Liputan6.com, Jakarta - Pemanfaatan barang bekas kini semakin diminati sebagai solusi kreatif untuk kebutuhan rumah tangga. Salah satu ide sederhana namun bermanfaat adalah mengolah drum bekas menjadi tempat sampah fungsional. Selain membantu mengurangi limbah, cara ini juga mampu memberikan nilai guna baru pada benda lama. Melalui pemahaman cara membuat tempat sampah dari drum bekas, siapa pun dapat menciptakan wadah sampah praktis tanpa biaya besar.
Drum bekas memiliki ukuran besar, struktur kokoh dan daya tahan tinggi, sehingga sangat cocok digunakan sebagai tempat penampungan sampah. Pengolahan drum menjadi produk baru tidak membutuhkan keterampilan rumit, cukup ketelitian serta alat sederhana. Proses ini dapat dilakukan di rumah oleh pemula sekalipun. Dengan memahami cara membuat tempat sampah dari drum bekas, hasil akhir dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing.
Tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, tempat sampah dari drum bekas juga memiliki potensi sebagai peluang usaha kecil. Produk dapat dijual ke lingkungan sekitar, sekolah, atau pelaku usaha lain. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (6/4/2026).
Advertisement
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547222/original/098837300_1775451196-drum_bekas.jpeg)
Sebelum memulai proses pembuatan tempat sampah dari drum bekas, sangat penting untuk mempersiapkan seluruh alat dan bahan secara lengkap dan terorganisir. Persiapan yang matang akan membantu memperlancar proses pengerjaan, menghemat waktu, serta mengurangi risiko kesalahan saat proses pembuatan berlangsung. Dengan ketersediaan alat yang tepat dan bahan yang sesuai, hasil akhir yang diperoleh juga akan lebih maksimal, kuat dan memiliki tampilan yang rapi serta menarik.
Alat:
- Gergaji besi atau gerinda
- Bor atau paku dan palu
- Amplas
- Kuas cat
Bahan:
- Drum bekas (plastik atau besi)
- Cat anti karat (untuk drum besi)
- Cat warna sesuai selera
- Engsel (jika ingin membuat tutup)
- Baut atau sekrup
- Kayu atau besi untuk rangka (opsional)
Advertisement
Cara Membuat Tempat Sampah dari Drum Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548015/original/083047000_1775483471-drumm_bekas.jpg)
Proses cara membuat tempat sampah dari drum bekas melibatkan beberapa tahapan yang relatif sederhana, namun memerlukan ketelitian. Berikut beberapa langkah-langkah yang patut diketahui:
1. Bersihkan Drum Bekas
Langkah awal dalam pembuatan tempat sampah dari drum bekas adalah memastikan drum benar-benar bersih dari sisa bahan atau kotoran yang menempel, baik di bagian dalam maupun luar. Gunakan air bersih dan sabun atau deterjen ringan untuk membersihkan permukaan drum secara menyeluruh. Jika drum sebelumnya digunakan untuk menyimpan bahan kimia atau cairan tertentu, proses pembersihan ini menjadi lebih penting demi menjaga keamanan dan kesehatan. Pastikan seluruh residu hilang sehingga drum aman digunakan untuk menampung sampah rumah tangga.
2. Tentukan Desain dan Potong Drum
Setelah drum bersih, langkah selanjutnya adalah merancang bentuk dan desain tempat sampah sesuai kebutuhan. Anda dapat memotong bagian atas drum untuk menciptakan bukaan lebar yang memudahkan pembuangan sampah atau memotong sisi drum untuk desain horizontal yang unik. Gunakan alat seperti gergaji besi atau gerinda, pastikan pemotongan dilakukan secara hati-hati agar hasilnya rapi, simetris, dan aman dari tepi yang tajam. Perencanaan desain ini juga akan membantu menyesuaikan ukuran drum dengan lokasi penempatan.
3. Haluskan Bagian Tepi
Proses pemotongan drum biasanya meninggalkan tepi yang kasar dan tajam, yang berpotensi melukai pengguna. Untuk itu, gunakan amplas, kikir, atau alat penghalus lainnya untuk merapikan setiap tepi yang terbuka. Penghalusan ini tidak hanya penting untuk keselamatan, tetapi juga memberikan kesan rapi pada tampilan drum. Pastikan seluruh permukaan yang akan tersentuh tangan bebas dari serpihan logam atau plastik.
4. Buat Lubang atau Sistem Drainase
Jika tempat sampah direncanakan untuk penggunaan di luar ruangan, tambahkan sistem drainase berupa lubang kecil di bagian bawah drum. Lubang-lubang ini memungkinkan air hujan atau cairan lain mengalir keluar sehingga tidak menggenang di dalam drum. Drainase yang baik membantu mencegah bau, menjaga kebersihan, dan meminimalkan risiko pertumbuhan bakteri atau jamur.
5. Tambahkan Tutup atau Rangka (Opsional)
Untuk menambah kenyamanan dan fungsi drum sebagai tempat sampah, Anda bisa memasang tutup dengan engsel. Tutup ini membuat sampah tertutup rapat, mencegah bau menyebar, dan menjaga sampah tetap aman dari hewan atau serangga. Selain itu, memasang rangka tambahan dari kayu atau besi dapat meningkatkan kestabilan drum agar tidak mudah terguling saat digunakan, terutama di area terbuka atau permukaan tidak rata.
