Liputan6.com, Ankara - Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengungkapkan ada tanda-tanda bahwa Israel tengah mencari kesempatan untuk menyerang Iran. Ia memperingatkan bahwa langkah tersebut berpotensi memperburuk ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan Fidan dalam wawancara dengan stasiun televisi Turki, NTV, yang disiarkan pada Jumat (23/1/2026). Dalam wawancara tersebut, Fidan mengungkapkan harapannya agar Israel memilih jalur lain, namun menilai kenyataan di lapangan menunjukkan kecenderungan berbeda.
"Saya berharap mereka menemukan jalan yang berbeda, tetapi kenyataannya Israel, khususnya, sedang mencari peluang untuk menyerang Iran," ujar Fidan seperti dikutip dari laporan Al Jazeera.
Advertisement
Saat dimintai klarifikasi apakah pernyataannya mencakup Amerika Serikat (AS), Fidan menegaskan bahwa penilaian tersebut secara khusus ditujukan kepada Israel. Pernyataan ini dilaporkan oleh media Turkiye Today.  Â
Fidan juga menyampaikan bahwa kekhawatiran ini telah ia sampaikan secara langsung kepada para pejabat Iran dalam kunjungannya baru-baru ini ke Teheran. Menurutnya, komunikasi itu dilakukan dalam semangat persahabatan.
"Saat saya pergi ke Teheran beberapa hari lalu, saya menyampaikan seluruh pandangan dan kekhawatiran saya terkait situasi yang sedang berkembang kepada mereka sebagai seorang sahabat," tutur Fidan, sebagaimana dikutip Turkiye Today. "Dan Anda tahu, seorang sahabat berbicara dengan kebenaran yang pahit."
Peringatan Fidan muncul setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Kamis (22/1). Dalam percakapan tersebut, Erdogan menegaskan bahwa Turki menentang segala bentuk intervensi asing terhadap Iran serta menilai pentingnya perdamaian dan stabilitas negara tetangganya itu.
Sementara itu, seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada kantor berita Reuters pada Jumat bahwa Teheran akan memandang setiap serangan dari musuh-musuhnya sebagai perang habis-habisan. Pernyataan ini menjadi bagian dari meningkatnya perang kata-kata antara AS dan para pemimpin Iran.
Â
Peringatan Iran
Pada Kamis, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia telah mengirimkan armada kapal perang ke kawasan Teluk dengan Iran sebagai sasaran perhatian. Pernyataan tersebut kembali meningkatkan retorika terhadap Teheran, setelah sebelumnya Trump sempat meredam pernyataannya di tengah meluasnya demonstrasi di Iran.
"Jika AS melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Iran, kami akan merespons," kata pejabat senior Iran tersebut kepada Reuters.
Ia menambahkan bahwa Iran berharap pengerahan militer tersebut tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata, namun menegaskan kesiapan militernya menghadapi skenario terburuk.
"Pengerahan militer ini—kami berharap tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata—tetapi militer kami siap menghadapi skenario terburuk. Inilah sebabnya semua berada dalam status siaga tinggi di Iran," ujarnya.
Pejabat itu juga menegaskan bahwa Iran akan merespons dengan keras setiap bentuk serangan.
"Kali ini kami akan memperlakukan setiap serangan—baik terbatas, tidak terbatas, terarah, kinetik, atau apa pun istilah yang mereka gunakan—sebagai perang habis-habisan terhadap kami, dan kami akan merespons dengan cara paling keras untuk menyelesaikannya," tegas pejabat itu.Â
Ia menambahkan bahwa negara yang terus berada di bawah ancaman militer AS tidak memiliki pilihan lain selain memastikan seluruh kemampuannya siap digunakan untuk melawan dan, jika memungkinkan, mengimbangi kekuatan pihak mana pun yang berani menyerang Iran.  Â
Media ASÂ melaporkan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kelompok tempurnya telah dialihkan dari Laut China Selatan menuju Timur Tengah dan diperkirakan akan tiba di kawasan Teluk dalam beberapa hari ke depan.
Militer AS terakhir kali melakukan pengerahan besar kekuatan angkatan laut pada Juni 2024, sebagai dukungan terhadap serangan Israel selama 12 hari melawan Iran, serta menjelang serangan AS terhadap program nuklir Iran.  Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4453771/original/033154200_1685953646-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412045/original/093748200_1479720381-turky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409369/original/015968200_1479450201-Recep_Tayyip_Erdogan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8415599/original/012053300_1782300444-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264134/original/071602700_1782095311-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263492/original/035105700_1781932415-063_2282442173.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263491/original/041223000_1781932394-063_2282443055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258851/original/042215300_1781417117-HKv4K7mbYAAoEBd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259077/original/075446800_1781447167-Turki_vs_Australia-3.jpg)