Addie MS Ungkap Fakta di Balik Lagu Sendiri Chrisye, Pakai Format yang Tak Lazim

Hanya saja, ada penyesalan Addie MS saat menggarap lagu Chrisye ini.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Musisi senior Addie MS mengungkap kisah di balik keterlibatannya dalam album Sendiri milik Chrisye, yang menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan kariernya. Kala itu, Addie yang masih berusia muda mendapat kepercayaan langsung dari Chrisye untuk menggarap album sang penyanyi.

Addie MS mengaku tidak menyangka Chrisye tiba-tiba memintanya menggarap album setelah sebelumnya ia hanya mengagumi sang legenda dari jauh. Terlebih lagi, ia menanggap Chrisye sebagai idolanya di dunia musik.

"Sebenarnya buat saya karya fenomenal Chrisye banyak sekali. Saya ngefans sama dia waktu bagian dari Guruh Gipsy. Terus album yang dikerjakan sama Yockie, Erros Djarot, idola saya semua," cerita Addie MS di acara A Day Remember Tribute to Chrisye di kawasan Adityawarman, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).

Addie menceritakan bahwa suatu ketika Chrisye datang ke rumahnya dan mengajak pergi. Pertemuan tersebut berubah menjadi kesempatan besar bagi Addie.

"Di tengah jalan Chrisye bilang sesuatu, 'Die, gue pengin lo bikin album gue.' Ya nggak mungkin lah, lo idola gue. Dia terus meyakinkan. Sampai akhirnya saya iyakan, tapi disclaimer dulu kalau nggak laku gue nggak tanggung. Akhirnya jadilah album Sendiri," tutur Addie.

Addie kemudian berusaha menghadirkan warna musik yang berbeda melalui album tersebut. Salah satu keputusan yang diambilnya adalah membuat aransemen lagu "Sendiri" dengan format yang lebih minimalis, tidak mengikuti formula musik pop yang lazim digunakan pada masa itu.

"Di album itu warnanya beda banget. Ada satu lagu judulnya Sendiri. Saya enggak tahu saat melihat lagu Guruh yang Sendiri itu, dengarnya saja, waktu contoh ya, saya sudah tergetar. Mengingat kecintaan Mas Guruh sama Bapaknya yang berakhir kesendirian, apa maksudnya ke situ ya," sambung Addie.

 

Hadirkan Format yang Tak Lazim

Dalam proses aransemennya, Addie mengandalkan perpaduan vokal Chrisye, piano, dan tambahan English horn. Meski pilihan tersebut dianggap tidak lazim, tetapi Addie tetap mempertahankan konsep yang diyakininya hingga lagu tersebut akhirnya diterima dengan baik.

"Begitu bikin aransemen, saat itu kan kalau bikin lagu pop formatnya bass, drum, piano. Nggak tahu kenapa lagu 'Sendiri' saya maunya Chrisye dan piano. Terus saya masukkan English horn. Sampai begitu jadi, sama kakak Bu Acin, bilang kok belum selesai. Karena pada waktu itu format yang begitu enggak lazim. Padahal memang aku inginnya begitu. Pas keluar, siapa sangka bisa diterima dengan baik," jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Nyatanya, keberhasilan album itu ternyata tidak sepenuhnya membuat Addie merasa puas. Di balik kesuksesan Sendiri, ia menyimpan satu hal yang terus mengganjal karena pada masa itu dirinya masih lebih fokus pada musik dan aransemen ketimbang persoalan tata suara. "Saat itu saya belum berpikiran sebagai sound engineer, fokus saya cuma musik, aransemen. Kalau sound saat itu masih ada senioritas. Jadi Sendiri itu masa di mana saya belum into sound. Begitu beredar saya dengar ada sesuatu yang ganjal," aku Addie.

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan