Israel Klaim Bunuh Ali Larijani, Iran Belum Beri Konfirmasi

Klaim ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.

Diterbitkan 17 Maret 2026, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tel Aviv - Israel mengklaim telah membunuh pejabat tinggi Iran, Ali Larijani, dalam operasi militer terbaru di Teheran. Namun hingga kini, pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas klaim tersebut.

Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Jika terbukti benar, kematian Larijani akan menjadi salah satu kehilangan terbesar bagi Iran sejak pecahnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel, dikutip dari laman Al Jazeera, Selasa (17/3/2026).

Larijani dikenal sebagai salah satu tokoh kunci dalam struktur politik Iran. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Parlemen dan memimpin negosiasi nuklir Iran dengan negara-negara Barat. Terakhir kali ia terlihat di publik pada Jumat lalu saat menghadiri peringatan Hari Quds di Teheran bersama Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Klaim ini muncul di tengah eskalasi konflik yang semakin intens. Sebelumnya, serangan awal yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari dilaporkan menewaskan mantan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, beserta sejumlah anggota keluarganya.

Selain itu, militer Israel juga mengklaim telah menewaskan komandan unit Basij, bagian dari struktur paramiliter di bawah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Dalam pernyataan resminya, militer Israel menyebut serangan udara yang dilakukan di Teheran menargetkan dan menewaskan Gholam Reza Soleimani, yang disebut telah memimpin unit Basij selama enam tahun terakhir.

“Berdasarkan intelijen yang akurat, Angkatan Udara melakukan serangan terarah di jantung Teheran,” demikian pernyataan militer Israel.

Sejauh ini, otoritas Iran belum mengonfirmasi maupun membantah klaim terkait kematian Larijani maupun Soleimani.

Situasi ini semakin menambah ketidakpastian di kawasan, dengan meningkatnya risiko eskalasi konflik antara Iran dan aliansi Amerika Serikat-Israel.