Putin Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei Usai Dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

Mojtaba Khamenei yang berusia 56 tahun dan merupakan putra kedua mendiang Ayatullah Ali Khamenei tercatat sebagai pemimpin tertinggi Iran ketiga dalam sejarah.

Diterbitkan 10 Maret 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan telegram ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei atas pengangkatannya sebagai pemimpin tertinggi Iran. Hal tersebut disampaikan oleh Kremlin pada Senin (9/3/2026).

"Di saat Iran sedang menghadapi agresi bersenjata, tugas Anda dalam jabatan tinggi ini tentu akan menuntut keberanian dan dedikasi yang besar. Saya yakin Anda akan melanjutkan perjuangan ayah Anda dengan penuh kehormatan serta mampu mempersatukan rakyat Iran dalam menghadapi berbagai ujian berat," demikian pernyataan Kremlin seperti dikutip dari kantor berita Anadolu.

Dalam pesan tersebut, Putin juga menegaskan kembali dukungan Rusia terhadap Iran. Ia menyatakan bahwa Rusia akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan.

"Saya ingin menegaskan kembali dukungan kami yang tak tergoyahkan kepada Teheran serta solidaritas Rusia dengan sahabat-sahabat kami di Iran. Rusia telah dan akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Republik Islam. Saya berharap Anda berhasil menjalankan berbagai tugas sulit yang ada di depan, serta senantiasa diberikan kesehatan dan keteguhan semangat," sebut Kremlin.   

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pengangkatan Mojtaba Khamenei merupakan langkah untuk memperkuat persatuan nasional.

Sebelumnya, jabatan pemimpin tertinggi Iran dipegang oleh Ayatullah Ali Khamenei selama 37 tahun. Ia wafat pada usia 86 tahun setelah kediamannya di Teheran terkena serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari.

Ucapan Selamat dari Sultan Oman

Selain Putin, Sultan Oman Haitham bin Tariq al-Said juga mengirimkan ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei pada Senin.

Kantor berita negara Oman, ONA, melaporkan bahwa Sultan Haitham menyampaikan harapan terbaiknya kepada Khamenei dalam menjalankan tanggung jawab barunya.

Sultan Haitham menjadi pemimpin Arab pertama yang menyampaikan ucapan selamat kepada pemimpin tertinggi Iran yang baru tersebut. 

Menurut otoritas Iran, lebih dari 1.200 orang tewas dan lebih dari 10.000 lainnya terluka akibat serangan AS dan Israel di Iran sejak 28 Februari.

Teheran telah membalas serangan tersebut dengan melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.