Liputan6.com, Kuala Lumpur - Keluarga tokoh oposisi negeri jiran, Anwar Ibrahim melayangkan permohonan pada Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Tuanku Al-Haj Abdul Halim Mu'adzam Shah bin Sultan Badlishah.
Permohonan pengampunan disampaikan atas vonis bersalah yang dijatuhkan dalam kasus sodomi. Sebelumnya Mahkamah Agung Malaysia menolak kasasi Anwar Ibrahim dan menguatkan putusan pengadilan di bawahnya yang menjatuhkan vonis 5 tahun atas pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri tersebut.
Sebaliknya, Anwar dan para pendukungnya bersikukuh, kasus tersebut adalah upaya pihak berkuasa untuk menjauhkannya dari politik dan agar ia tak lagi menjadi ancaman bagi koalisi yang sedang memerintah.
Keluarganya menyebut, Anwar adalah tahanan politik yang 'dizalimi'. Mereka mengkhawatirkan kesehatannya dalam penjara.
Sebelumnya, Anwar mengatakan, ia tak akan mengajukan permohonan pengampunan dari raja. Sebab, menurut dia, dengan pengajuan itu berarti ia mengaku bersalah.
Namun, mewakili seluruh keluarganya, sang putri, Nurul Nuha Anwar, mengatakan kasus yang menjerat ayahnya adalah kegagalan penegakan hukum atau miscarriage of justice.
"Pengadilan mungkin telah menjatuhkan vonis bersalah namun ayah kami sejatinya tidak bersalah," kata dia seperti dikutip dari BBC, Rabu (25/2/2015).
Nurul menambahkan, vonis tersebut menunjukkan, keadilan telah gagal ditegakkan.
"Kami sebelumnya telah menaruh kepercayaan pada proses hukum dan yakin, keadilan akan membuktikan berdasarkan fakta-fakta yang ada, tanpa intervensi politik," tambah dia.
Permohonan pengampunan disampaikan pada Yang di-Pertuan Agong -- yang dipilih bergantian dari raja-raja di 9 negara bagian Malaysia.
Sodomi, kasus yang didakwakan pada Anwar, adalah perbuatan ilegal di Malaysia, meski hanya segelintir orang yang dipermasalahkan karenanya. Apalagi sampai dipenjarakan.
Anwar -- yang sebelumnya dijatuhi hukuman 6 tahun atas kasus sodomi pertama yang kemudian dianulir pengadilan -- bersikukuh ia tak bersalah.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis setelah ia dikirim ke penjara pada 10 Februari 2015, Anwar mengatakan, dakwaan yang dijatuhkan padanya adalah 'tipuan belaka yang dibuat-buat' dan "Sebuah konspirasi politik untuk menghentikan karir politik."
Sementara, juru bicara Partai Keadilan Rakyat (PKR) --yang dipimpin Anwar -- mengatakan, pihaknya memaklumi keputusan keluarga untuk mengajukan permohonan pengampunan Raja. Sebab, kata dia, Anwar telah teraniaya akibat perlawanannya yang terus menerus pada elit berkuasa.
"Kami meminta pihak Istana mengakui adanya pelanggaran terang-terangan dalam proses peradilan dan segera turun tangan untuk memperbaiki situasi," kata wakil presiden PKR, Tian Chua. "Tak ada hal lain yang bisa menyelesaikan kegagalan menegakkan keadilan (miscarriage of justice) selain membebaskan Anwar Ibrahim sesegera mungkin." (Ein/Yus)
Keluarga Anwar Ibrahim Minta Pengampunan Raja Malaysia
Keluarganya menyebut, Anwar Ibrahim adalah tahanan politik yang 'dizalimi'. Mereka mengkhawatirkan kesehatannya dalam penjara.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/809176/original/072484000_1423598887-mantan_wakil_pm_malaysia_anwar_ibrahim_reuters.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru5 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485280/original/014174300_1769501374-IMG-20260127-WA0024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369365/original/034444800_1791519895-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-09T112039.867.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342535/original/041645600_1788773436-HOAX__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5078809/original/005995500_1736144544-Screenshot_20250106_121234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4242515/original/082929400_1669636390-029706900_1539604744-A_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409553/original/011733700_1479455222-Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369181/original/017750200_1791488284-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360993/original/085074000_1790672630-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359774/original/006092600_1790574418-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_12.46.28.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320495/original/045979400_1786351956-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349265/original/061584500_1789495163-WhatsApp_Image_2026-09-16_at_00.55.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346927/original/028989300_1789221409-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_20.54.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3542214/original/076976000_1629136045-Ilustrsasi_helikopter_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341709/original/056768900_1788676741-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_13.37.26.jpeg)