Liputan6.com, Jakarta - Pantun minta THR menjadi cara lucu dan kreatif untuk meminta hadiah Lebaran sambil tetap sopan. Cara ini membuat suasana Idul Fitri lebih hangat dan menyenangkan bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Selain itu, pantun minta THR dapat mempererat hubungan antaranggota keluarga karena disampaikan dengan humor dan keceriaan. Kreativitas dalam merangkai kata menambah semangat Lebaran.
Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga bisa menggunakan pantun minta THR untuk bersenda gurau sekaligus meminta hadiah secara santun, sehingga momen Lebaran terasa lebih meriah dan penuh tawa.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang pantun minta THR Lebaran yang mengundang gelak tawa, Sabtu (21/3/2026).
Pantun Minta THR Lucu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4794385/original/039048600_1712225067-6954201.jpg)
(1)
Pergi ke pasar beli ketupat,
Pulangnya mampir beli kue.
Lebaran sudah dekat,
THR-nya mana nih?
Â
(2)
Bunga melati harum baunya,
Mekar indah di pagi hari.
THR dinanti-nanti,
Semoga berkah di hari raya ini.
Â
(3)
Makan ketupat di hari raya,
Minum es teh manis sekali.
THR-nya mana ya,
Biar hati senang kembali.
Â
(4)
Pergi ke kota naik delman,
Pulang-pulang bawa oleh-oleh.
THR-nya jangan dilupakan,
Biar Lebaran makin meriah.
Â
(5)
Beli baju baru di pasar,
Warnanya merah sangat menawan.
THR-nya sudah cair,
Mari kita rayakan Lebaran.
Â
(6)
Naik delman keliling kota,
Melihat bunga mekar di taman.
THR jangan sampai terlupa,
Biar Lebaran penuh senyuman.
Â
(7)
Jalan pagi sambil berlari,
Burung berkicau di pohon tinggi.
THR jangan terlambat dicairi,
Biar hati senang kembali.
Â
(8)
Membeli lontong di pasar pagi,
Pulangnya mampir beli dodol manis.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin ceria dan manis.
Â
(9)
Naik perahu di tepi danau,
Memandang langit biru dan jernih.
THR-nya jangan ditunda,
Biar semua hati berseri kembali.
Â
(10)
Jalan sore ke taman kota,
Anak-anak bermain riang gembira.
THR-nya segera dicairkan,
Biar Lebaran makin bahagia.
Advertisement
Pantun Minta THR Kocak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4793900/original/078110100_1712205084-25178198_7022449.jpg)
(11)
Ke pasar membeli sayuran,
Melihat pedagang tersenyum manis.
THR jangan sampai terlambat,
Biar hati berseri tanpa resah.
Â
(12)
Membeli kue lapis legit,
Sambil tersenyum kepada penjual.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran terasa meriah.
Â
(13)
Jalan pagi di tepi sawah,
Burung merpati terbang di langit.
THR jangan diabaikan,
Biar semua senang dan berseri.
Â
(14)
Naik sepeda keliling kampung,
Sambil tersenyum pada tetangga.
THR segera dicairkan,
Biar Lebaran makin menggembirakan.
Â
(15)
Membeli bunga di tepi jalan,
Kupu-kupu menari di sekeliling.
THR jangan ditunda,
Biar hati bahagia dan senang.
Â
(16)
Pergi ke pasar membeli ikan,
Pulangnya mampir beli roti manis.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin berkesan.
Â
(17)
Membeli es krim di siang hari,
Sambil melihat anak-anak bermain.
THR jangan terlambat,
Biar semua hati riang kembali.
Â
(18)
Naik becak keliling kota,
Mendengar suara musik merdu.
THR jangan diabaikan,
Biar Lebaran makin seru.
Â
(19)
Jalan pagi melihat bunga mawar,
Burung berkicau menyambut mentari.
THR segera diberikan,
Biar hati senang kembali.
Â
(20)
Membeli baju baru warna biru,
Sambil tersenyum pada penjual.
THR jangan terlambat dicairkan,
Biar Lebaran makin meriah.
Pantun Minta THR Bikin Ketawa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3454529/original/044326800_1620720250-5203547.jpg)
(21)
Ke sawah membawa keranjang padi,
Matahari terbit di ufuk timur.
