15 Januari 1953: Jerman Timur Tangkap Pejabat Senior atas Tuduhan Konspirasi

Tuduhan apa yang digunakan oleh pemerintah untuk menangkap pejabat senior di negaranya?

Diterbitkan 15 Januari 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bonn - Pemerintahan Jerman Timur melancarkan pembersihan besar-besaran terhadap pejabat senior negara dengan tuduhan persekongkolan melawan negara dan spionase untuk kekuatan “imperialis”. Sejumlah pejabat dilaporkan dipecat atau menghilang, termasuk Menteri Luar Negeri dari Partai Kristen Demokrat (CDU), Georg Dertinger. Penangkapan ini tercatat terjadi pada 15 Januari 1953.

Mengutip laporan BBC, Rabu (15/1/2026), gelombang penahanan tersebut mengikuti pola serupa yang lebih dulu terjadi di Cekoslowakia pada November 1952. Saat itu, pengadilan di Praha mengadili 14 pejabat senior Partai Komunis, 11 di antaranya berlatar belakang Yahudi, atas dakwaan spionase dan pengkhianatan.

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Cekoslowakia, Rudolf Slánský, termasuk di antara mereka yang dieksekusi pada 3 Desember 1952 setelah dinyatakan bersalah bersekongkol melawan pemerintah. Jaksa dalam persidangan Praha menuduh Slánský memiliki kontak kriminal dengan agen-agen Israel yang disebut mencampuri urusan pemerintahan.

Sentimen tersebut meluas hingga ke Moskow. Dua pekan setelah persidangan di Praha, otoritas Soviet mengungkap dugaan konspirasi sejumlah dokter—sebagian di antaranya Yahudi—untuk meracuni pemimpin Uni Soviet, Joseph Stalin. Kasus yang dikenal sebagai “Plot Dokter” itu muncul di tengah meningkatnya propaganda anti-Zionis dan rangkaian penangkapan yang dilakukan rezim Stalin untuk memperkuat cengkeraman kekuasaan.

Dari Berlin Timur, laporan menyebutkan alasan penahanan Dertinger belum dijelaskan secara rinci. Namun, ia diketahui memiliki hubungan pertemanan dengan Otto Fischl, perwakilan Cekoslowakia di Berlin Timur yang telah dieksekusi gantung sebulan sebelumnya. Selain itu, Peter Florin, pejabat Kementerian Luar Negeri berlatar belakang Yahudi, juga dilaporkan telah digantikan dari jabatannya.

Gejolak Meluas dan Reaksi Barat

Tampaknya penangkapan tersebut hanyalah permulaan dari pembersihan yang lebih luas terhadap berbagai kelompok dan organisasi politik di Jerman Timur. Pasukan polisi kemudian melakukan penggerebekan di rumah dan kantor warga Yahudi di Zona Soviet serta Berlin Timur, menyita dokumen, dan memerintahkan keluarga-keluarga tersebut untuk tetap berada di dekat rumah mereka.

Di Jerman Barat, protes merebak di kalangan politisi sayap kanan terkait penangkapan beberapa tokoh neo-Nazi oleh pihak Inggris. Komisaris Tinggi Inggris menyatakan mereka yang ditahan dituduh menyusup ke partai-partai politik Jerman Barat dan dikenal sebagai "lingkaran Naumann," merujuk pada Dr. Werner Naumann, mantan Sekretaris Negara di Kementerian Propaganda Goebbels.

Rangkaian peristiwa tersebut memicu dampak panjang. Georg Dertinger dipenjara pada 1954 karena spionase dan baru mendapat pengampunan pada 1964. 

Ketidakstabilan politik menyebabkan peningkatan jumlah warga yang melarikan diri ke Berlin Barat. Puncaknya, pada 17 Juni 1953 terjadi pemberontakan rakyat yang dipadamkan oleh tank Soviet, serta eksodus massal yang akhirnya memicu pembangunan Tembok Berlin pada 1961.