Liputan6.com, Jakarta - Membuka galeri ponsel atau album keluarga untuk melihat foto lama sebelum tidur adalah kebiasaan yang dilakukan banyak orang. Bagi sebagian orang, momen ini terasa menenangkan sekaligus menghangatkan hati.
Orang yang suka melihat foto lama sebelum tidur umumnya memiliki kecenderungan nostalgia yang tinggi. Riset psikologi mengaitkan sifat ini dengan empati, kebutuhan akan kedekatan sosial, dan rasa hidup yang bermakna, tetapi juga dengan kecenderungan emosi negatif. Kebiasaan ini bukan penentu kepribadian tunggal.
Perlu dicatat, belum ada penelitian yang secara khusus meneliti kebiasaan melihat foto lama sebelum tidur. Uraian berikut berangkat dari riset tentang kecenderungan nostalgia secara umum, yaitu sifat yang paling dekat dengan kebiasaan ini.
Advertisement
Apa Itu Kecenderungan Nostalgia?
Nostalgia didefinisikan sebagai kerinduan sentimental terhadap masa lalu. Dalam psikologi, seberapa mudah seseorang merasakannya disebut kecenderungan nostalgia (nostalgia proneness), yakni versi nostalgia sebagai sifat kepribadian. Peneliti dari University of Southampton menilai sifat ini relatif stabil, bukan sekadar suasana hati sesaat.
Pemicunya bisa apa saja, mulai dari lagu, aroma masakan, hingga selembar foto. Sebuah ulasan sains menyebut nostalgia mengaktifkan sistem memori dan sistem penghargaan otak sekaligus. Kekuatan hubungan kedua area itu berkaitan dengan seberapa sering seseorang merasa nostalgik dalam keseharian.
Advertisement
Ciri Kepribadian yang Kerap Dikaitkan
Salah satu temuan yang paling konsisten adalah sisi sosial. Orang dengan kecenderungan nostalgia tinggi cenderung menghargai kebersamaan dan penerimaan sosial. Studi di Journal of Personality yang melibatkan 1.923 partisipan berusia 8 hingga 90 tahun menemukan bahwa kecenderungan nostalgia berhubungan dengan empati afektif yang lebih tinggi. Hubungan itu dijembatani oleh rasa aman dalam relasi (attachment security).
Namun gambarnya tidak sepenuhnya manis. Sejumlah penelitian menemukan kecenderungan nostalgia berkaitan dengan neurotisisme, yaitu kecenderungan mengalami emosi negatif seperti cemas dan mudah khawatir. Studi lain menemukan bahwa kebutuhan untuk diterima dan terhubung dengan orang lain memprediksi kecenderungan nostalgia, bahkan setelah neurotisisme diperhitungkan. Artinya, memandangi foto lama bisa jadi cara seseorang mencari kehangatan sosial.
Peneliti juga menekankan bahwa nostalgia adalah emosi campuran. Dalam studi rentang usia terhadap 108 orang dewasa, sekitar 72 persen episode nostalgia disertai peningkatan perasaan positif, sementara sekitar 51 persen juga disertai peningkatan perasaan negatif. Rasa manis dan getir sering hadir bersamaan.
Mengapa Foto Lama Terasa Menenangkan Sebelum Tidur?
Menurut Constantine Sedikides dan Tim Wildschut, peneliti nostalgia dari University of Southampton, nostalgia membantu orang menemukan makna hidup. Jalurnya terutama lewat peningkatan rasa terhubung dengan orang lain, lalu lewat penguatan kesinambungan diri, yakni rasa bahwa masa lalu dan masa kini adalah satu cerita yang utuh.
Eksperimen mereka juga menunjukkan bahwa kesinambungan diri yang lahir dari nostalgia berkaitan dengan vitalitas, yaitu perasaan segar dan bertenaga. Bagi orang yang menutup hari dengan melihat foto keluarga atau sahabat, efek ini mungkin menjelaskan mengapa momen tersebut terasa menghangatkan.
Pendekatan serupa dipakai dalam dunia klinis. Terapi musik nostalgik yang memadukan lagu-lagu akrab dengan pemicu kenangan pribadi seperti foto dilaporkan memperbaiki kualitas tidur pada pasien Alzheimer ringan hingga sedang. Meski begitu, temuan ini berasal dari kelompok pasien tertentu dan belum tentu berlaku untuk semua orang.
