[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Waspada Peningkatan Pasien dengan Gejala Flu

Selain Jakarta, beberapa wilayah di Malaysia juga mengalami peningkatan kasus influenza atau flu.

Diterbitkan 15 Oktober 2025, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sehubungan berita media massa tentang peningkatan pasien dengan gejala flu atau influenza di Jakarta dan sekitarnya, maka ada lima hal yang saya sampaikan.

Pertama, ternyata Malaysia juga sedang mengalami peningkatan pasien dengan gejala flu. Diberitakan sampai ribuan kasus influenza, bahkan sampai ada penutupan sekolah.

Kedua, berita dalam negeri dan negara tetangga ini tentu harus membuat kita waspada dan mengambil beberapa langkah.

Ketiga, langkah pertama adalah melihat data surveilans klinik yang dimiliki Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan. Data ini akan menunjukkan tren penyakit dari waktu ke waktu. Apakah ada peningkatan, mulai kapan sebenarnya peningkatan terjadi, di mana awal mula peningkatan kasus, peningkatan kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan, adakah peningkatan kasus RS dan apalagi ICU dan lain-lain.

Tentu yang dianalisa adalan surveilans ILI (Influenza Like Illness) dan SARI (Severe Acute Respiratory Infection). Dengan data lengkap seperti ini maka tindakan pengendalian dapat dilakukan dengan baik. Juga hasilnya perlu diinformasikan ke masyarakat luas.

Keempat, juga harus dianalisa data virologik, mikrobiologi dan juga genomik untuk tahu virus atau bakteri apa yang sekarang sedang mendominasi. Juga harus dipastikan apakah merupakan virus Influenza A dan B misalnya, apa galurnya dan atau adakah sesuatu yang baru yang perlu diwaspadai.

Pesan Prof Tjandra untuk Masyarakat

Kelima, untuk masyarakat luas ada tiga hal yang perlu dilakukan. Pertama, kalau ada gejala seperti flu maka baik untuk jaga kondisi, pakai masker supaya tidak menulari orang lain, bila perlu istirahat.

Kedua, berkonsultasilah ke petugas kesehatan bila sakit memberat, juga laporkan bila dalam suatu lingkungan (rumah, kantor, sekolah). Hal ini lantaran ada beberapa orang dengan gejala yang sama apalagi kalau berat dan mendadak.

Ketiga, tentang vaksinasi flu, memang dapat saja diberikan utamanya pada lansia atau mereka dengan komorbid yang berat.

 

**Penulis adalah Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).