Sukses

Ini Harapan Vladimir Putin dari Pertemuan 3 Jam dengan Kim Jong-un

Liputan6.com, Vladivostok - Pertemuan tingkat tinggi pertama antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah selesai. Momen tersebutĀ berlangsung tertutup selama tiga jam.

Putin mengatakan dia "senang" dengan hasil pertemuan puncaknya hari Kamis di kota Rusia Vladivostok dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengatakan dia akan membahas hasilnya dengan China dan Amerika Serikat.

"Kami semua senang dengan hasil pembicaraan - baik saya maupun rekan-rekan saya," kata pemimpin Rusia itu seperti dilansir CNN, Kamis (25/4/2019). "Ketua Kim Jong-un adalah orang yang cukup terbuka, memimpin diskusi bebas tentang semua masalah yang ada dalam agenda."

Ditanya apakah Kim akan bersedia untuk melanjutkan kontaknya dengan AS, Putin mengatakan pemimpin di Pyongyang akan dibimbing oleh "kepentingan nasionalnya," tetapi menambahkan bahwa "kita tidak dapat menyelesaikan apa pun tanpa pembicaraan" ketika membahas krisis Semenanjung Korea.

Putin, yang akan melakukan perjalanan ke Beijing, mengatakan dia akan membahas pertemuan puncak itu dengan rekan-rekannya dari Tiongkok.

"Tentu saja, saya akan berbicara besok di Beijing dengan kepemimpinan Republik Rakyat China, tetapi kami juga akan secara terbuka dan terus terang membahas pertemuan hari ini dengan para pemimpin Amerika," katanya.

"Tidak ada rahasia di sini, posisi Rusia selalu terbuka, tidak ada konspirasi." Putin mengatakan Kim sendiri meminta agar posisinya disampaikan ke pihak AS.

"Selain itu, Kim Jong-un sendiri meminta kami untuk memberi tahu pihak Amerika tentang posisinya, tentang masalah yang muncul untuknya sehubungan dengan proses yang terjadi di dan sekitar Semenanjung Korea," kata presiden Rusia.

2 dari 3 halaman

Kata Kim Jong-un

Kim Jong-un belum memberikan keterangan pers selepas pertemuannya dengan Vladimir Putin.

Namun, dalam pernyataan di awal pertemuan, Kim mengatakan kunjungannya ke Rusia "sangat menyenangkan"

"Kami mengunjungi Rusia saat ini untuk bertemu langsung dengan Presiden Putin dan bertukar pendapat ... untuk bertukar pandangan bersama tentang Semenanjung Korea dan lanskap politik kawasan ini yang menjadi fokus perhatian dunia," kata Kim.

"Ini juga berfungsi untuk stabilisasi lanskap politik daerah ini dan untuk secara mendalam berbagi pendapat tentang isu-isu yang berkaitan dengan bersama-sama mengelola lanskap politik di masa depan."

"Tujuan lain adalah untuk bertukar pendapat tentang isu-isu seperti menumbuhkan dan mengembangkan hubungan tradisional dua negara kita menjadi satu yang lebih solid dan konstruktif sesuai dengan permintaan abad baru. "

Pada saat yang sama, Putin mengatakan dia dan Kim Jong-un melakukan "pembicaraan empat mata" untuk memulai pertemuan puncak mereka di Vladivostok.

Berbicara di hadapan delegasi Korea Utara dan Rusia, Putin mengatakan kedua pemimpin berbicara tentang "tentang sejarah hubungan antara negara-negara, tentang hari ini dan perspektif pengembangan hubungan bilateral kita.

"Kami membahas tentang situasi di Semenanjung Korea. Kami bertukar pendapat tentang apa dan bagaimana perlu dilakukan, sehingga situasinya akan memiliki perspektif yang bagus untuk perbaikan," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pertemuan Kim-Putin di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Dinilai Gagal pada KTT AS - Korut, Kim Jong-un Copot Tangan Kanannya?
Artikel Selanjutnya
Bertemu Pertama Kali dengan Vladimir Putin, Ini Harapan Kim Jong-un