Sukses

Yuk, Turunkan Kolesterol Supaya Terhindar dari Risiko Sakit Jantung

Liputan6.com, Jakarta Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Berdasarkan data WHO 2016, penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi sebanyak 35 persen. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan merincikan bahwa penyakit jantung di Indonesia dipengaruhi oleh faktor usia. 

Selain usia, faktor lainnya ialah gaya hidup yang tidak sehat. Mulai dari merokok, minum minuman beralkohol dan tidak mengatur pola makanan sehat, seperti makanan yang memiliki kolesterol tinggi.

Perlu diketahui, penyakit ini sering disebut ‘silent killer’ (pembunuh diam-diam) karena dalam banyak kasus, seseorang tidak menyadari memiliki penyakit ini hingga mereka menunjukkan tanda-tanda serangan jantung atau gagal jantung. 

Oleh sebab itu, sangat penting bagi kamu untuk memperhatikan gejala penyakit jantung sejak dini. Penyakit ini terkadang bisa dideteksi lebih awal dengan pemeriksaan yang rutin.

Dalam Hari Jantung Sedunia 2020, pemerintah menghimbau agar masyarakat bisa mencegah penyakit jantung sejak dini. Untuk mencegahnya, mereka harus beralih ke pola hidup sehat:

Olahraga

Olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung, menurunkan kolesterol dan tekanan darah, hingga menjaga berat badan tetap sehat. Itu sebabnya, usahakan untuk berolahraga setidaknya 30-45 menit sehari. Lakukan jenis olahraga apapun yang kamu sukai, karena semua olahraga pada dasarnya baik. Intinya, lakukan segala hal yang membuatmu aktif bergerak.

Hindari stres

Stres kronis dapat berujung pada serangan jantung jika tidak dikelola dengan baik. Nah, untuk mencegah penyakit kardiovaskular yang dipicu oleh stres, kamu harus pintar-pintar mengelola emosi. Jika stressmu sudah dirasa berlebihan, curhatlah pada seseorang, baik orang terdekat maupun konselor profesional. Kamu juga dapat mencoba meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dalam untuk meredakan stres yang kamu alami.

Berhenti merokok

Jika kamu seorang perokok, kamu harus mulai berusaha untuk berhenti merokok. Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah. Oleh karena itu, berhenti merokok dan atau menghindari paparan asap rokok dapat membantu mencegah penyakit ini.

Batasi alkohol

Hindari mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak. Bagi wanita, batasi asupan alkoholmu tidak lebih dari satu gelas dalam sehari. Sementara bagi pria, batasi asupan alkoholmu tidak lebih dari dua gelas sehari. Namun, alangkah baiknya untuk berenti mengonsumsi minuman tersebut. 

Perhatikan asupan makanan

Hindari atau batasi makanan yang dapat meningkatkan kolesterol darahmu, seperti daging berlemak, sosis dan daging burger, mentega, krim, hingga kue, biskuit, cokelat, dan permen. Intinya, batasi garam, lemak, dan gula yang Anda makan. Perbanyak makan makanan berserat dari buah, sayur, gandum, serta kacang-kacangan.

Rutin cek tensi dan kolesterol

Rutin mengecek tekanan darah dan kolesterol setiap hari dapat mencegah penyakit kardiovaskular. Pada umumnya, tekanan darah bisa dibilang normal ketika menunjukkan angka di bawah 120/80 mmHg. Saat angka sistolik (angka atas) kamu berada di antara 120-139, atau jika angka diastolik (angka bawah) berkisar di 80-89, ini artinya kamu memiliki “prehipertensi”.

Sementara untuk kadar kolesterol total yang baik dalam darah adalah kurang dari 200 mg/dl. Biasanya kolesterolmu dinilai tinggi kalau sudah mencapai angka 240 mg/dl atau lebih.

Nah, untuk mencegah kolesterol tinggi pada tubuh, kamu bisa mengonsumsi minuman penurun kolesterol seperti Nestlé ACTICOR. 

Nestlé ACTICOR mengandung Beta Glucan yang berasal dari oat dan Inulin dari chicory yang yang sudah teruji klinis dapat membantu menurunkan kolesterol. Selain itu, Nestlé ACTICOR juga minuman mengandung susu yang rendah lemak.

Nestlé ACTICOR 4 varian rasa, seperti Avocado, Banana, Chocolate, dan Green-Tea Latte. Agar mendapatkan manfaat yang optimal, dianjurkan untuk mengonsumsi Nestlé ACTICOR 2x sehari setelah makan. 

Kalau sudah begitu, yuk jaga kesehatan jantungmu dan minum Nestlé ACTICOR cara alami turunkan kolesterol.

 

(*)