Momen Penting Disabilitas di Januari 2026, Tanggal 4 Hari Braille Sedunia

Tanggal 4 dipilih untuk menandai kelahiran Louis Braille, pria penyandang disabilitas netra penemu sistem huruf braille.

Diterbitkan 05 Januari 2026, 15:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di awal 2026 ada peringatan penting terkait disabilitas, yakni Hari Braille Sedunia yang jatuh setiap 4 Januari.

“Hari Braille Sedunia lebih dari sekadar tanggal di kalender, ini adalah pengakuan global atas hak atas informasi, kemerdekaan, dan martabat bagi jutaan individu dengan gangguan penglihatan,” mengutip laman UNESCO, Senin (5/1/2025).

Tanggal 4 dipilih untuk menandai kelahiran Louis Braille. Pria penyandang disabilitas netra yang kehilangan penglihatannya saat masih kecil. Ia mengubah enam titik sederhana menjadi bahasa universal.

Meskipun sistemnya diciptakan pada abad ke-19, tapi kepentingannya di dunia modern secara resmi dikukuhkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2019. Pengakuan ini menggarisbawahi bahwa Braille bukan hanya "alat khusus" tetapi hak asasi manusia yang mendasar.

Bagi penyandang disabilitas netra, Braille adalah kunci yang membuka pintu menuju dunia. Braille merupakan fondasi literasi dan pendidikan, menyediakan cara nyata untuk berinteraksi dengan sastra, sains, dan musik.

Signifikansi Braille meluas ke berbagai lini, termasuk:

Pekerjaan

Braille memungkinkan penyandang disabilitas netra untuk memperoleh kemandirian profesional dan kemampuan untuk menavigasi dokumen di tempat kerja.

Keamanan Publik

Braille menyediakan akses ke informasi penting pada label obat, tombol lift, dan rambu-rambu.

Kesetaraan Sosial

Braille membantu mengurangi besarnya hambatan diskriminasi dengan memastikan informasi bukanlah hak istimewa, tetapi sumber daya bersama.

 

Kenapa Peringatan Hari Braille Penting?

Perayaan Hari Braille Sedunia berfungsi sebagai pengingat penting akan pekerjaan yang masih harus dilakukan. Terlepas dari kemajuan teknologi, banyak individu masih menghadapi hambatan signifikan dalam mengakses pendidikan inklusif dan layanan publik.

Memperingati hari ini mendorong pemerintah dan sektor swasta untuk memprioritaskan format yang mudah diakses, memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang tertinggal dalam kegelapan.

 

Dukung Pengembangan Braille

UNESCO Body & Mind Wellness Club (BMW) tetap mengawal gerakan ini, menjembatani kesenjangan antara visi dan aksesibilitas. Upaya organisasi ini berfokus pada tiga pilar inti yakni:

  • Integrasi Pendidikan: Memastikan Braille menjadi komponen standar di ruang kelas di seluruh dunia.
  • Inovasi Digital: Mendukung pengembangan alat Braille berbasis teknologi yang mengikuti perkembangan dunia modern.
  • Advokasi Kebijakan: Mendorong perubahan legislatif yang melindungi hak-hak penyandang disabilitas netra.

“Bagaimana Anda dapat membantu? Kesadaran dimulai dengan pemahaman. Anda dapat mendukung Hari Braille Sedunia dengan mengadvokasi papan petunjuk yang mudah diakses di komunitas lokal Anda atau mendukung organisasi yang menyediakan materi literasi Braille,” tutup keterangan itu.