Liputan6.com, Sarajevo- Upaya serangan terhadap Paus Yohanes Paulus II berhasil digagalkan di Sarajevo, Bosnia, pada 12 April 1997, hanya beberapa jam sebelum kedatangan pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut. Insiden ini menyoroti rapuhnya situasi keamanan pascaperang di kawasan Balkan.
Polisi Bosnia menemukan sedikitnya 20 ranjau anti-tank yang ditanam di bawah sebuah jembatan di jalur utama antara bandara dan pusat kota—rute yang dijadwalkan akan dilalui Paus dan rombongannya. Bahan peledak itu ditemukan setelah adanya laporan dari seorang warga yang mencurigai aktivitas tidak biasa di lokasi tersebut.
Otoritas segera menutup akses jalan di sekitar jembatan untuk mengevakuasi dan menjinakkan ranjau. Berkat tindakan cepat tersebut, potensi serangan berhasil dicegah sebelum menimbulkan korban, dikutip dari BBC, Minggu (12/4/2026).
Advertisement
Meski ancaman serius sempat terdeteksi, pihak Vatikan memastikan agenda kunjungan tetap berjalan sesuai rencana. Setibanya di Bandara Internasional Sarajevo, Paus Yohanes Paulus II disambut dengan pengamanan ketat, termasuk kehadiran aparat dalam jumlah besar dan patroli helikopter NATO di udara.
Kunjungan ini menjadi simbol penting rekonsiliasi di Bosnia, yang masih diliputi luka akibat Perang Bosnia. Dalam pidatonya, Paus menyerukan perdamaian dan persatuan di antara kelompok etnis dan agama yang selama ini terpecah.
“Jangan pernah lagi perang. Jangan pernah lagi kebencian dan intoleransi,” ujarnya dalam khotbah yang disampaikan dalam bahasa Serbia-Kroasia.
Bosnia sendiri saat itu masih menghadapi tantangan besar dalam membangun persatuan nasional, meski telah dibentuk federasi melalui Perjanjian Dayton dua tahun sebelumnya. Ketegangan antar kelompok masih terasa, bahkan dalam lingkup pemerintahan.
Anggota kepresidenan Bosnia dari etnis Serbia, Momcilo Krajisnik, menolak menghadiri penyambutan Paus karena perbedaan keyakinan. Sebaliknya, ketua kepresidenan dari kalangan Muslim, Alija Izetbegovic, hadir dan menyambut kedatangan Paus di Sarajevo yang ia sebut sebagai “kota martir”.
Setelah tiba, Paus melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan lapis baja melalui jalan yang dulunya dikenal sebagai “Sniper Alley”, simbol kekerasan selama perang. Ia kemudian memimpin misa di katedral Katolik Roma, disambut ribuan umat yang berharap akan masa depan yang lebih damai.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa meski perang telah berakhir, ancaman terhadap stabilitas dan keamanan di Bosnia masih nyata, sekaligus menegaskan pentingnya perlindungan terhadap tokoh dunia dalam misi perdamaian.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549356/original/044187700_1775616635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-08T094635.806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/692111/original/article-1374035-002AE5AD00000258-87_634x440.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297070/original/029757400_1784071679-Players_of_France_and_Spain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297047/original/067992000_1784067138-fran6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297065/original/007044100_1784070064-Spain_goalkeeper_Unai_Simon_and_defender_Pau_Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297060/original/000844200_1784067788-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297031/original/089698500_1784066707-Spain_s_Borja_Iglesias__26__celebrates_with_Rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297028/original/097743500_1784066595-000_C27T8XW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297022/original/065688300_1784063871-063_2286108373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297023/original/005665300_1784063890-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297020/original/005987700_1784057750-063_2286100607.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297021/original/002448900_1784061838-063_2286107530.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1623417/original/053808300_1497413626-20170614-Kebakaran_London_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4308649/original/028771900_1675149187-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6405311/original/031134600_1779278437-20150706164836-tragis-kecelakaan-balap-nascar-bikin-mobil-hancur-berkeping-keping-001-nfi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3495551/original/090512000_1624929060-Bendungan_pembangkit_listrik_tenaga_air_Baihetan_di_distrik_Ningnan__Provinsi_Sichuan__China_barat_daya._Photo_by_Jiang_Wenyao__Xinhua_via_AP..jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4849075/original/070776800_1717145929-Lava_terus_mengalir_dari_gunung_berapi_Islandia-AP__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4608202/original/091718100_1697094695-Kalut_Warga_Dengar_di_tengah_Raungan_Sirene_Perang_Israel_vs_Hamas-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6403585/original/033483300_1779277028-salah-tarik-tuas-jadi-penyebab-kecelakaan-pesawat-transasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475335/original/047117200_1687332770-20230621-Kapal_Selam_Wisata_Bangkai_Titanic-AP-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3030536/original/025901800_1579772464-048838900_1568532795-Bendera_Bangladesh__Pixabay_.jpg)