Sekolah Bisnis Top India Ini Tawarkan Beasiswa hingga 100 Persen bagi Mahasiswa Internasional

Dengan kombinasi antara reputasi global, pengajar berkualitas, dan dukungan karier, IIMB menjadi alternatif bagi calon mahasiswa asing yang ingin menempuh pendidikan manajemen berkelas dunia di Asia.

Diterbitkan 12 Oktober 2025, 15:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New Delhi - Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) membuka diri terhadap mahasiswa internasional. Hal ini disampaikan dalam sesi temu media yang dihadiri sejumlah jurnalis Asia Tenggara di kampus IIMB, Selasa (30/9/2025), sebagai bagian dari agenda Familiarisation Visit yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri India.

Lembaga yang berusia lebih dari 50 tahun ini telah lama dikenal sebagai sekolah bisnis unggulan di India dan, menurut berbagai pemeringkatan global, berada di 10 persen teratas sekolah bisnis dunia.

"Kami ingin menjadi lembaga akademik yang berfokus pada keunggulan dalam manajemen, inovasi, dan kewirausahaan. Target kami bukan hanya dunia bisnis, tetapi juga pemerintahan dan masyarakat," ujar Kepala Program dan Urusan Eksternal IIMB Balakrishna B.

Para dosen di IIMB seluruhnya bergelar doktor (PhD) atau setara, aktif dalam penelitian dan publikasi internasional, serta kerap terlibat dalam perumusan kebijakan publik.

"Kami meninjau ulang kurikulum setiap lima tahun agar selalu sejalan dengan perkembangan industri," tutur Balakrishna. "Kini, topik seperti kecerdasan buatan, analitik data, dan keberlanjutan sudah menjadi bagian dari proses belajar."

Metode pengajaran di IIMB mengadaptasi studi kasus seperti di sekolah bisnis top dunia agar mahasiswa berlatih mengambil keputusan dalam situasi nyata.

Beasiswa hingga 100 Persen untuk Mahasiswa Asing

Salah satu kebijakan IIMB adalah penghapusan biaya pendaftaran bagi pelamar non-India.

"Kami ingin menghapus hambatan sejak awal," terang Balakrishna. "Bagi mahasiswa internasional yang lolos seleksi, kami menyediakan beasiswa hingga 100 persen biaya kuliah tergantung prestasi akademik dan kondisi sosial ekonomi mereka."

Dia menegaskan, langkah ini bukan strategi promosi, melainkan komitmen agar mahasiswa terbaik dunia tetap punya akses belajar di India.

"Kalau ada calon mahasiswa yang unggul tapi terhalang biaya, kami tidak ingin kehilangan mereka," beber Balakrishna.

Biaya kuliah program MBA dua tahun di IIM Bangalore sekitar 25 lakh rupee, atau kira-kira Rp475 juta—sekitar seperlima dari biaya program serupa di Amerika Serikat—sudah mencakup kuliah, materi belajar, dan akomodasi. Hanya biaya makan yang bersifat tambahan.

Dalam program MBA, mahasiswa dapat memilih dari 11 bidang keahlian yang ditawarkan pada tahun kedua studi. Menurut Balakrishna, mata kuliah yang berfokus pada kecerdasan buatan dan analitik data saat ini menjadi yang paling diminati oleh mahasiswa. 

Bagi mahasiswa asing yang diterima, IIMB menyediakan pendampingan sejak kedatangan.

"Kami menjemput mereka di bandara, membantu adaptasi selama orientasi, dan memastikan mereka tinggal di asrama agar langsung terintegrasi dengan komunitas kampus," jelas Balakrishna.

Mahasiswa juga didampingi mentor dan staf akademik. Kampus IIMB dikenal sebagai salah satu yang paling hijau di India.

"Kami menjaga agar suhu di dalam kampus selalu dua derajat lebih sejuk dibanding jalan raya di luar. Itu ukuran sederhana kami tentang kesehatan lingkungan," ujarnya.

Daya Saing Global

Menjawab pertanyaan tentang daya saing IIMB dibanding sekolah bisnis ternama seperti Saïd Business School di Oxford atau Wharton School di AS, Balakrishna menyampaikan, "Kalau seorang mahasiswa mendapat tawaran dari dua sekolah, dia akan melihat dua hal: peringkat dan kualitas pengajar. IIMB berada di peringkat 28 dunia dan nomor satu di India. Dari sisi akademik, kami setara dengan sekolah bisnis terbaik di dunia."

"Yang mengajar di sini bukan hanya akademisi, tapi juga peneliti aktif yang terlibat langsung dalam industri dan kebijakan publik. Mereka membawa isu-isu nyata ke ruang kelas—itulah yang membuat pengalaman belajar di sini berbeda," tutur Balakrishna.

Selain reputasi akademik, dukungan karier menjadi keunggulan lain.

"Setiap tahun kami mencapai 100 persen penempatan kerja. Perusahaan global datang langsung ke kampus," ungkap Balakrishna. "Bagi mahasiswa internasional, ini bukan sekadar pengalaman belajar, tapi juga peluang membangun jaringan profesional di Asia."

Lebih dari sekadar angka, IIMB berusaha menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar global.

"Ketika mahasiswa dari berbagai negara belajar bersama, di situlah pembelajaran manajemen yang sesungguhnya terjadi. Kami ingin sekitar 10 persen mahasiswa kami berasal dari luar negeri—tanpa menurunkan standar kualitas," imbuh Balakrishna.

Â