Liputan6.com, Jakarta Dinas Rahasia Amerika Serikat (US Secret Service) melalui unit elitnya, Global Investigative Operations Center (GIOC), berhasil membongkar jaringan penipuan kripto lintas negara dengan total aset digital yang disita hampir mencapai USD 400 juta atau setara Rp 6,4 triliun (asumsi kurs Rp 16.192 per dolar AS) selama satu dekade terakhir.
Melansir Coinmarketcap, Minggu (6/7/2025), unit yang selama ini jarang disorot ini menjadi salah satu ujung tombak penegakan hukum di dunia kripto, memburu pelaku kejahatan finansial digital dari balik layar dan di lintas benua.
Salah satu kasus bermula dari interaksi online yang tampak wajar. Seorang korban yang terhubung dengan orang asing yang ramah diarahkan untuk berinvestasi di platform mata uang kripto yang tampak meyakinkan, lengkap dengan grafik performa, antarmuka profesional, dan layanan pelanggan aktif.
Advertisement
Setelah mencicipi keuntungan awal, korban tergoda untuk menginvestasikan lebih banyak bahkan sampai berutang. Namun, semua sirna saat platform mendadak hilang, saldo rekening lenyap.
"Begitulah cara mereka melakukannya. Mereka akan mengirimi Anda foto seorang pria atau wanita yang sangat tampan. Tapi itu mungkin seorang pria tua di Rusia," kata Jamie Lam, analis investigasi di Dinas Rahasia AS, dalam lokakarya dengan aparat penegak hukum di Bermuda bulan lalu.
Menggunakan alat pelacakan sumber terbuka dan kecanggihan digital lainnya, tim GIOC mampu melacak operasi penipuan ini melalui nama domain, dompet kripto, dan berkat gangguan VPN sesaat alamat IP para pelaku.
GIOC Jadi Pemain Utama dalam Perang Melawan Kejahatan Kripto
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
Hingga kini, aset kripto senilai hampir USD 400 juta telah disita dan diamankan dalam dompet digital penyimpanan dingin, menjadikannya salah satu koleksi kripto terbesar yang dikuasai oleh pemerintah.
Salah satu figur sentral dalam inisiatif ini adalah Kali Smith, Kepala Strategi Mata Uang Kripto di Dinas Rahasia AS. Di bawah arahannya, Dinas Rahasia telah melatih aparat penegak hukum dan jaksa di lebih dari 60 negara, terutama di yurisdiksi yang rawan dimanfaatkan akibat lemahnya regulasi atau celah hukum seperti skema residensi palsu.
“Terkadang setelah pelatihan selama seminggu, mereka bisa seperti, Wah, kami bahkan tidak menyadari bahwa ini terjadi di negara kami,” kata Smith dalam sesi pelatihan di Bermuda.
Bermuda, yang terkenal dengan pendekatan regulasi kripto yang maju, menjadi tuan rumah pelatihan terakhir di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan ramah kripto justru dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Gubernur Bermuda, Andrew Murdoch, menyatakan bahwa kemajuan teknologi dan layanan keuangan memang baik untuk pertumbuhan ekonomi, tetapi tetap harus diimbangi dengan pengawasan yang kuat.
“Teknologi dan layanan keuangan sangat fantastis untuk pertumbuhan ekonomi tetapi juga dapat dieksploitasi,” ujarnya.
Advertisement
Penipuan Kripto Meningkat, Korban Terbesar Lansia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
Smith mengingatkan bahwa tidak sedikit korban yang masih salah kaprah dengan keamanan aset digital.
“Mereka pikir mereka dapat menggunakan Bitcoin dan tetap aman. Namun, itu tidak benar,” katanya.
Salah satu contoh nyata terjadi pada seorang remaja di Idaho yang diperas setelah mengirimkan foto intim secara online. Penyelidikan mengungkap aliran transaksi yang rumit, melibatkan ribuan pembayaran senilai total USD 4,1 juta. Alamat dompet yang digunakan terhubung dengan paspor Nigeria, dan tersangka akhirnya ditangkap di Inggris untuk diekstradisi.
Laporan FBI mencatat bahwa kerugian akibat penipuan aset digital di AS mencapai USD 9,3 miliar pada 2024, atau lebih dari separuh total kerugian dunia maya yang mencapai USD 16,6 miliar. Kelompok lansia menjadi korban terbesar, dengan kerugian mendekati USD 2,8 miliar, sebagian besar karena investasi palsu.
Dari Pemerasan Hingga Kekerasan Fisik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
Di beberapa kasus ekstrem, pencurian kripto telah merembet menjadi kekerasan nyata. Di New York, dua orang didakwa menculik dan menyiksa teman lama mereka demi memaksa akses ke dompet digital.
Sementara di Connecticut, enam orang terlibat penculikan orang tua dari seorang remaja peretas yang mencuri Bitcoin senilai USD 245 juta upaya pemerasan tersebut akhirnya gagal.
Dinas Rahasia AS kini rutin bekerja sama dengan perusahaan kripto ternama seperti Coinbase dan Tether untuk melacak aliran dana ilegal. Salah satu kasus besar yang berhasil diungkap adalah penggelapan USD 225 juta USDT dalam penipuan asmara berkedok investasi kripto.
Upaya ini menjadi bagian dari misi lama Dinas Rahasia dalam memberantas kejahatan keuangan misi yang kini diperluas ke dunia digital, dengan Kantor New York dan Bermuda memimpin pelatihan serta pengawasan secara global.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3455966/original/025383900_1622099103-210511_content_spesial_10_Mata_Uang_Kripto_dengan_Valuasi_Terbesar_P.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2626643/original/042780100_1669784618-pas_foto_biru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350265/original/051288500_1678243458-Crypto_6.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/7029/original/065415200_1744906934-1000023100.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2394635/original/054686200_1540780802-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8531079/original/003967800_1782463675-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_15.46.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8522080/original/033966500_1782450355-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_12.03.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)