Nama Tempat di Selandia yang Sulit Dieja Penduduknya, Panjangnya 85 Huruf

Ada nama tempat di Selandia yang sulit dieja penduduknya karena panjangnya mencapai 85 huruf.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 09:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nama tempat membantu orang mengenali sebuah lokasi dan mengingatnya dengan mudah dalam kehidupan sehari hari. Nama yang singkat serta mudah diucapkan biasanya cepat melekat di ingatan, baik bagi warga setempat maupun pengunjung dari luar daerah. Akan tetapi, ada nama tempat di Selandia yang sulit dieja penduduknya karena terlalu panjang.

Kenyataannya, banyak tempat di dunia memiliki nama yang sulit dieja meski tidak sepanjang nama di Selandia Baru. Nama sungai Mississippi di Amerika Serikat sering salah eja karena susunan hurufnya yang berulang. Woolloomooloo di Australia dan Worcestershire di Inggris pun kerap membuat orang salah ucap saat pertama kali membacanya.

Artikel ini akan memperkenalkan nama tempat di Selandia yang sulit dieja penduduknya, serta cerita dibalik namanya yang sangat panjang tersebut, yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (13/8/2026). Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Mengenal Bukit Taumata di Selandia Baru

Nama Taumatawhakatangihangakoauauotamateaturipukakapikimaungahoronukupokaiwhenuakitanatahu merujuk pada sebuah bukit di dekat Porangahau, selatan Waipukurau, wilayah Hawke's Bay, Pulau Utara Selandia Baru. Puncak bukit berada pada ketinggian 305 meter di atas permukaan laut. Versi nama yang terpasang di papan jalan setempat terdiri dari 85 huruf tanpa spasi dan dikenal luas sebagai nama tempat tunggal terpanjang di dunia.

Guinness World Records pernah mencatat nama bukit ini sebagai nama tempat terpanjang di dunia pada tahun 1966, mengalahkan nama desa Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch di Wales yang memiliki 58 huruf. Rekor tersebut kemudian berpindah ke nama resmi kota Bangkok, Thailand, sejak tahun 1967 hingga sekarang. Meski begitu, warga sekitar dan wisatawan lebih sering menyebutnya dengan nama pendek, Taumata, agar lebih mudah diucapkan dalam percakapan sehari hari.

Papan nama bukit ini terpasang di pinggir jalan dekat Porangahau dan menjadi titik pemberhentian bagi wisatawan yang melintas menuju Pantai Timur Pulau Utara. Banyak pengunjung berfoto di depan papan nama tersebut sebelum melanjutkan perjalanan. Keberadaan papan nama itu turut membantu memperkenalkan Taumata kepada dunia melalui media sosial dan situs perjalanan.

Taumata dan Dongeng Suku Maori

Nama panjang bukit Taumata berasal dari kisah seorang tokoh bernama Tamatea. Tamatea dikenal dengan gelar Tamatea pokai whenua yang berarti Tamatea sang penjelajah tanah. Ia disebut sebagai leluhur penting bagi beberapa suku Maori di Pulau Utara Selandia Baru dan diyakini melakukan perjalanan panjang ke berbagai wilayah untuk memberi nama tempat tempat baru.

Menurut dongeng suku Maori, Tamatea mendaki bukit tersebut setelah menempuh perjalanan jauh melewati banyak pegunungan. Ia digambarkan sebagai sosok berlutut besar yang gemar meluncur turun lereng gunung sebelum kembali mendaki. Di puncak bukit, ia memainkan kōauau, alat musik tiup tradisional Maori, untuk orang yang dicintainya sebagai tanda kerinduan.

Kisah perjalanan Tamatea juga tercatat di berbagai wilayah lain seperti Hokianga, Kaipara, Gisborne, Mahia, Wairoa, hingga Napier. Ia disebut sebagai ayah dari Kahungunu, leluhur suku Ngati Kahungunu. Legenda tentang perjalanannya bahkan sampai ke Pulau Selatan, tempat kanonya dikisahkan karam di ujung selatan Selandia Baru.

Makna di Balik Nama Taumata

Nama Taumatawhakatangihangakoauauotamateaturipukakapikimaungahoronukupokaiwhenuakitanatahu sebenarnya merupakan satu kalimat utuh dalam bahasa Maori. Terjemahannya kurang lebih berbunyi puncak tempat Tamatea, pria berlutut besar, si peluncur, pendaki gunung, penjelajah tanah yang berkelana, memainkan kōauau untuk orang yang dicintainya. Setiap suku kata dalam nama itu menyimpan bagian dari kisah perjalanan Tamatea.

