Sisa Jembatan Kuno Muncul dari Sungai Tiber akibat Kekeringan di Roma

Jembatan Romawi Kuno masa Kaisar Nero kembali timbul ke permukaan lantaran lama tidak turun hujan.

Diterbitkan 17 Agustus 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Roma - Sisa-sisa jembatan kuno kembali terlihat dari Sungai Tiber di Roma, Italia, setelah permukaan air sungai turun drastis akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Dikutip dari AP News, Senin (17/8/2026), struktur tersebut dikenal sebagai Jembatan Nero, yang selama ini dikaitkan dengan Kaisar Romawi Nero. Jembatan itu dahulu menghubungkan pusat Kota Roma dengan wilayah di sisi kanan Sungai Tiber.

Arkeolog dari Badan Pengawas Warisan Budaya Roma, Antonella Bonini, mengatakan nama Nero melekat pada jembatan tersebut karena lokasinya berada di dekat kawasan yang dahulu dikenal sebagai Sirkus Nero, arena balap kereta kuda yang kini menjadi bagian dari kawasan Vatikan.

“Nero adalah tokoh paling terkenal yang dikaitkan dengan wilayah ini, karena tepatnya di Sirkus Nero, tempat yang sekarang menjadi lokasi Vatikan, Santo Petrus meninggal sebagai martir,” ujar Bonini.

Namun, para arkeolog meyakini jembatan tersebut kemungkinan dibangun sebelum masa pemerintahan Nero. Menurut Bonini, pembangunan jembatan diperkirakan dilakukan pada masa Kaisar Caligula, paman Nero, dan telah ada sejak sekitar tahun 39 Masehi.

Kemunculan kembali struktur kuno itu terjadi ketika debit Sungai Tiber turun hingga di bawah 80 meter kubik per detik. Koordinator Pusat Pengelolaan Air di Dinas Perlindungan Sipil Roma, Giovanni Giganti, mengatakan angka tersebut hanya sekitar setengah dari rata-rata historis pada periode yang sama.

“Kita sedang menghadapi krisis air yang parah,” kata Giganti.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi meskipun curah hujan selama musim dingin sebelumnya cukup tinggi. Namun, periode tanpa hujan yang berlangsung panjang menyebabkan debit Sungai Tiber terus menurun.

Kondisi air yang surut pun membuka kembali bagian-bagian Jembatan Nero yang selama bertahun-tahun berada di bawah permukaan Sungai Tiber.