Mimpi Besar Menperin Sarmuji untuk Industri Indonesia

Menperin Sarmuji ingin menjadikan industri sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Sarmuji ingin menjadikan sektor industri sebagai salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja. Hal tersebut menjadi salah satu agenda yang akan didorongnya setelah resmi memimpin Kementerian Perindustrian.

Sarmuji mengakui tugas tersebut tidak ringan. Menurut dia, diperlukan kerja sama lintas kementerian agar sektor industri dapat berkembang lebih kuat.

“Ini tugas yang tidak ringan ya. Menjadikan industri menjadi leverage faktor bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja itu bukan sesuatu yang mudah, tetapi justru itu tantangan yang harus kita hadapi dan harus kita selesaikan," jelas dia usai Serah Terima Jabatan di Kementerian Perindustrian, Jumat (2/10/2026). 

Karena itu, dia meminta jajaran Kementerian Perindustrian memiliki visi yang lebih besar dalam mengembangkan sektor manufaktur.

“Karena itu tadi saya meminta kepada jajaran Kementerian Perindustrian, mari kita punya mimpi besar, membangun narasi besar, agar sektor perindustrian itu betul-betul kuat ke depan,” tambah dia. 

Sarmuji mengatakan langkah awalnya adalah memetakan persoalan industri sekaligus mencari solusi untuk mendorong pertumbuhan sektor manufaktur.

Reshuffle Kabinet, Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian Gantikan Agus Gumiwang Kartasasmita

Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya (Golkar) Muhammad Sarmuji diangkat sebagai Menteri Perindustrian Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita yang sebelumnya menduduki posisi Menteri Perindustrian.

“Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian,” tutur Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, menjelang pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, (1/10/2026).

Proses berlanjut pada pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Prabowo. Kepala Negara juga turut menanyakan kesiapan para pejabat negara tersebut.

"Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara-saudara, bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?," ucap Prabowo.

"Bersedia," sebut para pejabat serentak disambung pengucapan sumpah jabatan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6