Selain versi 85 huruf, nama bukit ini memiliki variasi lain yang lebih panjang. Salah satu versi memuat 92 huruf, sementara versi lain mencapai 105 huruf dengan tambahan detail kisah Tamatea. Nama resmi yang terdaftar di Dewan Geografi Selandia Baru justru lebih pendek, yaitu Taumatawhakatangihangakōauauotamateapōkaiwhenuakitānatahu dengan 57 huruf, ditetapkan sejak tahun 1941 dan berlaku resmi pada 1948.

Panjang nama itu bukan sekadar keunikan, melainkan cara suku Maori menjaga ingatan tentang leluhur dan peristiwa penting. Warga setempat menjaga penggunaan nama asli ini agar tidak hilang seiring waktu. Nama Taumata pun menjadi bagian identitas daerah yang terus diperkenalkan kepada generasi baru maupun wisatawan dari luar negeri.

Tempat-Tempat Lain di Dunia yang Memiliki Nama Panjang dan Sulit Dieja

Taumata bukan satu satunya tempat di dunia yang memiliki nama panjang dan sulit dieja. Beberapa negara lain juga menyimpan nama desa, danau, hingga kota dengan rangkaian huruf yang panjang dan mengandung sejarah tersendiri. Berikut beberapa di antaranya.

- Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch: Desa ini berada di Pulau Anglesey, Wales, dengan nama sepanjang 58 huruf. Nama tersebut berarti Gereja Santa Maria di lembah pohon hazel putih dekat pusaran air deras dan gereja Santo Tysilio dekat gua merah.

- Chargoggagoggmanchauggagoggchaubunagungamaugg: Danau di Webster, Massachusetts, Amerika Serikat, ini memiliki nama sepanjang 45 huruf dari bahasa suku Nipmuc. Artinya kurang lebih tempat memancing di batas wilayah, lokasi pertemuan netral antar suku.

- Krungthepmahanakhonamonrattanakosinmahintharaayuthayamahadilokphopnoppharatratchathaniburiromudomratchaniwetmahasathanamonpimanawatansathitsakkathattiyawitsanukamprasit: Nama resmi Bangkok, ibu kota Thailand, mencapai 168 huruf dan memegang rekor Guinness World Records sebagai nama tempat terpanjang di dunia saat ini. Nama itu berasal dari bahasa Pali dan Sanskerta yang menggambarkan kota para malaikat.

- Azpilicuetagaraycosaroyarenberecolarrea: Desa di wilayah Basque, Spanyol, ini menyandang nama sepanjang 39 huruf. Warga setempat lebih sering menyingkatnya menjadi Azpilkueta agar lebih mudah disebut dalam percakapan sehari hari.

- Venkatanarasimharajuvaripeta: Nama stasiun kereta api ini berada di India dan tercatat sebagai nama stasiun bersambung terpanjang di negara tersebut, dengan 28 huruf. Nama ini merujuk pada tokoh yang dihormati di wilayah setempat.

Pertanyaan Seputar Nama Tempat di Selandia Baru yang Sulit Dieja

Apa nama tempat di Selandia Baru yang sulit dieja? Nama tempat itu adalah Taumatawhakatangihangakoauauotamateaturipukakapikimaungahoronukupokaiwhenuakitanatahu, sebuah bukit di Hawke's Bay, dekat Porangahau, Pulau Utara Selandia Baru. Versi 85 huruf ini pernah tercatat sebagai nama tempat terpanjang di dunia oleh Guinness World Records sebelum rekor itu berpindah ke Bangkok.

Apa arti nama Taumata? Nama itu berarti puncak tempat Tamatea, pria berlutut besar, si peluncur, pendaki gunung, penjelajah tanah yang berkelana, memainkan kōauau untuk orang yang dicintainya.

Mengapa nama bukit Taumata begitu panjang? Nama panjang itu menceritakan kisah perjalanan Tamatea, tokoh penting dalam sejarah suku Maori, sehingga setiap suku kata dalam nama menyimpan bagian dari kisahnya.

Berapa jumlah huruf dalam nama Taumata? Versi yang terpasang di papan jalan dan lebih dikenal publik terdiri dari 85 huruf, sementara nama resmi yang terdaftar di Dewan Geografi Selandia Baru hanya 57 huruf. Ada pula variasi lain yang mencapai 92 hingga 105 huruf tergantung sumber yang digunakan.

Apakah Taumata masih menjadi nama tempat terpanjang di dunia? Tidak lagi. Rekor Guinness World Records untuk nama tempat terpanjang di dunia sudah berpindah ke nama resmi Bangkok, Thailand, sejak tahun 1967. Taumata kini lebih dikenal secara populer sebagai nama tempat tunggal terpanjang di dunia.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6