Penarikan Mundur Pemukim di Jalur Gaza Kembali Dibahas

Penarikan diri Israel dari Jalur Gaza tinggal dua pekan lagi. Untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya situasi keamanan di wilayah itu, pejabat keamanan Israel dan Palestina melakukan pertemuan koordinasi.

Diterbitkan 02 Agustus 2005, 06:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jalur Gaza: Pelaksanaan rencana penarikan diri Israel dari Jalur Gaza tinggal dua pekan lagi. Untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya situasi keamanan di wilayah itu selama penarikan, pejabat keamanan Israel dan Palestina melakukan pertemuan. Pertemuan tersebut untuk membahas upaya koordinasi penarikan mundur dan digelar, Senin (1/8), di perlintasan Erez, daerah pintu masuk utama bagi warga Gaza yang akan menuju Israel.

Pertemuan itu adalah yang kali pertama menjelang rencana pelaksanaan penarikan diri Israel dari Jalur Gaza. Direncanakan, Israel akan menghancurkan 21 permukiman di jalur Gaza dan empat permukiman kecil di Tepi Barat [baca: Parlemen Menyetujui Israel Mundur dari Gaza].

Sementara itu, Israel harus memindahkan sekitar 9.000 orang pemukim dari kediamannya di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Walaupun sebagian besar dari pemukim menentang rencana Perdana Menteri Ariel Sharon ini, akan tetapi hingga kini belum diketahui jumlah orang yang akan mencoba melawan rencana pemerintah tersebut.(ZIZ/Rka)