Liputan6.com, Jakarta - Trump Media & Technology Group (TMTG), perusahaan media milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump, melaporkan kerugian bersih lebih dari US$ 238 juta atau sekitar Rp 4,24 triliun pada kuartal II tahun fiskal 2026.
Mengutip laporan perusahaan yang dikutip CNBC, Selasa (11/8/2026), pendapatan TMTG selama periode tersebut hanya mencapai US$ 1,7 juta atau sekitar Rp 30,2 miliar.
Kerugian itu melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat rugi hampir US$ 20 juta. Perusahaan menyebut sebagian besar tekanan berasal dari penurunan nilai aset nonkas, termasuk lebih dari US$ 190 juta kerugian dari aset digital, aset digital yang dijaminkan, dan sekuritas ekuitas.
Advertisement
Mayoritas pendapatan kuartalan TMTG berasal dari layanan iklan di Truth Social, platform media sosial utama perusahaan yang digunakan oleh Donald Trump. Meski nilainya masih kecil, pendapatan tersebut meningkat 89 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya.
Namun, laporan The New York Times menyebut lalu lintas pengguna Truth Social justru turun tajam pada musim panas ini. Trafik platform tersebut sebelumnya memang sudah jauh tertinggal dibandingkan platform sejenis seperti X milik Elon Musk.
Selain kerugian besar dari aset digital, beban operasional perusahaan juga meningkat signifikan.
Volatilitas Kripto Tekan Beban Operasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762235/original/073818300_1709618185-fotor-ai-20240305125544.jpg)
TMTG mencatat beban operasional lebih dari US$ 165 juta, meningkat sekitar 275 persen secara tahunan.
Chief Financial Officer TMTG, Phillip Juhan, mengatakan lonjakan biaya tersebut sangat dipengaruhi fluktuasi harga aset digital.
“Beban operasional kami sebagian besar dipengaruhi oleh volatilitas harga aset digital,” kata Juhan dalam konferensi paparan kinerja perdana perusahaan.
Dalam laporan yang sama, TMTG juga mengungkap detail baru mengenai Truth API, layanan kontroversial yang menawarkan akses lebih cepat terhadap unggahan Donald Trump di Truth Social.
Perusahaan menyebut telah menandatangani lebih dari 10 perjanjian pelanggan hingga saat ini. TMTG menjelaskan bahwa mayoritas klien layanan tersebut merupakan perusahaan perdagangan frekuensi tinggi (high-frequency trading firms).
Klien tersebut disebut membayar biaya langganan antara US$ 60.000 hingga US$ 100.000 per bulan untuk mendapatkan akses cepat terhadap postingan Trump.
Kehadiran Truth API memicu sorotan karena akses yang lebih cepat terhadap unggahan Presiden AS berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku pasar keuangan untuk mengambil keputusan perdagangan dalam hitungan detik.
Advertisement
Trump Media Kurangi Fokus Bisnis Kripto
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762236/original/071720400_1709618206-fotor-ai-2024030512563.jpg)
Trump Media & Technology Group didirikan setelah Donald Trump sempat diblokir dari sejumlah platform media sosial menyusul kerusuhan Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021.
Perusahaan kemudian melantai di Nasdaq melalui merger dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus (special purpose acquisition company / SPAC) dan mulai diperdagangkan pada 2024 dengan kode saham DJT, yang sesuai dengan inisial Donald J. Trump.
Awalnya, Truth Social menjadi produk utama perusahaan. Namun TMTG kemudian berekspansi ke berbagai sektor lain, termasuk kripto, layanan keuangan, dan energi fusi.
CEO sementara TMTG, Kevin McGurn, mengatakan perusahaan kini mulai menarik diri dari dua perjanjian yang sebelumnya dibuat dengan Crypto.com.
Langkah itu dilakukan karena perusahaan ingin lebih fokus pada bisnis media dan rencana merger dengan TAE, perusahaan teknologi energi fusi.
“Kombinasi dengan TAE adalah pendorong paling penting bagi nilai jangka panjang perusahaan ini,” ujar McGurn dalam paparan kinerja kuartalan.
Hingga saat ini belum ada pembangkit listrik komersial yang memproduksi listrik menggunakan teknologi fusi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4697744/original/075382200_1703490520-20231225-Taman-Margasatwa-Ragunan-Herman-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320548/original/068244200_1786355298-cek_fakta_-_bansos_hut_ri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762233/original/084887400_1709618123-fotor-ai-2024030510810.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4949152/original/060298800_1726838740-Depositphotos_507983726_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)