Advertisement
Kapan Kebiasaan Ini Perlu Diwaspadai?
Nostalgia umumnya membawa emosi positif, makna hidup, dan rasa terhubung. Namun Healthline mencatat bahwa pada orang yang punya kebiasaan terus mengkhawatirkan sesuatu atau sulit lepas dari pikiran gelap, nostalgia bisa berdampak sebaliknya. Jika kenangan justru memperdalam kesedihan, menurunkan motivasi, dan menyulitkan seseorang menjalani masa kini, sebaiknya kebiasaan ini dievaluasi.
Faktor lain adalah medianya. Jika foto dilihat lewat ponsel, cahaya layar dan konten yang menstimulasi bisa mengganggu tidur. Sleep Foundation menyebut cahaya biru dapat menekan melatonin, dan mengurangi penggunaan layar dalam satu jam sebelum tidur dianjurkan.
Meski demikian, buktinya belum bulat. Panel pakar National Sleep Foundation pada 2024 belum mencapai kesepakatan tentang apakah cahaya layar sebelum tidur mengganggu kesehatan tidur orang dewasa. Karena itu, durasi dan jenis aktivitas di layar tetap perlu diperhatikan.
Tips Menikmati Foto Lama Tanpa Mengganggu Tidur
- Batasi durasi, misalnya 10 hingga 15 menit, lalu akhiri dengan kegiatan yang menenangkan.
- Gunakan album fisik jika ada, atau aktifkan mode malam dan turunkan kecerahan layar.
- Hentikan jika kenangan memicu kesedihan atau penyesalan berulang, lalu alihkan ke aktivitas ringan seperti membaca.
- Matikan perangkat setidaknya satu jam sebelum tidur, sebagaimana dianjurkan Sutter Health.
Jika perasaan sedih atau cemas terkait masa lalu terasa mengganggu aktivitas sehari-hari, pertimbangkan berbicara dengan psikolog atau tenaga kesehatan jiwa. Informasi dalam artikel ini bukan pengganti konsultasi profesional.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Foto Lama dan Tidur
1. Apakah melihat foto lama sebelum tidur itu normal?
Normal. Nostalgia dialami banyak orang lintas usia dan budaya, dan biasanya membawa perasaan hangat. Kebiasaan ini perlu dicermati jika membuat sedih berkepanjangan atau mengganggu tidur.
2. Apa arti orang yang sering bernostalgia?
Ia memiliki kecenderungan nostalgia yang tinggi, sifat yang relatif stabil. Riset mengaitkannya dengan empati, kebutuhan akan kedekatan sosial, dan kecenderungan emosi negatif yang lebih tinggi.
3. Apakah nostalgia baik untuk kesehatan mental?
Umumnya membantu karena dapat meningkatkan emosi positif, rasa terhubung, dan makna hidup. Namun pada orang yang mudah cemas atau terus memikirkan hal buruk, nostalgia bisa memperdalam kesedihan.
4. Apakah orang yang suka bernostalgia sulit melupakan masa lalu?
Belum tentu. Riset hanya menunjukkan keterkaitan dengan neurotisisme dan kebutuhan akan afiliasi, bukan ketidakmampuan melepaskan masa lalu. Nostalgia juga terbukti memberi banyak manfaat psikologis.
5. Apakah melihat layar ponsel sebelum tidur buruk untuk tidur?
Bisa, terutama karena cahaya biru dapat menekan melatonin dan konten yang menstimulasi menyulitkan rileks. Namun panel ahli National Sleep Foundation belum sepakat soal dampak cahaya layar pada orang dewasa.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360761/original/003778800_1790664222-Your_paragraph_text__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309917/original/099505800_1785297828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-29T105932.156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4686810/original/057930900_1702575320-Ilustrasi_main_HP_sambil_tiduran__kangen__LDR__membaca_pesan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5233648/original/042238800_1748320863-pexels-kindelmedia-7651838.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4935775/original/018605200_1725380179-pexels-cottonbro-6532342.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260087/original/069727100_1750514176-Introvert.jpg)