THR segera diberikan,
Biar hati berseri di pagi hari.
Â
(22)
Membeli roti manis di pasar,
Melihat anak bermain riang gembira.
THR jangan terlupakan,
Biar Lebaran makin ceria.
Â
(23)
Jalan sore di tepi pantai,
Mendengar debur ombak indah.
THR segera dicairkan,
Biar hati berseri dan riang.
Â
(24)
Membeli tas di toko baju,
Warnanya cantik dan menawan.
THR jangan diabaikan,
Biar Lebaran makin menyenangkan.
Â
(25)
Naik sepeda keliling kampung,
Sambil tersenyum pada tetangga.
THR segera diberikan,
Biar hati senang tanpa resah.
Â
(26)
Membeli bunga melati harum,
Sambil melihat kupu-kupu terbang.
THR jangan ditunda,
Biar Lebaran makin gemilang.
Â
(27)
Ke toko membeli jilbab baru,
Warnanya indah dan menawan hati.
THR segera dicairkan,
Biar Lebaran makin berarti.
Â
(28)
Jalan pagi melihat mentari,
Burung berkicau di pepohonan.
THR jangan terlambat dicairkan,
Biar hati senang dan riang.
Â
(29)
Membeli kue lapis legit,
Sambil tersenyum pada pedagang.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin meriah.
Â
(30)
Naik delman keliling kota,
Sambil melihat bunga bermekaran.
THR jangan terlambat diberikan,
Biar hati berseri di hari raya.
Advertisement
Pantun Minta THR Bikin Suasana Seru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4006996/original/060900200_1650959552-7101052.jpg)
Â
(31)
Membeli lontong di pasar pagi,
Pulangnya mampir beli ketupat.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin semarak.
Â
(32)
Jalan sore di tepi pantai,
Mendengar debur ombak yang merdu.
THR jangan diabaikan,
Biar hati berseri kembali.
Â
(33)
Ke pasar membeli sayur bayam,
Pulannya mampir beli dodol manis.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin ceria.
Â
(34)
Membeli es krim di siang hari,
Sambil tersenyum pada penjual.
THR jangan terlambat dicairkan,
Biar semua tersenyum riang.
Â
(35)
Naik perahu di tepi danau,
Memandang langit biru jernih.
THR segera diberikan,
Biar hati berseri kembali.
Â
(36)
Jalan pagi ke taman kota,
Anak-anak bermain riang gembira.
THR jangan terlupakan,
Biar Lebaran makin meriah.
Â
(37)
Membeli baju baru di toko,
Warnanya cantik dan menawan.
THR segera diberikan,
Biar hati senang di hari raya.
Â
(38)
Pergi ke pasar membeli ikan,
Pulannya mampir beli roti manis.
THR jangan terlambat dicairkan,
Biar semua hati berseri.
Â
(39)
Membeli bunga di tepi jalan,
Kupu-kupu menari di sekeliling.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin menggembirakan.
Â
(40)
Jalan sore di tepi sawah,
Mendengar suara anak bermain.
THR jangan diabaikan,
Biar hati senang kembali.
Pantun Minta THR ke Keluarga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4798379/original/002735400_1712575808-8589530.jpg)
(41)
Naik becak keliling kampung,
Mendengar musik riang di jalan.
THR segera dicairkan,
Biar Lebaran makin meriah.
Â
(42)
Membeli roti manis di pasar,
Sambil tersenyum melihat pedagang.
THR jangan terlambat diberikan,
Biar hati berseri kembali.
Â
(43)
Jalan pagi melihat bunga mawar,
Burung berkicau menyambut mentari.
THR segera dicairkan,
Biar Lebaran makin bahagia.
Â
(44)
Membeli tas baru di toko,
Warnanya indah dan menawan hati.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin berarti.
Â
(45)
Naik sepeda keliling kota,
Sambil tersenyum pada tetangga.
THR jangan ditunda,
Biar semua hati berseri.
Â
(46)
Membeli bunga melati harum,
Sambil melihat kupu-kupu terbang.
THR segera dicairkan,
Biar Lebaran makin gemilang.
Â
(47)
Ke toko membeli jilbab baru,
Warnanya cantik dan menawan hati.
THR jangan terlambat diberikan,
Biar semua riang gembira.
Â
(48)
Jalan pagi melihat mentari,
Burung berkicau di pepohonan.
THR segera diberikan,
Biar hati senang dan riang.
Â
(49)
Membeli kue lapis legit,
Sambil tersenyum pada pedagang.
THR jangan diabaikan,
Biar Lebaran makin meriah.
Â
(50)
Naik delman keliling kota,
Sambil melihat bunga bermekaran.
THR segera dicairkan,
Biar hati berseri kembali.
Advertisement
Pantun Minta THR Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4402473/original/091204500_1681967649-8668069.jpg)
(51)
Membeli lontong di pasar pagi,
Pulangnya mampir beli ketupat.
THR jangan terlambat dicairkan,
Biar Lebaran makin semarak.
Â
(52)
Jalan sore di tepi pantai,
Mendengar debur ombak yang merdu.
THR segera diberikan,
Biar hati berseri kembali.
Â
(53)
Ke pasar membeli sayur bayam,
Pulannya mampir beli dodol manis.
THR jangan diabaikan,
Biar semua tersenyum riang.
Â
(54)
Membeli es krim di siang hari,
Sambil tersenyum pada penjual.
THR segera dicairkan,
Biar Lebaran makin bahagia.
Â
(55)
Naik perahu di tepi danau,
Memandang langit biru jernih.
THR jangan terlambat diberikan,
Biar semua hati berseri.
Â
(56)
Jalan pagi ke taman kota,
Anak-anak bermain riang gembira.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin meriah.
Â
(57)
Membeli baju baru di toko,
Warnanya cantik dan menawan.
THR jangan diabaikan,
Biar hati senang di hari raya.
Â
(58)
Pergi ke pasar membeli ikan,
Pulangnya mampir beli roti manis.
THR segera dicairkan,
Biar Lebaran makin menyenangkan.
Â
(59)
Membeli bunga di tepi jalan,
Kupu-kupu menari di sekeliling.
THR jangan ditunda,
Biar semua riang gembira.
Â
(60)
Jalan sore di tepi sawah,
Mendengar suara anak bermain.
THR segera diberikan,
Biar Lebaran makin ceria.
Q & A Seputar Topik
Apa itu pantun minta THR Lebaran?
Pantun minta THR Lebaran adalah bentuk puisi tradisional empat baris yang digunakan secara lucu dan sopan untuk menyampaikan permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) saat perayaan Idulfitri, terutama oleh anak-anak dan remaja kepada orang dewasa.
Mengapa pantun digunakan untuk meminta THR?
Penggunaan pantun membuat permintaan THR menjadi lebih ringan, menghibur, dan tidak terkesan memaksa, sehingga menambah keceriaan dan kehangatan dalam tradisi silaturahmi Idulfitri.
Bagaimana ciri-ciri pantun yang baik untuk minta THR?
Pantun yang baik untuk minta THR umumnya terdiri dari empat baris, bersajak a-b-a-b, memiliki sampiran di dua baris pertama, dan isi pesan permintaan di dua baris terakhir, serta mengandung 8-12 suku kata per baris.
Siapa saja yang biasanya meminta THR dengan pantun?
Tradisi meminta THR dengan pantun biasanya dilakukan oleh anak-anak dan remaja kepada kerabat dewasa yang lebih tua atau sudah bekerja, sebagai bagian dari interaksi sosial yang menyenangkan di Hari Raya Idulfitri.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4799830/original/047018100_1712817005-Ilustrasi_Idulfitri__Idul_Fitri__Lebaran__pasangan_muslim__Islami.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2238508/original/081258200_1528173054-111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385925/original/080516200_1760949010-8__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520517/original/073763000_1772618990-kebun_sayur_THR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523683/original/037361700_1772854288-unnamed_-_2026-03-07T102430.681.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5508496/original/060186900_1771577652-ide_lebaran8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4376004/original/006446100_1680078026-money-gbed170cd0_1920_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535469/original/004594100_1774015488-IMG_0283.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535466/original/066963100_1774014966-IMG_0280.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530736/original/062721800_1773473907-cara_unik_ambil_thr_pakai_tali_4.jpg)