Liputan6.com, Jakarta - Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia Dino Patti Djalal menegaskan bahwa dunia saat ini tengah memasuki fase baru yang disebut sebagai The Middle Power Moment atau “era kekuatan menengah”, di mana sekitar 20 negara dengan kapasitas tertentu memainkan peran semakin signifikan dalam membentuk tatanan global.
Menurut Dino, kekuatan menengah merujuk pada negara-negara yang memiliki kombinasi ukuran wilayah, populasi, kekuatan ekonomi, militer, teknologi, serta ambisi diplomatik yang memungkinkan mereka melampaui kapasitas tradisionalnya.
“Metriknya mencakup ukuran, populasi atau geografi, bobot ekonomi, militer, teknologi, dan ambisi kebijakan luar negeri,” demikian disampaikan Dino dalam dalam forum bertajuk The Middle Power Moment, Rethinking the World Order and the Roles of Middle Powers pada Selasa (14/4/2026) di St. Regis Hotel, Jakarta.
Advertisement
Dalam analoginya, kekuatan menengah diibaratkan seperti kelas menengah dalam masyarakat -- bukan yang terlemah, tetapi juga bukan kelas berat -- namun memiliki kapasitas dan fleksibilitas untuk memengaruhi dinamika yang lebih luas.
Dino menilai, perubahan tatanan global yang sedang berlangsung membuka ruang lebih besar bagi negara-negara ini untuk berperan. Meski demikian, arah transformasi tersebut masih belum pasti.
“Hal yang kita ketahui adalah bahwa kelompok kekuatan menengah dari utara dan selatan akan memainkan peran penting dalam membentuk tatanan dunia berikutnya,” ujar Dino.
Salah satu contoh yang disoroti adalah dinamika konflik global, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang disebut mencerminkan interaksi antara negara adidaya dan kekuatan menengah. Dalam konteks ini, negara lain seperti Arab Saudi dan Pakistan juga disebut memainkan peran penting, baik sebagai potensi pihak terlibat maupun mediator.
Selain itu, Dino juga menyoroti meningkatnya pengaruh kelompok negara seperti BRICS yang kini, berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB), dinilai melampaui kelompok G7.
Dino: Pergeseran Kekuatan Global Makin Nyata
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5554929/original/095178500_1776137112-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_10.11.53.jpeg)
Di sisi lain, belanja pertahanan sejumlah negara seperti Korea Selatan, Arab Saudi, dan India juga disebut telah melampaui beberapa negara Eropa, menandakan pergeseran kekuatan global yang semakin nyata.
Namun demikian, Dino menekankan bahwa peran kekuatan menengah belum sepenuhnya terdefinisi. Masih terdapat pertanyaan besar mengenai kemampuan mereka untuk bersatu, memimpin, serta memperkuat sistem multilateral.
“Masih ada tanda tanya apakah mereka dapat menyelesaikan konflik, memainkan peran kepemimpinan, dan memperbaiki sistem multilateral,” ujarnya.
Dalam konteks Indonesia, Dino mencatat adanya peningkatan signifikan hubungan bilateral dengan sesama kekuatan menengah dalam dua tahun terakhir, termasuk dengan Australia, Prancis, India, Korea Selatan, dan Turki.
Tren ini dinilai sebagai bagian dari penguatan jejaring antar kekuatan menengah, baik di kawasan utara maupun selatan global.
Dino pun mendorong pemerintah Indonesia untuk segera merumuskan strategi khusus sebagai kekuatan menengah. Strategi tersebut dinilai penting untuk menentukan arah ambisi nasional, memetakan aset strategis, serta membangun koalisi dengan negara-negara sejenis.
“Indonesia jelas merupakan kekuatan menengah saat ini. Sangat penting untuk mengembangkan strategi kekuatan menengah—mengetahui ambisi, aset, dan posisi kita dalam tatanan dunia yang berkembang,” tegasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302223/original/051263400_1784536914-cek_fakta_-_Ahok_kaesang_PSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301916/original/013821200_1784525743-Screenshot_2026-07-20_115318.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3306157/original/029605700_1606270068-cek_fakta_flu_spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301777/original/086470100_1784517932-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-20T101416.918.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5554910/original/000007100_1776136659-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_10.11.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9235543/original/099244900_1783127691-000_B98R6HZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301955/original/012346900_1784527977-1000126597.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301623/original/095037200_1784505166-ar6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301627/original/085125100_1784505408-MESSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261022/original/011651800_1781674026-AP26168055762005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301730/original/072758800_1784514690-scaloni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301703/original/072952300_1784513338-AP26200795262872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301645/original/011342100_1784508477-WhatsApp_Image_2026-07-20_at_06.14.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301615/original/050018500_1784504753-enzo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301648/original/090533900_1784509911-000_C2LJ4BG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301778/original/031297400_1784517955-WhatsApp_Image_2026-07-19_at_20.00.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4559155/original/025035300_1693490326-20230831-Eiger-HER_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301458/original/003099100_1784465546-AI.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4637336/original/058328900_1699254250-PHOTO-2023-11-05-14-59-40.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301259/original/006292200_1784448231-20260719_113631.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301185/original/088668300_1784442378-WhatsApp_Image_2026-07-19_at_13.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300293/original/073956400_1784345416-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-18_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300394/original/034843800_1784350258-WhatsApp_Image_2026-07-18_at_11.33.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300301/original/036808000_1784345506-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-18_Juli_2026b.jpg)