Liputan6.com, Beijing - Dettol meminta maaf setelah iklannya di China yang diklaim dibuat untuk mengkritik seksisme justru memicu kecaman luas dan seruan boikot di media sosial karena dinilai merendahkan perempuan.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Senin (22/6/2026), perusahaan itu mengatakan iklan tersebut sebenarnya dibuat untuk mengkritik stereotip gender. Namun, perusahaan mengakui iklan itu telah menyinggung banyak orang, terutama perempuan. Iklan terkait kini telah ditarik dari peredaran.
Iklan berdurasi lima menit untuk produk disinfektan pakaian itu dikemas dalam format drama pendek. Dalam salah satu adegannya, seorang pria digambarkan sedang mencari pasangan hidup dengan kriteria perempuan yang "bersih" dan "belum ternoda oleh pria lain".
Advertisement
Pesan itu menjadi sorotan karena dinilai menyamakan nilai seorang perempuan dengan konsep kemurnian. Namun, menjelang akhir cerita, perempuan yang kemudian menjadi pacarnya menolak pandangan sang pria, menegur sikap misoginisnya, lalu mengakhiri hubungan mereka.
Setelah itu, iklan tersebut menampilkan pesan bahwa "pria-pria beracun" sama seperti bakteri, sementara produk disinfektan itu ditampilkan sebagai solusi untuk mengatasinya.
Pihak Dettol—yang berada di bawah naungan raksasa barang konsumen Inggris, Reckitt—seperti dikutip Global Times mengklarifikasi bahwa video berformat drama pendek itu sebenarnya diproduksi bersama dengan kreator konten pihak ketiga. Namun, potongan-potongan video yang kemudian beredar di internet disebut telah mengaburkan pesan utama yang ingin disampaikan.
"Kami menyadari bahwa iklan ini telah menyinggung banyak orang, terutama perempuan. Kami bertanggung jawab atas segala kelalaian dalam proses pembuatan dan peninjauan konten iklan ini," kata perusahaan itu seperti dilaporkan BBC.
Perusahaan juga menyatakan akan meninjau kembali proses moderasi kontennya.
Perusahaan mengatakan merek itu didirikan dengan misi untuk "melindungi kesehatan" keluarga. Namun, perlindungan yang sesungguhnya berarti pula menjaga martabat setiap individu dan hak mereka untuk diperlakukan secara setara.
Dalam beberapa hari terakhir, iklan itu memicu perdebatan sengit di berbagai platform media sosial China. Banyak warganet menyoroti upaya iklan yang mengaitkan "kemurnian" seseorang dengan kemampuan produk disinfektan dalam membersihkan.
"Iklan yang sangat buruk. Saya sampai tidak bisa berkata-kata," tulis seorang pengguna di Weibo, platform media sosial yang kerap disebut sebagai versi X di China.
"Perusahaan yang benar-benar tidak punya harapan. Apa yang sebenarnya dilakukan manajemen senior mereka?" tulis pengguna lainnya. "Saya tidak akan menggunakan produk mereka lagi. Lagi pula, ada begitu banyak merek lain di pasaran."
Manya Koetse, pendiri buletin Eye on Digital China, menggambarkan kampanye itu sebagai "kekacauan besar bagi sebuah merek yang seluruh bisnisnya berpusat pada kebersihan".
"Sekalipun tujuannya adalah menunjukkan bahwa karakter pria dalam iklan itu berada di pihak yang salah, pesannya disampaikan dengan sangat buruk sehingga justru menjadi bumerang," ujarnya.
Ini bukan kali pertama perusahaan itu terseret kontroversi di China.
Tahun lalu, perusahaan menuai kecaman setelah menayangkan iklan yang memuat kalimat, "Perempuan itu dipulangkan tepat sebelum hari pernikahannya; pasti karena dia tidak bersih."
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4624471/original/065960600_1698291635-ilya-cher-UHFTNwaQg9o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257126/original/025840700_1781221894-AP26162777114808.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8511784/original/085283500_1782434702-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524142/original/094092100_1782453480-ChatGPT_Image_26_Jun_2026__12.36.24.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530163/original/006345300_1782462263-IMG-20260626-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2704247/original/044238300_1547530681-Bendera_China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2748581/original/016857400_1552342962-penatagon.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8440972/original/063692400_1782333943-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8408666/original/027545800_1782291949-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_18.58.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)