Berat Badan Terlanjur Naik Drastis Setelah Lebaran, Ini 7 Cara Menurunkannya Lagi

Setelah Lebaran, banyak yang mengalami kenaikan berat badan drastis. Jangan khawatir, temukan 7 cara efektif menurunkannya lagi agar tubuh kembali ideal.

Diterbitkan 22 Maret 2026, 11:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara menurunkan berat badan setelah Lebaran menjadi perhatian banyak orang setelah menikmati berbagai hidangan tinggi kalori seperti opor ayam, rendang, ketupat, dan kue kering. Konsumsi berlebihan selama momen tersebut kerap memicu kenaikan berat badan yang cukup signifikan.

Untuk mengatasinya, penting segera kembali ke pola makan seimbang dan gaya hidup sehat secara bertahap agar metabolisme tetap stabil. Dengan langkah yang tepat, berat badan dapat kembali turun dan kondisi tubuh kembali ideal setelah masa liburan. Berikut cara menurunkan berat badan setelah Lebaran, dirangkum Liputan6.com pada Minggu (22/3/2026). 

Mengatur Pola Makan Seimbang dan Kontrol Porsi

Setelah pola makan yang kurang teratur selama Lebaran, kini saatnya kembali pada kebiasaan makan yang lebih teratur dan seimbang. Mulailah dengan makan tiga kali sehari dengan porsi yang wajar, atau pilih makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Pendekatan ini dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan insulin, sekaligus membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Mengatur porsi makanan secara tepat juga merupakan langkah efektif untuk menurunkan berat badan. Kementerian Kesehatan merekomendasikan dalam satu piring, sepertiga bagian diisi makanan pokok (setara 150 gram nasi), sepertiga bagian untuk sayur, dan sepertiga sisanya gabungan protein serta buah.

Dengan mengonsumsi porsi makanan yang lebih kecil dan mengurangi interval waktu makan, tubuh dapat beradaptasi lebih baik setelah mengonsumsi makanan berlemak dan tinggi garam selama Lebaran.

Mengurangi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

Salah satu langkah penting untuk menurunkan berat badan setelah Lebaran adalah mengurangi asupan makanan dan minuman manis. Gula berlebih dalam tubuh dapat dengan mudah berubah menjadi lemak dan bahkan meningkatkan rasa lapar.

Selain gula, batasi juga asupan garam karena makanan tinggi gula atau garam dapat menyebabkan penumpukan air dalam tubuh, yang pada akhirnya memicu kenaikan berat badan.

Sebagai alternatif, ganti minuman manis dengan air putih atau infused water, dan pilih buah-buahan segar daripada kue kering sebagai camilan.

Perbanyak Minum Air Putih

Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik melalui konsumsi air putih yang cukup sangat krusial dalam proses penurunan berat badan. Air putih membantu metabolisme tubuh bekerja lebih optimal, sehingga proses pembakaran kalori menjadi lebih efisien.

Kebiasaan minum dua gelas air sebelum makan juga dapat menjadi strategi efektif. Hal ini dapat membantu mengurangi asupan makanan karena memberikan rasa kenyang lebih awal, serta mengurangi keinginan untuk mengidam.

Rutin dan cukup minum air putih setiap hari tidak hanya membantu metabolisme, tetapi juga mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan untuk mencapai berat badan ideal.

Olahraga Secara Rutin

Aktivitas fisik secara teratur merupakan komponen kunci dalam upaya menurunkan berat badan setelah Lebaran. Ini membantu membakar kalori yang telah menumpuk dan meningkatkan laju metabolisme tubuh.

Anda tidak perlu langsung pergi ke pusat kebugaran atau melakukan olahraga berat. Cukup dengan berjalan kaki selama 30 menit setiap hari, atau mengikuti kelas yoga online, sudah merupakan awal yang baik.

Konsistensi dalam berolahraga akan membantu tubuh kembali bugar dan mempercepat proses penurunan berat badan.

Perbanyak Konsumsi Serat

Mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah-buahan dan sayuran, sangat dianjurkan untuk membantu proses pencernaan. Serat juga memiliki kemampuan untuk membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Dengan merasa kenyang lebih lama, nafsu makan dapat lebih terkontrol, sehingga mengurangi keinginan untuk ngemil atau makan berlebihan.

Selain itu, asupan serat yang cukup juga penting untuk menjaga kesehatan usus dan sistem pencernaan secara keseluruhan.

Istirahat yang Cukup

Tidur yang cukup dan berkualitas memegang peranan penting dalam proses penurunan berat badan. Saat tidur, tubuh melakukan perbaikan sel-sel yang rusak dan berbagai proses metabolisme penting.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa kebiasaan tidur yang buruk atau kurang tidur dapat memengaruhi siklus tidur dan dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas pada anak-anak maupun orang dewasa.

Oleh karena itu, pastikan untuk mengatur jam tidur lebih baik lagi agar tubuh mendapatkan istirahat yang memadai untuk mendukung upaya penurunan berat badan.

Makan Secara Perlahan (Mindful Eating)

Mengunyah makanan secara perlahan dan menyeluruh adalah teknik sederhana namun efektif untuk membantu Anda makan lebih lambat. Hal ini memberikan waktu bagi otak untuk memproses sinyal kenyang.

Dengan demikian, otak memiliki kesempatan untuk menyadari bahwa tubuh sudah cukup makan, sehingga dapat menurunkan asupan makanan secara keseluruhan.

Praktik mindful eating melibatkan kesadaran penuh saat makan, membantu Anda mengenali sinyal tubuh ketika mulai merasa kenyang dan mencapai kepuasan emosional dari makanan.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik

1. Mengapa berat badan sering naik setelah Lebaran?

Berat badan sering naik setelah Lebaran karena banyak orang mengonsumsi makanan tinggi kalori, lemak, dan gula seperti opor ayam, rendang, ketupat, serta kue kering dalam jumlah besar. Pola makan yang tidak teratur selama liburan juga dapat menyebabkan penumpukan lemak dan peningkatan berat badan.

2. Bagaimana cara cepat menurunkan berat badan setelah Lebaran?

Cara cepat menurunkan berat badan setelah Lebaran adalah dengan kembali mengatur pola makan seimbang, mengurangi konsumsi gula dan makanan berlemak, memperbanyak minum air putih, serta rutin melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki atau olahraga ringan setiap hari.

3. Apakah olahraga wajib untuk menurunkan berat badan setelah Lebaran?

Olahraga sangat dianjurkan karena membantu membakar kalori yang menumpuk selama masa liburan. Namun, olahraga tidak harus berat; aktivitas sederhana seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap hari sudah cukup membantu meningkatkan metabolisme dan mendukung penurunan berat badan.

4. Makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi setelah Lebaran untuk menurunkan berat badan?

Makanan yang dianjurkan adalah makanan tinggi serat seperti sayuran, buah-buahan, serta sumber protein sehat seperti telur, ikan, dan kacang-kacangan. Jenis makanan ini dapat membuat kenyang lebih lama sehingga membantu mengontrol nafsu makan.

5. Apakah kurang tidur dapat memengaruhi berat badan?

Ya, kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, sehingga meningkatkan nafsu makan dan risiko kenaikan berat badan. Oleh karena itu, tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk mendukung proses penurunan berat badan.