Panduan Usaha Ternak Bebek 20 Ekor untuk Pemula, Modal Kecil, Peluang Untung Menjanjikan

Ingin memulai usaha ternak bebek tapi modal terbatas? Simak panduan usaha ternak bebek 20 ekor ini, dari pemilihan bibit hingga pemasaran, untuk raih keuntungan

Diterbitkan 20 Maret 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memulai panduan usaha ternak bebek 20 ekor bisa menjadi langkah awal yang tepat bagi pemula yang ingin mencoba bisnis peternakan skala kecil. Usaha ini relatif mudah dijalankan karena bebek dikenal sebagai unggas yang cukup tahan terhadap penyakit serta mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan.

Di banyak daerah pedesaan Indonesia, ternak bebek telah menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Selain menghasilkan daging, bebek juga dapat dimanfaatkan sebagai penghasil telur yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran.

Dengan perencanaan yang baik, bahkan usaha kecil dengan 20 ekor bebek bisa memberikan keuntungan yang stabil. Kunci utamanya terletak pada pemilihan bibit, pengelolaan kandang, pemberian pakan yang tepat, serta perawatan yang konsisten. Berikut langkah-langkah praktis dalam menjalankan usaha ternak bebek skala kecil yang dirangkum Liputan6.com, Jumat (20/3/2026).

1. Menentukan Tujuan Ternak: Pedaging atau Petelur

Langkah pertama dalam Panduan usaha ternak bebek 20 ekor adalah menentukan tujuan usaha. Bebek dapat dibudidayakan untuk dua tujuan utama:

  • Bebek pedaging
  • Bebek petelur

Menurut pedoman budidaya itik dalam Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 32/Permentan/OT.140/2/2014, pemilihan jenis usaha akan menentukan sistem pemeliharaan, jenis pakan, serta masa panen.

Jika memilih bebek pedaging, masa panen biasanya lebih cepat. Sedangkan bebek petelur memberikan keuntungan jangka panjang melalui produksi telur harian.

2. Memilih Bibit Bebek Berkualitas

Bibit atau Day Old Duck (DOD) menjadi faktor utama keberhasilan usaha ternak bebek.

Menurut panduan peternakan dari Digitani IPB, bibit bebek yang sehat memiliki ciri-ciri:

  • Bergerak aktif dan lincah
  • Bulu bersih serta kering
  • Mata jernih
  • Nafsu makan baik
  • Kaki sempurna dan tidak pincang
  • Berat minimal sekitar 40 gram pada usia beberapa hari

Bibit sebaiknya dibeli dari peternak atau penangkar terpercaya agar kualitasnya terjamin.

Dalam usaha kecil dengan 20 ekor bebek, kualitas bibit sangat penting karena jumlah ternak tidak banyak. Bibit yang sehat akan meminimalkan risiko kematian dan mempercepat pertumbuhan.

3. Menyiapkan Kandang yang Nyaman

Kandang merupakan faktor penting dalam Panduan usaha ternak bebek 20 ekor. Bebek membutuhkan lingkungan yang bersih, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Menurut pedoman peternakan dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, kandang ideal memiliki beberapa kriteria berikut:

  • Kandang tidak lembap
  • Memiliki ventilasi udara yang cukup
  • Mendapat cahaya matahari
  • Mudah dibersihkan

Ukuran kandang yang dianjurkan adalah sekitar 1 meter persegi untuk 2 ekor bebek. Artinya, untuk 20 ekor bebek diperlukan kandang sekitar 10 meter persegi.

Banyak peternak menggunakan kandang panggung berbahan bambu atau kayu. Desain ini memungkinkan kotoran jatuh ke bawah sehingga kandang tetap bersih.

4. Menjaga Suhu dan Lingkungan Kandang

Pada fase awal pertumbuhan, bebek memerlukan suhu kandang yang stabil.

Menurut panduan budidaya dari Digitani IPB:

  • Suhu ideal untuk DOD sekitar 39°C
  • Kelembapan sekitar 60–65%

Pada malam hari, biasanya digunakan lampu pemanas untuk menjaga suhu tetap hangat.

Kandang juga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang aman dari:

  • Predator
  • Hujan
  • Angin kencang

Lingkungan yang nyaman akan membantu bebek tumbuh lebih cepat dan sehat.

