Liputan6.com, Washington D.C - Di tengah dinamika geopolitik yang kian memanas, pertemuan Menteri Luar Negeri Quad pada 1 Juli lalu di Washington D.C kembali menegaskan posisi kelompok ini sebagai pilar penting stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Amerika Serikat, India, Jepang, dan Australia, sekaligus menunjukkan bahwa di bawah pemerintahan Trump sekalipun, Quad tetap diprioritaskan meski sebelumnya sempat muncul keraguan akibat gaya kepemimpinan Trump yang dinilai transaksional dan sulit diprediksi.
Awalnya, sejak awal 2025, perhatian Gedung Putih memang lebih banyak tercurah ke isu Ukraina, Timur Tengah, serta kebijakan dagang agresif. Hubungan Washington dan New Delhi juga sempat memanas terkait tarif, teknologi, hingga persoalan keamanan kawasan. Namun koordinasi Quad terus berjalan lewat berbagai forum kerja, termasuk lokakarya kesiapsiagaan pandemi yang diselenggarakan India di New Delhi pada Maret lalu.
Advertisement
Pertemuan 1 Juli lalu menjadi titik penting kembalinya dialog tingkat menteri. Dengan komitmen bersama untuk mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan inklusif, negara-negara Quad menyampaikan sinyal kuat terhadap berbagai tantangan regional, termasuk sikap tegas terhadap aksi terorisme, dikutip dari laman Diplomat, Jumat (4/7/2025).
Kutukan Terhadap Serangan Pahalgam
Salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut adalah kecaman keras terhadap serangan teror mematikan di Pahalgam, Jammu dan Kashmir, India, yang memicu ketegangan dengan Pakistan pada Mei lalu. Dalam pernyataan bersama, Quad mendesak agar pelaku, perencana, dan penyandang dana aksi teror itu segera diadili. Mereka juga menegaskan kembali komitmen memberantas terorisme lintas batas serta memperkuat kerja sama kontra-terorisme di kawasan.
Pernyataan ini menjadi bentuk solidaritas Quad yang semakin nyata terhadap India, sekaligus menandai berkembangnya kesamaan pandang soal keamanan di Indo-Pasifik.
Â
Fokus Baru: Diversifikasi Rantai Pasokan Mineral
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4609346/original/013264500_1697174868-d__1_.jpg)
Tak hanya soal keamanan, Quad juga mengumumkan diluncurkannya Inisiatif Mineral Kritis — langkah penting untuk mengurangi ketergantungan global pada dominasi Tiongkok dalam rantai pasokan mineral strategis seperti rare earth. Meski tidak secara gamblang menyebut nama Tiongkok, keprihatinan Quad tergambar jelas dalam dokumen bersama yang menyoroti risiko jika pasokan hanya bergantung pada satu negara, termasuk ancaman pemaksaan ekonomi dan manipulasi harga.
Langkah ini dianggap vital untuk membendung pengaruh geoekonomi Beijing yang kini menjalar lewat dominasi rantai pasokan, jaringan perdagangan, hingga industri strategis lintas benua. Dengan kesepakatan ini, Quad berusaha menata ulang arsitektur industri global agar lebih tahan guncangan.
Laut China Selatan dan Sentralitas ASEAN
Quad juga kembali menegaskan kekhawatirannya terhadap militerisasi, pemaksaan, dan gangguan aktivitas ekonomi di Laut China Timur dan Selatan. Meski tidak menyebut Tiongkok secara langsung, pernyataan keras tersebut menjadi sinyal dukungan kepada negara-negara Asia Tenggara seperti Filipina dan Vietnam yang sering berhadapan langsung dengan kapal-kapal maupun patroli udara Beijing.
Di sisi lain, komitmen Quad pada sentralitas dan persatuan ASEAN kembali ditegaskan. Ini bukan sekadar basa-basi diplomatik. Dengan mendukung ASEAN yang solid, Quad sekaligus menolak taktik adu domba yang kerap digunakan Tiongkok untuk menekan satu per satu negara anggota ASEAN agar bersikap lunak.
Â
Advertisement
Menjawab Tantangan di Asia Selatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2712772/original/069947500_1548392411-india.jpg)
Meski demikian, tantangan terbesar Quad mungkin justru terletak di daratan Asia Selatan. Beijing makin agresif membangun pengaruh di kawasan ini melalui proyek infrastruktur dan forum multilateral baru. Usulan blok trilateral Tiongkok, Pakistan, dan Bangladesh baru-baru ini menjadi sinyal jelas ambisi Beijing merombak tatanan regional dan menggerus kepemimpinan tradisional India.
Di sinilah Quad dinilai perlu memperluas fokusnya, tidak hanya pada jalur maritim, tetapi juga pada dinamika kontinental Indo-Pasifik. Amerika Serikat khususnya didorong agar lebih konsisten, sebab hingga kini Washington masih mempertahankan hubungan erat dengan Pakistan, yang kerap bertentangan dengan kepentingan keamanan India. Tanpa penyesuaian kebijakan yang menyeluruh, upaya AS mempromosikan Indo-Pasifik bebas dan terbuka akan terfragmentasi — dan pada akhirnya tidak efektif melawan strategi terpadu Tiongkok.
Jika Quad sungguh ingin menempatkan India sebagai jangkar stabilitas kawasan, maka penguatan kapabilitas strategis India — termasuk memahami relasi defensifnya dengan Rusia — serta penyusunan kesepakatan dagang yang lebih lentur menjadi hal krusial.
Pada akhirnya, Quad menghadapi satu kenyataan: hanya pendekatan yang menyeluruh dan terkoordinasi, meliputi bidang keamanan, ekonomi, hingga diplomasi, yang mampu menandingi pengaruh lintas sektor Tiongkok di kawasan. Jika tidak, Quad akan kesulitan menghadapi tantangan terintegrasi yang kian menguat dari Beijing.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2741116/original/007749000_1551438553-190301_PAKISTAN-INDIA_DI_AMBANG_PERANG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3259793/original/074765600_1602028681-jaspan-quad-meeting-67467-jpg-1601975475.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411690/original/061832400_1479707390-India.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411723/original/069752100_1479709693-Jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258625/original/008972500_1781391455-000_B6Z46X3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262510/original/043477700_1781827837-AP26169828495121-Kanada_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542959/original/069384900_1775008055-Italia_vs_Bosnia-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264262/original/083963700_1782102827-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263474/original/094364200_1781931705-paraguay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8415599/original/012053300_1782300444-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263847/original/059626700_1782021744-000_B7RA6W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617284/original/010929700_1635503741-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8308852/original/088836100_1782174973-AP26173443606356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435038/original/086391400_1765002403-Screenshot_2025-12-06_132515.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258474/original/070070600_1781346469-AP26163500989479.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4735404/original/061413200_1707129893-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504462/original/009512800_1771237713-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262364/original/007814800_1781781853-6.jpg)