Liputan6.com, Jakarta - Chainlink (LINK) diperdagangkan di kisaran US$ 8,78 atau kurang lebih Rp 156.872 (estimasi kurs Rp 17.867 per dolar AS) pada Rabu kemarin. Harga tersebut masih sekitar 67% di bawah puncak 12 bulan sebesar US$ 26,75 yang Rp 477.942 tercatat pada Agustus 2025.
Meski demikian, LINK telah bangkit hampir 10% dalam 30 hari terakhir dan tetap menjadi salah satu aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, yakni sekitar US$ 6,57 miliar.
Pertanyaannya, apakah harga saat ini merupakan peluang beli, atau pasar memang sudah memberikan valuasi yang tepat setelah penurunan tajam selama setahun terakhir?
Advertisement
Dikutip dari CoinMarketCap, Kamis (13/8/2026), secara teknikal, LINK berada di tengah kisaran pergerakan yang terbentuk sejak awal musim panas. Area bawah berada di US$ 7,19, yang menjadi titik terendah 12 bulan pada Juli 2026 dan sejauh ini belum kembali ditembus.
Sementara itu, hambatan utama berada di US$ 10,01, yang bertepatan dengan rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 200 hari.
Adapun EMA 50 hari berada di US$ 8,25, sedikit di bawah harga saat ini. LINK berhasil kembali bergerak di atas level tersebut sejak pemulihan pada Juli, sehingga rata-rata jangka pendek mulai mengarah naik, walaupun tren jangka panjang masih cenderung menurun.
Â
Tiga Level Penting untuk Menentukan Arah LINK
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322011/original/064657000_1786514057-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_53_39_PM.jpg)
Ada tiga level utama yang saat ini menjadi perhatian pelaku pasar:
- US$ 7,19 → batas bawah sekaligus area dukungan utama.
- US$ 8,25 → penanda pemulihan jangka pendek.
- US$ 10,01 → resistensi kuat yang membatasi kenaikan sejak musim semi.
Selama 12 bulan terakhir, Chainlink masih mencatat penurunan sekitar 58,4% dibandingkan harga penutupan pada Agustus 2025. Namun dalam 90 hari terakhir, penurunannya menyempit menjadi sekitar 14%, sedangkan dalam 30 hari terakhir justru berubah positif hampir 10%.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan turun mulai melambat, tetapi belum cukup kuat untuk disebut sebagai pembalikan tren.
Dalam analisis teknikal, tren turun biasanya dianggap patah jika harga tidak lagi membentuk titik puncak yang lebih rendah dan berhasil kembali menembus rata-rata jangka panjang.
Chainlink baru memenuhi syarat pertama. Level US$ 7,19 mampu bertahan dan setiap koreksi berikutnya berakhir lebih tinggi. Namun syarat kedua belum terpenuhi karena harga masih berada di bawah EMA 200 hari pada US$ 10,01.
Karena itu, pergerakan saat ini lebih tepat disebut pemulihan di dalam tren turun, bukan tren naik baru.
Â
Advertisement
RSI Netral, Volume Mulai Menguat
Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di 51,4, sangat dekat dengan area netral 50.
Artinya, LINK tidak berada dalam kondisi jenuh jual (oversold) maupun jenuh beli (overbought). Dengan kata lain, indikator momentum menilai harga saat ini cukup wajar, bukan diskon besar maupun terlalu mahal.
Dari sisi volume perdagangan, Chainlink mencatat transaksi sekitar US$ 418 juta dalam 24 jam terakhir, hampir dua kali lipat dari rata-rata 30 harinya yang sekitar US$ 210 juta. Kenaikan volume bersamaan dengan kenaikan harga biasanya dianggap sebagai tanda permintaan yang lebih nyata.
Namun jika dibandingkan dengan rata-rata setahun terakhir yang mencapai US$ 672 juta per hari, aktivitas pasar masih jauh lebih rendah daripada saat harga mendekati puncaknya pada 2025.
Kesimpulannya, data saat ini menunjukkan minat beli mulai muncul setelah titik terendah Juli, tetapi belum cukup kuat untuk memastikan perubahan tren besar.
Selama LINK bertahan di atas US$ 8,25, peluang pemulihan jangka pendek masih terbuka. Sebaliknya, penembusan di atas US$ 10,01 akan menjadi sinyal yang jauh lebih penting karena dapat menandakan bahwa struktur tren turun mulai berubah menjadi lebih positif.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322150/original/091705800_1786518970-HOAX__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499207/original/032366000_1770779753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-11T101208.314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318241/original/065365800_1755440586-Gemini_Generated_Image_y280ezy280ezy280.jpg)