6. Cat dan Hias Drum
Langkah selanjutnya adalah proses pengecatan dan dekorasi drum agar lebih menarik secara visual. Gunakan cat anti karat sebagai lapisan dasar untuk drum berbahan besi agar permukaan tahan lama dan tidak korosi. Pilih warna sesuai selera atau konsep lingkungan sekitar. Anda juga bisa menambahkan tulisan seperti “Organik” atau “Anorganik” untuk memudahkan pemilahan sampah dan membantu edukasi lingkungan. Hiasan tambahan seperti stiker atau pola juga dapat meningkatkan estetika.
7. Finishing dan Penempatan
Setelah proses pengecatan dan dekorasi selesai, pastikan cat benar-benar kering sebelum drum digunakan. Tempat sampah drum bekas siap ditempatkan di lokasi strategis agar mudah dijangkau, seperti halaman depan rumah, dapur luar, atau area publik kecil di sekitar rumah. Pastikan posisi drum stabil, tidak mudah terguling, dan mudah diakses agar fungsi utamanya sebagai tempat sampah dapat berjalan maksimal. Perawatan rutin seperti pembersihan dan pengecatan ulang secara berkala, akan menjaga tampilan tetap rapi serta memperpanjang umur penggunaan.
Tips Agar Tempat Sampah dari Drum Lebih Awet
- Pilih drum bekas yang masih kokoh, tidak berkarat atau retak. Drum plastik tebal atau drum besi yang masih kuat akan bertahan lebih lama saat digunakan sebagai tempat sampah.
- Untuk drum besi, lapisi seluruh permukaan dengan cat anti karat sebelum dicat sesuai warna. Lapisan ini mencegah korosi akibat kelembapan atau hujan, sehingga drum tetap awet meski digunakan di luar ruangan.
- Jangan gunakan drum untuk menampung sampah cair atau bahan kimia berbahaya yang dapat merusak permukaan. Jika tetap digunakan, tambahkan lapisan pelindung atau kantong plastik tebal di dalam drum.
- Buat lubang kecil di bagian bawah drum agar air hujan atau cairan sampah dapat mengalir keluar. Sistem drainase mencegah genangan air yang dapat menyebabkan bau, karat, atau pembusukan.
- Bersihkan drum secara berkala, terutama bagian dalam, untuk menghindari penumpukan kotoran dan bakteri. Cuci dengan air sabun ringan dan keringkan sebelum digunakan kembali.
- Jika drum diletakkan di luar, usahakan tidak terkena sinar matahari langsung setiap hari. Paparan sinar UV bisa membuat cat pudar dan drum plastik mudah retak.
- Tutup drum akan menjaga sampah tetap tertutup, mencegah masuknya air atau hewan. Rangka tambahan dari kayu atau besi membuat drum stabil dan mengurangi risiko terguling atau rusak saat terkena benturan ringan.
- Jangan menumpuk sampah melebihi kapasitas drum, terutama drum plastik tipis. Beban berlebih bisa membuat drum melengkung, retak, atau pecah.
- Jika cat mulai pudar atau mengelupas, lakukan pengecatan ulang untuk memperpanjang umur drum. Gunakan cat yang tahan cuaca agar tampilan tetap rapi.
Advertisement
FAQ Seputar Topik
Mengapa drum bekas cocok dijadikan tempat sampah?
Drum bekas memiliki kapasitas besar, kuat, kokoh, tahan cuaca, dan harganya terjangkau, menjadikannya pilihan ekonomis dan tahan lama.
Apa saja alat utama yang dibutuhkan untuk membuat tempat sampah dari drum bekas?
Alat utama meliputi gurinda untuk memotong dan menghaluskan, alat ukur, serta cat dan pilox untuk finishing.
Bisakah drum bekas dimodifikasi menjadi fungsi lain selain tempat sampah?
Ya, drum bekas bisa diubah menjadi komposter tumbler, furnitur seperti meja dan kursi, atau alat pembakar sampah sederhana.
Apa dampak positif pembuatan tempat sampah dari drum bekas bagi masyarakat?
Inisiatif ini mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan memperindah estetika lingkungan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548014/original/012554400_1775483471-tempat_sampah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289056/original/097559000_1783389885-063_2284969451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709339/original/015500500_1782788430-neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929771/original/004907300_1782959836-bos3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8906115/original/073442900_1782946797-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288986/original/034116600_1783373945-000_B9FD7NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288982/original/076824500_1783372194-000_B9FD6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8919467/original/008733300_1782953589-AP26183024263579.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110961/original/003017800_1783047335-sp3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111052/original/049202100_1783054835-063_2284418867.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958548/original/033329000_1782975175-pyNGWWX04QqyoE9cLTkR0a6ORfxfIrP608II9gHl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499892/original/009696800_1770799310-plastic-bags-with-trash-grass.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9112705/original/086728400_1783064518-ChatGPT_Image_3_Jul_2026__14.37.09.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9140585/original/033805400_1783076829-Cover.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9133342/original/044473600_1783073730-Gemini_Generated_Image_2ebyck2ebyck2eby.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9017622/original/026382500_1783001710-ChatGPT_Image_2_Jul_2026__21.12.06.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9130155/original/067077400_1783072341-vertikal_garden_galon_bekas_cov.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933449/original/037508200_1782961892-oRImaN9DRdin2lPVa6fJ648d0YSmpXOcHFRFaOVF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933464/original/055187900_1782961899-Q3bogeI6Ph5xAeH1Yo4x8oSe92dWFT20KyLkfyUo.jpg)