Sukses

China Akan Pakai Vaksin Pfizer Sebagai Booster untuk Lawan COVID-19

Liputan6.com, Beijing - Regulator di China siap memberikan izin bagi vaksin mRNA untuk melawan COVID-19. Vaksin itu umumnya dikenal sebagai Pfizer, tetapi akan memakai nama vaksin Fosun-BioNTech di China.

China sudah mengekspor puluhan juga vaksin COVID-19 ke berbagai negara, termasuk Indonesia yang memakai Sinovac dan Sinopharm.

Berdasarkan laporan The Straits Times, Kamis (22/7/2021), vaksin Pfizer di China dikembangkan oleh Fosun Pharma dan BioNTech. Fosun berkata National Medical Products Administration (NMPA) di China telah menyelesaikan tinjauan panel ahli terhadap vaksin mRNA.

Majalan Caixin di China melaporkan bahwa vaksin tersebut akan digunakan untuk booster atau penguat imun bagi orang-orang yang sudah divaksin. Namun, belum jelas siapa yang akan jadi prioritas. 

Pekan lalu, Chairman Fosun, Wu Yifang, berkata menargetkan produksi trial dalam negeri pada akhir Agustus.

Sejauh ini, China sudah menyuntik 1,4 miliar dosis vaksin kepada warganya dengan produk dalam negeri. Vaksin-vaksin made in China dilaporkan memiliki efikasi lebih rendah berdasarkan studi-studi di luar negeri ketimbang Pfizer dan AstraZeneca

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Menteri Agama Sambut 8 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac

Kamis ini, Indonesia kedatangan 8 juta bahan baku (bulk) vaksin Sinovac pada siang ini, 22 Juli 2021. Pesawat Garuda Indonesia yang membawa vaksin asal Tiongkok ini tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang sekitar pukul 10.50 WIB.

"Pada hari ini, kita menyambut kedatangan vaksin Sinovac sebanyak 8 juta dosis (bahan baku). Kedatangan vaksin ini merupakan tahap ke-29," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas saat menyambut kedatanagn vaksin Sinovac pada Kamis (22/7/2021).

Vaksin Sinovac yang datang adalah bagian ikhtiar pemerintah Indonesia mencukupi kebutuhan vaksin demi kelancaran program vaksinasi nasional. Vaksinasi pun penting demi tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity).

"Semoga semakin memperkuat langkah kita melewati ujian yang kita rasakan berat ini. Program vaksinasi nasional untuk masyarakat merupakan bagian penting menuju herd immunity. Vaksinasi program pemerintah juga untuk melindungi masyarakat dari bahaya penularan COVID-19," lanjut Yaqut.

 

3 dari 3 halaman

Infografis COVID-19:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.