Fidelity Ajukan ETF Ethereum dengan Fitur Staking, Untung Investor Bisa Tambah

Fidelity mengajukan perubahan ETF Ethereum spot FETH agar dapat melakukan staking dan menghasilkan imbal hasil yang berpotensi dibagikan kepada investor.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 12:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Fidelity mengajukan permohonan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mengizinkan fitur staking di dalam ETF Ethereum spot miliknya. Jika disetujui, perubahan tersebut memungkinkan dana tersebut memperoleh imbalan staking dan membuka peluang agar hasil tersebut dapat diteruskan kepada investor.

Dikutip dari CoinMarketCap, Kamis (13/8/2026), proposal staking ETF Ethereum Fidelity berfokus pada produk Fidelity Ethereum Fund (FETH) dan masih memerlukan persetujuan regulator.

Permohonan tersebut diajukan melalui amendemen dokumen pendaftaran yang disampaikan ke SEC dan tercatat dalam sistem EDGAR. Dalam dokumen itu, Fidelity menjelaskan rencananya untuk menambahkan aktivitas staking ke dalam struktur dana ETF Ethereum miliknya.

Secara umum, exchange-traded fund (ETF) biasanya hanya memberikan eksposur terhadap pergerakan harga aset. Namun, Fidelity ingin menambahkan unsur yang menyerupai pendapatan imbal hasil dengan melakukan staking atas kepemilikan Ethereum yang dimiliki dana tersebut sehingga trust dapat menghasilkan reward dari jaringan Ethereum.

Proposal ini secara khusus terkait dengan FETH, yaitu produk ETF Ethereum spot milik Fidelity, dan bukan berlaku untuk seluruh ETF Ethereum secara umum.

 

Lebih Kompetitif

Staking adalah proses mengunci Ethereum untuk membantu mengamankan jaringan blockchain dan sebagai imbalannya memperoleh reward secara berkala. Bagi sebuah dana investasi, hal ini berarti aset Ethereum yang dimiliki dapat menghasilkan pendapatan, bukan hanya disimpan secara pasif.

Meski demikian, pembagian hasil kepada investor masih bergantung pada persetujuan regulator dan mekanisme final produk yang akan disetujui. Karena itu, aliran imbal hasil tersebut belum dapat dipastikan pada tahap saat ini.

Langkah Fidelity ini dipandang sebagai upaya untuk membuat ETF Ethereum spot lebih kompetitif dibanding produk sejenis di pasar. Pengajuan tersebut juga mengikuti gelombang perubahan dokumen dari sejumlah perusahaan besar yang berupaya menambahkan fitur staking pada produk ETF Ethereum mereka.

Dengan adanya staking, investor ETF Ethereum berpotensi memperoleh manfaat tambahan di luar kenaikan harga ETH, sehingga daya tarik produk bisa meningkat, terutama bagi investor institusi yang mencari eksposur kripto dengan potensi pendapatan tambahan.

 

Kehati-Hatian SEC

Proposal tersebut masih harus mendapatkan persetujuan SEC sebelum dapat memberikan manfaat ke investor. SEC sebelumnya juga menunjukkan sikap hati-hati terhadap fitur staking dengan menunda keputusan atas permohonan staking Ethereum dari Fidelity.

Pengajuan terbaru ini menjadi ujian mengenai sejauh mana regulator Amerika Serikat bersedia mengizinkan penerbit ETF Ethereum memanfaatkan fitur staking, yang sebelumnya tidak disertakan dalam generasi pertama ETF Ethereum spot yang telah disetujui.

Jika SEC akhirnya memberikan lampu hijau kepada Fidelity, keputusan tersebut berpotensi menjadi acuan bagi pengelola ETF Ethereum lainnya untuk menawarkan fitur serupa.

Isu staking sendiri terus menjadi tema penting dalam persaingan industri ETF aset digital. Setelah mencatat rekor volume perdagangan ETF Bitcoin dan Ethereum serta munculnya ekspansi menuju ETF Solana spot, fitur staking kini mulai dipandang sebagai arena persaingan baru di pasar ETF kripto.