5. Memberikan Pakan yang Tepat

Pakan merupakan faktor terbesar dalam biaya ternak bebek. Oleh karena itu pengelolaannya harus tepat.

Menurut panduan peternakan dari Digitani IPB, pola pemberian pakan dibagi dalam beberapa tahap:

Fase awal (1–14 hari)

Pada fase ini bebek membutuhkan nutrisi tinggi untuk pertumbuhan awal.

Ciri pemberian pakan:

  • Pakan dicampur sedikit air
  • Diberikan sekitar 5 kali sehari
  • Menggunakan pakan starter atau konsentrat

Fase pertumbuhan (15 hari ke atas)

Setelah usia dua minggu, bebek dapat diberikan pakan campuran seperti:

  • dedak
  • jagung giling
  • tepung ikan
  • konsentrat

Komposisi yang umum digunakan adalah 40% konsentrat dan 60% bahan pakan lain.

Selain itu, daun-daunan seperti:

  • daun pepaya
  • daun pisang
  • daun mengkudu

dapat ditambahkan untuk melengkapi nutrisi.

6. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Bebek

Perawatan harian menjadi bagian penting dalam Panduan usaha ternak bebek 20 ekor.

Beberapa hal yang perlu dilakukan secara rutin:

  • Membersihkan kandang setiap hari
  • Mengganti air minum secara rutin
  • Membersihkan tempat pakan
  • Memisahkan bebek yang sakit

Menurut pedoman budidaya unggas dari Kementerian Pertanian, sanitasi kandang yang baik dapat mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan produktivitas ternak.

Selain itu, pemberian vitamin atau suplemen juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bebek.

7. Proses Panen Bebek

Masa panen tergantung pada jenis bebek yang dipelihara.

Menurut panduan Digitani IPB:

  • Bebek hibrida pedaging dapat dipanen sekitar 33 hari
  • Bebek lokal biasanya dipanen sekitar 45 hari

Untuk bebek petelur, panen dilakukan dalam bentuk telur. Biasanya telur dipanen setiap pagi karena bebek umumnya bertelur pada malam hari.

Harga telur bebek di pasaran juga cukup stabil sehingga memberikan potensi keuntungan yang menarik.

Keunggulan Bebek sebagai Hewan Ternak

Banyak peternak memilih bebek karena memiliki beberapa kelebihan dibanding unggas lain.

1. Lebih tahan penyakit

Bebek dikenal memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik dibanding ayam. Hal ini membuat risiko kematian lebih rendah.

2. Perawatan relatif mudah

Menurut beberapa panduan peternakan desa, bebek tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit sehingga cocok untuk pemula.

3. Sumber penghasilan ganda

Bebek dapat menghasilkan:

  • daging
  • telur
  • bibit

Semua produk tersebut memiliki pasar yang cukup luas.

4. Pakan relatif fleksibel

Bebek dapat memakan berbagai jenis pakan seperti dedak, jagung, hingga sisa sayuran.

Hal ini membantu menekan biaya produksi.

5. Cocok untuk usaha skala kecil

Beternak 20 ekor bebek sudah cukup untuk memulai usaha rumahan. Jika berhasil, jumlah ternak dapat ditingkatkan secara bertahap.

FAQ Ternak Bebek

1. Berapa modal untuk ternak bebek 20 ekor?

Modal tergantung harga bibit dan kandang. Secara umum, usaha kecil ini bisa dimulai dengan modal sekitar Rp1–3 juta.

2. Berapa lama bebek pedaging siap panen?

Bebek pedaging biasanya siap dipanen pada usia sekitar 33–45 hari tergantung jenisnya.

3. Apakah ternak bebek harus dekat dengan air?

Tidak selalu. Bebek tetap bisa dipelihara tanpa kolam selama kebutuhan air minum dan kebersihan terpenuhi.

4. Berapa luas kandang untuk 20 ekor bebek?

Idealnya sekitar 10 meter persegi agar bebek memiliki ruang gerak yang cukup.

5. Apakah ternak bebek cocok untuk pemula?

Ya. Bebek termasuk unggas yang mudah dipelihara dan relatif tahan penyakit sehingga cocok untuk pemula.

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6