Â
Liputan6.com, Jakarta Kadal termasuk hewan reptil. Melansir jurnal dipublikasikan Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, Vol 8, No 2,Oktober 2021, reptil merupakan hewan ekotermal, yaitu memerlukan sumber panas dari lingkungan untuk melakukan suatu kegiatan metabolismenya. Oleh karena itu, Reptil sering sekali dijumpai sedang berjemur didaerah yang terbuka pada waktu pagi hari hingga siang hari untuk menyeimbangkan metabolisme tubuhnya tersebut.
Kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar yang menjadi ciri khasnya. Hewan ovovivipar memperbanyak diri dengan bertelur dan melahirkan, tidak seperti hewan lain yang menggunakan salah satunya.
Advertisement
Selain kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar, contoh lain hewan ovovivipar adalah hiu, reptil, serta cucut pasir. Perlu diketahui bahwa, pembuahan pada hewan ovovivipar terjadi di dalam tubuh hewan betina.
Pengertian Ovovivipar adalah sistem perkembangbiakan atau reproduksi suatu hewan yang merupakan gabungan antara Ovipar (bertelur) dan Vivipar (beranak). Inilah yang membedakan contoh hewan ovovivipar dan hewan lain.
Berikut Liputan6.com ulas mengenai kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar beserta pengertian dan ciri-cirinya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (13/6/2025).
Pengertian Ovovivipar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3933598/original/049202900_1644831914-jules-marvin-eguilos-mthh1jOGbsY-unsplash.jpg)
Mengutip jurnal dipublikasikan di Jurnal Biologi Universitas Andalas Vol. 11 No. 1 (2023) 14-21 dijelaskan bahwa kadal adalah kelompok reptil bersisik berkaki empat yang keberadaannya tersebar sangat luas di dunia. Secara ilmiah, kelompok besar ini dikenal sebagai subordo atau anak bangsa Lacertilia yang merupakan anggota dari bangsa reptil bersisik bersama dengan ular.
Kadal pada umumnya bertubuh kecil, padat, bersisik licin dan berkilau, serta hidup di tanah. Kadal pada umumnya memiliki empat tungkai, lubang telinga luar, dan kelopak mata yang dapat dibuka-ditutup.
Kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar adalah jenis hewan yang berkembang biak dengan cara ovipar atau bertelur dan vivipar atau beranak. Hewan yang berkembang biak dengan cara ovovivipar juga biasa disebut hewan bertelur beranak. Mengapa demikian? Karena mereka menggunakan kedua sistem reproduksi tersebut. Secara habitatnya, hewan ovovivipar ada yang hidup di air dan juga di darat.
Kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar adalah hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan beranak. Umumnya embrio berkembang di dalam telur, dan telur tetap berada di dalam tubuh induknya sampai telur menetas. Setelah telur menetas, barulah individu tersebut keluar dari tubuh induknya. Cadangan makanan yang diperoleh embrio tersebut berasal dari dalam telur, bukan dari tubuh induknya.
Proses terbentuknya individu baru dari hewan ovovivipar dilakukan secara generatif atau seksual. Hasil dari pembentukan inilah yang akan menghasilkan zigot. Zigot kemudian berubah menjadi betina saat sperma jantan dan ovum betina bertemu. Pembuahan pun terjadi sehingga membentuk telur. Di dalam telur, embrio tumbuh dengan sempurna karena ada cadangan makanan.
Â
Advertisement
Ciri-Ciri Hewan Ovovivipar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1365100/original/018123400_1475649429-stingray_1.jpg)
Setelah mengetahui kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar, anda juga harus mengenali ciri-ciri hewan ovovivipar. Berikut penjelasannya:
1. Embrio yang berasal dari zigot tumbuh di dalam telur di tubuh induk.
2. Setelah cukup umur, telur tersebut akan menetas dan melahirkan.
3. Telur menjadi sumber utama cadangan makanan untuk embrio.
4. Pertumbuhan cenderung cepat.
5. Bentuk fisik antara anak dan induk sama.
6. Reproduksi dilakukan secara seksual dengan lawan jenis.
7. Induk tidak menyusui anaknya.
Mengutip buku berjudul Ensiklopedia Hewan Ovovivipar (2023) karya Christofora K dijelaskan beberapa cara hewan ovovivipar bertahan hidup adalah nutrisi dari kuning telur, pertahanan tubuh dan insting maternal. Hewan ovovivipar memiliki adaptasi unik yang memungkinkan mereka bertahan hidup di lingkungan yang berbeda dan memiliki keunikan reproduksi yang menarik.
Contoh Hewan yang Termasuk Ovovivipar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3465457/original/045524700_1622004544-david-clode-OCWu7r9XP-Q-unsplash.jpg)
Selain kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar, terdapat contoh hewan lain yang termasuk ovovivipar adalah:
1. Ikan Hiu
Ikan hiu yang terkenal menjadi penguasa lautan ini terjadi memiliki cara berkembang biak dengan ovovivipar. Ikan hiu akan membawa telur di dalam tubuhnya untuk memproteksi dari ikan-ikan lain di lautan. Setelah cukup umur, maka telur tersebut akan menetas di perut dan keluar seperti layaknya melahirkan.
2. Ikan Pari
Hampir mirip dengan ikan hiu, di mana ikan pari juga adalah hewan yang memiliki kategori berkembang biak dengan ovovivipar. Di mana embrio induk ikan pari akan tumbuh di dalam telur dan akan melahirkan saat waktunya sudah tepat. Embrio ini akan banyak mendapatkan nutrisi dari dalam telur yang semakin menambah perkembangannya hingga fase melahirkan.
