Liputan6.com, Teheran - Iran dilaporkan mempertimbangkan untuk mengizinkan sejumlah terbatas kapal tanker minyak melintas di Selat Hormuz dengan syarat transaksi minyak dilakukan menggunakan mata uang yuan Tiongkok. Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat senior Iran kepada media Amerika Serikat, CNN, sebagaimana dilaporkan pada Jumat (13/3/2026).
Menurut pejabat tersebut, kebijakan yang masih dalam tahap pertimbangan itu merupakan bagian dari rencana Teheran untuk mengatur kembali arus kapal tanker minyak yang melewati jalur pelayaran strategis tersebut di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, dikutip dari Daily Sabah, Minggu (15/3/2026).
Secara global, perdagangan minyak umumnya dilakukan menggunakan dolar Amerika Serikat. Namun dalam beberapa kasus, seperti minyak Rusia yang dikenai sanksi internasional, transaksi dilakukan menggunakan mata uang lain seperti rubel atau yuan. Dalam beberapa tahun terakhir, China juga berupaya memperluas penggunaan yuan dalam perdagangan energi internasional, meskipun dolar AS masih menjadi mata uang cadangan utama dunia.
Advertisement
Kekhawatiran terhadap potensi gangguan pengiriman di Selat Hormuz telah mendorong harga minyak global naik ke level tertinggi sejak pertengahan 2022. Lonjakan harga tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik di kawasan.
Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur energi terpenting di dunia. Setiap hari, sekitar 20 juta barel minyak melintas melalui jalur tersebut, selain sekitar 20 persen dari perdagangan gas alam cair global.
United Nations pada Jumat (13/3) memperingatkan bahwa pembatasan pengiriman melalui Selat Hormuz berpotensi menimbulkan dampak besar, termasuk terhadap operasi kemanusiaan di kawasan yang bergantung pada stabilitas jalur logistik energi dan transportasi laut.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah Iran secara efektif menutup akses Selat Hormuz sejak 1 Maret. Langkah itu diambil setelah serangan gabungan oleh United States dan Israel terhadap wilayah Iran pada 28 Februari.
Konflik yang terus berkembang tersebut dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 orang. Di antara korban yang dilaporkan tewas adalah Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei. Sejak saat itu, ketegangan militer di kawasan Timur Tengah terus meningkat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261713/original/017908800_1750682486-AP23215607070697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5524822/original/062327900_1773012804-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563532/original/083842700_1776904085-AP26108447222186.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540889/original/074569200_1774841000-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)