Bola Api Misterius Muncul di Langit India, Diduga Puing Roket Milik China

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) maupun Administrasi Antariksa Nasional China (CNSA).

Diterbitkan 22 September 2025, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New Delhi - Langit Delhi, Gurugram, dan sebagian Rajasthan mendadak terang pada Sabtu (20/9/2025) dini hari ketika sebuah bola api melintas cepat, memicu kehebohan warga.

Awalnya sempat diduga sebagai meteor, namun penilaian terbaru mengarah pada kemungkinan besar bahwa cahaya menyilaukan itu adalah puing roket milik China.

Fenomena tersebut terjadi sekitar pukul 01.20 dini hari. Data dari Aerospace Corporation menunjukkan bahwa puing roket Long March 3B (CZ-3B R/B, ID 61188) memang diperkirakan kembali memasuki atmosfer Bumi pada 19 September dengan rentang waktu ketidakpastian empat jam.

Waktu kemunculan di India utara berada tepat dalam prediksi itu, memperkuat dugaan bahwa yang terlihat warga adalah serpihan antariksa, dikutip dari laman India Today, Senin (22/9).

Sejumlah saksi mata di Delhi NCR, Gurugram, hingga Rajasthan barat melaporkan melihat cahaya terang bergerak cepat sebelum akhirnya terbakar. Video-video amatir pun langsung membanjiri media sosial, dengan warganet memperdebatkan apakah itu meteor alami atau sampah antariksa buatan manusia.

Meski meteor kerap memunculkan bola api alami, biasanya hal itu bertepatan dengan hujan meteor yang bisa diprediksi. Kali ini, waktunya bersesuaian dengan jadwal masuk kembali roket China, membuat para ahli semakin yakin bahwa itu adalah bagian dari Long March 3B.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) maupun Administrasi Antariksa Nasional China (CNSA). Minimnya komunikasi memunculkan kekhawatiran, mengingat China sebelumnya menuai kritik karena beberapa tahap roket Long March jatuh kembali tanpa kendali.

 

Puing Antariksa

Secara umum, puing antariksa akan terbakar di atmosfer. Namun, komponen yang lebih besar berpotensi selamat dan menimbulkan bahaya jika jatuh di area berpenduduk. Untungnya, belum ada laporan kerusakan atau korban dari peristiwa kali ini.

Para ahli mengingatkan, meningkatnya jumlah peluncuran satelit global akan membuat insiden puing antariksa kian sering terjadi. Hal ini, menurut mereka, menegaskan perlunya koordinasi dan transparansi internasional dalam aktivitas luar angkasa.

Bagi warga India utara, peristiwa ini menjadi tontonan langka nan menakjubkan. Namun di balik pesona langit bercahaya, ada pengingat nyata tentang risiko yang mengorbit di atas kepala umat manusia.

  • Negara dengan penduduk terbanyak di seluruh dunia. Negara ini telah berganti nama menjadi Republik Rakyat Tiongkok.
    Negara dengan penduduk terbanyak di seluruh dunia. Negara ini telah berganti nama menjadi Republik Rakyat Tiongkok.
    China
  • India ialah sebuah negara di Asia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia
    India ialah sebuah negara di Asia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia
    India
  • bola api