3. Platypus
Menurut para ahli, hewan platypus ini adalah hewan yang aneh dan keluar dari kodratnya sebagai mamalia. Sebagai mamalia, platypus ternyata juga bertelur namun juga melahirkan dan menyusui anak-anaknya. Karena hal ini, para ahli menggolongkan platypus sebagai hewan ovovivipar.
4. Salamander
Selanjutnya, ada salamander yang termasuk hewan ovovivipar. Jadi salamander ini alamander akan membesarkan telurnya di dalam perut induk betina. Sama halnya dengan hewan-hewan ovovivipar yang lain, telur tersebut akan berubah menjadi embrio dan saat waktunya telah siap akan segera melahirkan.
5. Kuda Laut
Meskipun masuk ke dalam jenis ovovivipar, kuda laut memiliki cara berkembang biak yang agak aneh. Sebab, kuda laut lahir dari telur yang telah diinkubasi di dalam tubuh kuda laut jantan. Pada saat pembuahaan, betinanya memberikan telur-telur itu kepada kuda laut jantan selama periode perkembangan dan telur pun ditetaskan. Dengan demikian pertumbuhan anak kuda laut akan lebih tumbuh dengan baik.
Mengutip jurnal dipublikasikan di Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada (2019), kuda laut (Hippocampus kuda) merupakan salah satukomoditas perikanan yang memiliki nilai komersial danbanyak diperdagangkan. Kuda laut dapat dimanfaatkansebagai ikan hias, souvenir dan bahan dasar obat-obatantradisional yang diyakini dapat mengobati beberapapenyakit. Kuda laut tersebar luas di seluruh duniatermasuk di perairan Indonesia.Â
6. Iguana
Hewan yang berkembang biak dengan cara ovovivipar selanjutnya adalah Iguana. Hewan ini masuk dalam jenis hewan melata atau reptil. Iguana yang memiliki rupa menyeramkan itu biasanya memiliki panjang 1,5 hingga 1,8 meter. Kemudian, ciri khas lainnya mempunyai jambul di bawah rahang, terdapat deretan sisik membentuk duri pada bagian atasnya berjejer dari leher sampai ekor.
Iguana juga memiliki mata yang unik. Sebab selain fungsinya sebagai indra penglihatan, matanya juga dapat digunakan sebagai alat berkomunikasi antar kelompoknya. Ia bisa melihat warna, bayangan, gerakan dan bentuk dengan jarak yang cukup jauh. Hewan ini berkembang biak dengan cara bertelur dan beranak atau ovovivipar.
Menurut Oktaviana dkk (2019) dikutip dari jurnal dipublikasikan di Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner (JIMVET) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Volume 9, No.1:1-6 November-Januari 2025, iguana (Iguana iguana) adalah anggota dari famili Iguanidae termasuk dalam reptil herbivora yang memiliki tubuh besar dan merupakan hewan semi-arboreal hingga arboreal.
Pemeliharaan yang kurang baik akan menyebabkan iguana terserang penyakit. Salah satu penyakit yang dapat menyerang iguana hijau adalah infeksi cacing dan protozoa pada saluran pencernaan. Parasit cacing dan protozoa gastrointestinal yang dapat menyerang famili Iguanidae diantaranya cestoda, nematoda dan trematoda
Advertisement
Q & A
Apa itu ovovivipar?Â
Ovovivipar adalah cara berkembang biak di mana hewan betina menghasilkan telur yang tetap berada di dalam tubuh hingga menetas. Anak yang lahir terlihat seperti dilahirkan langsung, padahal berasal dari telur yang menetas di dalam tubuh induknya.
Apakah kadal termasuk hewan ovovivipar?Â
Ya, beberapa jenis kadal berkembang biak secara ovovivipar. Artinya, telur kadal menetas di dalam tubuh induknya, lalu anak kadal keluar dalam bentuk hidup, bukan dari telur yang dierami di luar tubuh.
Apa perbedaan ovovivipar dengan ovipar dan vivipar?Â
- Ovipar: hewan bertelur, embrio berkembang di luar tubuh induk (contoh: ayam)
- Vivipar: hewan melahirkan, embrio berkembang di dalam rahim dengan plasenta (contoh: manusia)
- Ovovivipar: hewan bertelur dan menetas di dalam tubuh induk, tanpa plasenta (contoh: beberapa jenis kadal, ikan hiu)
Apa ciri-ciri hewan yang berkembang biak secara ovovivipar?Â
- Menghasilkan telur yang tidak dikeluarkan ke luar tubuh
- Telur menetas di dalam tubuh induk
- Anak dilahirkan dalam bentuk sudah menetas (hidup)
- Tidak memiliki hubungan plasenta seperti pada vivipar
Mengapa kadal termasuk ovovivipar menarik untuk dipelajari?
Karena cara berkembang biaknya menunjukkan adaptasi khusus terhadap lingkungan. Proses ovovivipar membantu melindungi telur dari predator atau kondisi cuaca ekstrem, sehingga meningkatkan peluang kelangsungan hidup anak kadal.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1918996/original/079782400_1776676911-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_19.58.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1217432/original/068138600_1461816588-28042016-lizard.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8574835/original/057277000_1782531340-AP26177858339524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)