25 Maret 1975: Raja Faisal dari Arab Saudi Dibunuh

Pada 25 Maret tahun 1975, Raja Faisal dari Arab Saudi tewas usai diserang dengan senjata api di Riyadh.

Diterbitkan 25 Maret 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Riyadh - Bulan mengharukan, Maret 1975 seorang Raja dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan masih hidup dan dokter memijat jantungnya serta memberinya transfusi darah, tetapi mereka tidak dapat menyelamatkannya. Raja Faisal terluka parah ketika keponakannya, Pangeran Faisal Ibu Musaed, diduga menembakkan tiga peluru ke arahnya dengan pistol dari jarak dekat saat audiensi kerajaan.

Menurut saksi mata, Pangeran Musaed sedang menunggu di ruang tunggu dan berbicara dengan delegasi Kuwait yang sedang menunggu untuk bertemu raja. Raja Faisal membungkuk untuk mencium keponakannya, tetapi Pangeran Musaed dilaporkan mengeluarkan pistol dan menembaknya di bawah dagu dan kemudian menembus telinga.

Salah satu pengawal raja memukul pangeran dengan pedangnya, meskipun pedang itu masih tersarung. Menteri Perminyakan Sheikh Yamani dilaporkan berteriak kepada pengawalnya agar tidak membunuh pangeran tersebut, dikutip dari BBC, Rabu (25/3/2026).

Pangeran Faisal Ibu Musaed ditangkap segera setelah menyerang pamannya dan sedang diinterogasi oleh polisi Saudi terkait pembunuhan tersebut.

Dokter dan psikiater telah mengkonfirmasi bahwa mereka percaya dia "mengalami gangguan mental".Baik sebelum maupun sesudah pembunuhan, Pangeran Musaed dilaporkan tenang. Sejak pembunuhan itu, Riyadh ditutup total selama tiga hari masa berkabung. Raja Khalid, saudara dari raja yang dibunuh, telah menggantikan posisinya atas persetujuan keluarga kerajaan Saudi.

Â