Sukses

Pegawai di India 2 Tahun Pakai Helm Saat Kerja di Kantor, untuk Apa?

Liputan6.com, India - Pekerja kantor pemerintah di kota Banda, India, negara bagian Uttar Pradesh, baru-baru ini menarik banyak perhatian karena menggunakan helm sepeda motor di dalam kantornya. Ternyata mereka berupaya mencegah cedera kepala jika atap roboh menimpanya.

Foto-foto pegawai yang mengenakan helm dari departemen kelistrikan ini menjadi sorotan setelah pertama kali dibagikan oleh berita India, ANI.

Mengutip dari Oddity Central, Senin (11/11/2019), menurut beberapa sumber, pegawai pemerintah itu bukanlah penggemar motor, melainkan mereka hanya mengenakan pelindung kepala jika atap gedung runtuh di tempat mereka bekeja.

Mereka mengatakan, pertama kali melaporkan keadaan berbahaya dari gedung kantor beberapa tahun lalu, tetapi tidak ada yang melakukan sesuatu tentang hal itu.

Akhirnya, para pegawai pun memutuskan untuk mulai menggunakan helm saat bekerja, di dalam ruangan.

2 dari 3 halaman

Sudah 2 Tahun

Salah satu pegawai mengatakan bahwa kondisi gedung tempat ia bekerja tersebut, tidak pernah berubah dan tidak ada bantuan dari pihak berwenang.

"Ini kondisi yang sama sejak saya bergabung 2 tahun yang lalu. Kami telah menulis surah kepada pihak berwenang namun tida ada jawaban," ujar salah satu karyawan yang tidak disebutkan namanya, kepada ANI.

India Today melaporkan, bahwa pekerja kantor tidak melebih-lebihkan sedikit pun. Atapnya berlubang, dan ada pilar di tengah ruangan.

Menariknya, ini bukan pertama kalinya pekerja kantor di India menjadi berita utama karena mengenakan helm sepeda motor di dalam ruangan.

Kembali pada 2017, pernah ada pekerja kantor di gedung pemerintah yang bobrok di Bihar, India, yang terpaksa memakai helm di tempat kerja karena alasan yang sama persis.

 

Reporter: Aqilah Ananda Purwanti

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Niat Tolong Pemotor yang Kecelakaan, Pejalan Kaki Justru Dihantam Helm
Artikel Selanjutnya
Pantang Menyerah, India Kembali Rencanakan Misi Ketiga ke Bulan pada 2020