Cuaca Ekstrem, Pria Ini Ditemukan Membeku di Suhu Minus 20 Derajat Celcius di Siberia

Pria ini langsung ditangani oleh dokter. Bagaimana kondisinya?

Diterbitkan 20 April 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Moskow - Seorang pria di wilayah Yakutia, Siberia Timur Jauh, Rusia, berhasil diselamatkan setelah mengalami kondisi hipotermia ekstrem usai tertidur di bangku luar ruangan saat suhu turun hingga minus 20 derajat Celsius. Peristiwa tersebut nyaris berakhir fatal sebelum tim medis melakukan penanganan intensif selama beberapa jam.

Pria tersebut ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa secara klinis. Saat diperiksa, ia tidak menunjukkan denyut nadi maupun tekanan darah, dengan hasil elektrokardiogram (EKG) menunjukkan garis jantung datar. Kondisinya saat itu dinyatakan sebagai kematian klinis, dikutip dari laman Oddity Central, Senin (20/4/2026).

Upaya pertolongan awal tidak membuahkan hasil, sehingga korban segera dilarikan ke rumah sakit setempat. Di ruang perawatan intensif, tim medis yang dipimpin spesialis resusitasi Dmitry Bosikov melakukan prosedur pemulihan suhu tubuh secara bertahap atau rewarming untuk menghindari kerusakan organ akibat perubahan suhu yang terlalu cepat.

Proses “pencairan” tubuh tersebut berlangsung sekitar empat jam hingga suhu tubuh korban naik mendekati 34 derajat Celsius. Setelah itu, tim medis melanjutkan tindakan resusitasi jantung paru secara intensif. Sekitar 25 menit kemudian, monitor mulai mendeteksi adanya denyut nadi lemah sebagai tanda awal kembalinya fungsi vital.

Secara keseluruhan, penanganan medis berlangsung lebih dari lima jam sebelum kondisi pasien mulai stabil. Setelah sempat ditempatkan dalam kondisi koma medis selama 24 jam, pria tersebut akhirnya sadar keesokan harinya dengan fungsi organ yang tetap normal.

Pasien kemudian diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan lanjutan selama lima hari di rumah sakit.

Peristiwa ini menyoroti ekstremnya kondisi cuaca di wilayah Yakutia, yang dikenal sebagai salah satu daerah terdingin di dunia, di mana suhu musim dingin dapat turun sangat jauh di bawah nol derajat Celsius dan membahayakan keselamatan manusia dalam waktu singkat.