Maison Anak Winda Viska Raih Perak di Wushu Championship Malang

Prestasi ini terasa istimewa karena Maison anak Winda Viska baru tiga bulan menekuni wushu. Simak selengkapnya di sini.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Maison, putra Winda Viska, raih perak Wushu Championship Malang.
  • Prestasi ini diraih setelah 3 bulan latihan dan kompetisi nasional pertamanya.
  • Meski cemas, ibu bangga Maison tampil tenang dan maksimal di kejuaraan.

Liputan6.com, Jakarta - Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga bela diri. Maison, putra dari Winda Viska, berhasil meraih medali perak dalam ajang Wushu Championship Malang. Prestasi ini terasa istimewa karena Maison baru tiga bulan menekuni wushu.

Kejuaraan tingkat nasional tersebut diikuti sekitar 340 peserta dari seluruh cabang dan tingkatan. Bagi Maison, ini adalah kompetisi pertama yang pernah diikutinya, dan ia langsung bersaing di panggung nasional.

"Pastinya bangga dan bersyukur sekali," ungkap Winda saat dihubungi, Senin (29/9).

Tampil Tenang di Nomor Undian 1

Di balik medali perak itu, ada cerita menegangkan yang dirasakan sang ibu. Maison mendapat nomor undian 1, sehingga ia menjadi atlet pertama yang tampil di hadapan penonton.

Kondisi tersebut membuat Winda dan para ibu lainnya diliputi rasa haru dan cemas. Namun, penampilan Maison di arena justru berbeda dari bayangan sang ibu.

"Maison waktu itu tampil sebagai atlet nomor undian 1... Maminya sampai sesak, tapi anaknya malah tampil tenang dan jauh lebih baik dari ekspektasi dan latihan," ucapnya.

Medali Hanya Bonus

Sebelum tampil, Maison menjalani latihan rutin tiga kali dalam seminggu sepulang sekolah. Seluruh proses pembinaan dipercayakan keluarga kepada sang pelatih, Laoshi Wandi.

Winda menegaskan bahwa ia tidak memasang target medali untuk anaknya. Menurutnya, Maison masih dalam tahap belajar sehingga yang terpenting adalah tampil maksimal di kompetisi pertamanya.

"Sudah pasti tidak terlalu menargetkan, mengingat Maison juga baru belajar, dan ini pengalaman pertama bagi Maison. Target saya hanya Maison bisa menampilkan yang terbaik dan maksimal. Medali itu hanya bonus. Harapan selanjutnya Maison bisa lebih percaya diri mengembangkan kemampuan wushunya, karena saya yakin Maison bisa," tuturnya.

Dukungan penuh dari orang tua dan latihan yang disiplin menjadi bekal Maison untuk melangkah lebih jauh di dunia wushu. Medali perak ini menjadi awal yang manis bagi atlet cilik tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Above30Club Indonesia Tour Bawa Nostalgia Musik 90-an dan 2000-an ke Lima Kota

Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan