Dubes Palestina di Ceko Tewas Dibunuh?

Putri Jamal, Rana al-Jamal yakin ayahnya dibunuh. Dia menduga kuat ada seseorang yang memasang bom di rumahnya.

OlehRiz
Diterbitkan 03 Januari 2014, 12:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dubes Palestina Jamal al-Jamal tewas terkena ledakan di rumah dinas barunya di Praha, Ceko, pada Rabu 1 Januari 2014. Penyebab ledakan masih diselidiki kepolisian setempat.

Kepolisian Ceko menyatakan, ledakan terjadi saat Jamal membuka brankas tua yang ada di rumahnya. Namun putri Jamal, Rana al-Jamal yakin ayahnya dibunuh. Dia menduga kuat ada seseorang yang memasang bom di rumahnya.

"Informasi yang menyebut adanya bahan peledak di brankasnya itu tidak benar. Brankas itu sudah dipakai selama 30 tahun di Kantor Kedubes Palestina. Brankas itu sudah sangat lama dan tidak ada bahan peledak," ujar Rana, seperti dimuat Maan News, Jumat (3/1/2014).

Dia menjelaskan, selama ini tak ada kejanggalan saat menggunakan brankas tersebut. Malah, menurut karyawan lain yang pernah memakainya, tidak ada hal yang membahayakan.

"Saat ayah kembali ke rumahnya, sejumlah brankas dibawa perusahaan pengirim barang Ceko. Ada yang dikirim ke kedutaan, dan yang kecil dibawa ke rumah ayahku," ujar Rana.

Sekali lagi, putri Jamal itu menegaskan, ledakan berasal dari pihak luar, bukan dari dalam rumahnya. "Ini bukan kecelakaan, tetapi dibunuh," ujarnya.

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Malki menyatakan meninggalnya Jamal sebagai 'kecelakaan kerja'. Menurut dia, brankas dibuka dengan cara yang salah, sehingga meledak.

"Brankas itu sudah tua dan dibuka dengan cara yang salah. Ada bahan peledak yang melekat pada pintu brankas lalu meledak," jelas Riyad.

Kepala Kepolisian Praha Martin Vondrasek mengatakan, sangat tidak mungkin bila ledakan itu dilakukan oleh teroris. Sebab menurut hasil penyelidikan, ledakan terjadi dari tindakan yang amatir. "Ledakan itu lebih karena kecelakaan daripada aksi teroris," kata Martin.

Saat ledakan, anggota keluarga Jamal juga berada di rumah tersebut. Istri Jamal terluka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Seorang sumber yang juga warga Palestina menceritakan kepada Al-Jazeera bahwa, Jamal baru saja pindah rumah. Ledakan itu terjadi di rumah barunya.

"Saat ia membuka pintu, terjadilah ledakan," ujar sumber tersebut. Atas insiden ini, Kementerian Luar Negeri Palestina mengirimkan delegasi untuk membantu penyelidikan. (Riz/Ein)

Baca juga:

Dubes Palestina Tewas Terkena Ledakan di RumahnyaBadai Musim Dingin Terjang New York, Sekolah DiliburkanMuat Kata `Allah`, 320 Alkitab Disita Pemerintah MalaysiaIlmuwan Kuak Misteri `Cahaya Aneh` Pertanda Gempa Dahsyat