakapan panjang atau sulit, jadi mereka butuh waktu buat menenangkan diri dulu sebelum merespons.
5. Apakah kebiasaan lambat balas chat bisa diperbaiki?
Bisa, terutama kalau penyebabnya soal manajemen waktu. Tapi kalau penyebabnya soal batasan pribadi atau kebutuhan me-time, itu lebih ke gaya hidup yang sebenarnya sehat buat dijaga, bukan kebiasaan yang harus buru-buru diubah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4163304/original/068543100_1663574974-nylos-TEpcivXIa8I-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327800/original/029352500_1787125053-Screenshot_2026-08-19_143659.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322839/original/079220000_1786591844-YwWK1tCJZ6PT3RzYKtUFZmwrAhiKvKKJymwzU5BS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329607/original/091022700_1787285482-tJHwAoQm8LQlJ1kwCMCqwiHtRk2BiOHjIF3al8nd.jpg)