Indonesia Jadi Delegasi Pertama Beri Perhormatan di Makam Ali Khamenei

Indonesia merupakan delegasi resmi pertama yang memberikan penghormatan di makam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.

Diterbitkan 11 Juli 2026, 07:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono, melakukan kunjungan kerja ke Mashhad, Republik Islam Iran, dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Y.M. Seyyed Abbas Araghchi.

Pertemuan tersebut dilakukan bersamaan dengan kehadiran Menlu RI dan Ketua MPR RI beserta delegasi ulama Indonesia pada rangkaian acara pemakaman dan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Y.M. Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Iran menyampaikan undangan kepada Pemerintah Indonesia untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Y.M. Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di kompleks Makam Imam Reza, Mashhad. Delegasi Indonesia merupakan delegasi resmi pertama yang memberikan penghormatan di makam mendiang.

Dikutip dari keterangan tertulis Kemlu, Sabtu (11/7/2026), dalam pertemuan bilateral, kedua Menteri Luar Negeri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat hubungan Indonesia–Iran melalui peningkatan kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang prioritas.

Menlu RI juga mendorong optimalisasi mekanisme bilateral yang telah ada guna memajukan implementasi berbagai kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Kedua Menteri turut bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global, serta menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai konflik melalui dialog, diplomasi, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan hukum internasional.

 

Rombongan Delegasi Indonesia

Selain Menlu RI dan Ketua MPR RI, delegasi Indonesia juga terdiri dari Ketua Umum PBNU dan Ketua PP Muhammadiyah. Membawa misi perdamaian dan solidaritas antarnegara, keterlibatan tokoh-tokoh ini mencerminkan penghormatan mendalam dari seluruh elemen bangsa Indonesia untuk masyarakat Iran.

Delegasi juga melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat diplomasi parlemen, meningkatkan pertukaran antarparlemen, serta mempererat hubungan antar masyarakat sebagai fondasi penting bagi kemitraan Indonesia–Iran.

Kunjungan yang dilakukan di tengah semakin dinamisnya situasi di kawasan mencerminkan eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Iran yang telah terjalin selama puluhan tahun, sekaligus menegaskan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dalam membangun kemitraan dengan seluruh negara serta mendorong perdamaian, stabilitas, dan kerja sama internasional.

Â