Penembakan di Markas Angkatan Darat AS Fort Stewart, Lima Tentara Jadi Korban

Apakah pelaku sudah ditangkap? Berikut jawabannya.

Diperbarui 07 Agustus 2025, 00:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, DC - Lima tentara ditembak pada Rabu (6/8/2025) di markas Angkatan Darat Fort Stewart di Negara Bagian Georgia, Amerika Serikat (AS).

"Sejumlah bagian Fort Stewart di Georgia 'dikunci' setelah terjadi penembakan di kompleks militer yang luas itu," kata seorang juru bicara seperti dilansir AP.

Aparat keamanan dikerahkan ke kompleks Tim Tempur Brigade Lapis Baja ke-2 tidak lama sebelum pukul 11.00 waktu setempat.

Pihak Angkatan Darat AS mengonfirmasi bahwa pelaku telah ditangkap dan tidak ada ancaman bagi masyarakat.

Kondisi para tentara dan kronologi penembakan belum dapat dipastikan, begitu pula dengan identitas pelaku yang belum diketahui.

Menurut otoritas setempat dalam unggahan di Facebook, para korban luka telah mendapat perawatan dan kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Komunitas Angkatan Darat Winn.

"Tiga sekolah dasar yang berada di dalam kompleks Fort Stewart juga 'dikunci'," ujar Kepala Komunitas Sekolah Brian Perry kepada stasiun televisi WTOC.

Pentagon menyebutkan, jumlah siswa di ketiga sekolah itu hampir mencapai 1.400 orang.

Tiga sekolah lain yang berada di luar kompleks markas mengambil langkah serupa sebagai bentuk kehati-hatian.

Fort Stewart merupakan markas Angkatan Darat terbesar di kawasan Timur AS yang menjadi rumah bagi ribuan tentara dari Divisi Infanteri ke-3 beserta keluarga mereka.