Liputan6.com, Samarinda - Persija Jakarta mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan langsung bertandang ke markas Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Sabtu (4/9/2026) WIB. Pelatih Shin Tae-yong menilai pekan perdana ini menjadi ujian berat bagi timnya.
Pesut Etam belakangan tampil konsisten di BRI Super League 2026/2027. Pada musim 2025/2026, Borneo FC Samarinda finis sebagai runner-up, hanya kalah selisih gol dari Persib Bandung yang keluar sebagai juara.
"Borneo adalah tim peringkat dua musim kemarin dan apalagi kami harus menjalani laga tandang. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami," ujar Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers, Jumat (4/9/2026).
Seratus Persen di Segiri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340869/original/068609100_1788526202-shin.jpg)
Shin Tae-yong menegaskan para pemain Persija Jakarta akan tampil total untuk mengejar poin penuh di Segiri. Ia menyebut semua persiapan sudah dilakukan demi menjaga start musim berjalan sesuai target.
"Kami tetap memberikan seratus persen untuk pertandingan besok. Kami sudah mempersiapkan segalanya dengan baik agar bisa memenangkan pertandingan melawan Borneo FC," jelas Shin Tae-yong.
"Kami akan mengerahkan segalanya di pertandingan besok agar bisa meraih kemenangan," tegasnya.
Skuad 23 Pemain ke Samarinda
Untuk lawatan ke Samarinda, Persija Jakarta membawa 23 pemain. Kondisi skuad disebut siap secara fisik maupun mental menghadapi tim asuhan Mauro Jeronimo.
Shin menyebut komposisi yang dibawa sudah melalui pertimbangan kebutuhan pertandingan. Fokus tim diarahkan pada disiplin dan efektivitas agar bisa memaksimalkan peluang di kandang lawan.
"Pemain yang kami bawa ada 23 pemain ke Samarinda. Untuk kondisi para pemain, bisa dibilang dalam kondisi yang sangat baik dan siap untuk bertanding," tegasnya.
Ambisi Persija Jakarta untuk bersaing memperebutkan gelar BRI Super League 2026/2027 dibangun sejak pekan pertama. Hasil di Segiri menjadi langkah awal yang ingin mereka amankan.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340333/original/035396900_1788502118-cek_fakta_purbaya_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324994/original/061291700_1786783322-STY_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1291653/original/090955100_1468858677-Persija.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3467700/original/069724200_1622215425-030525400_1612965727-Latihan_Timnas_Indonesia_02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1716374/original/001757300_1505910269-Iwan-Setiawan_-Pelatih-Kontroversial-di-Indonesia4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9338927/original/070450200_1788351255-laga-persija-vs-persib-sudah-mendapatkan-lampu-hi-2165ec.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337844/original/002418600_1788259594-0L5A0298.jpg)