Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda menerima panggilan atau pesan dari nomor berawalan +98 dan bertanya-tanya, +98 negara mana? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama di era komunikasi global yang semakin terhubung melalui berbagai platform seperti WhatsApp dan aplikasi pesan instan lainnya.
Kode panggilan negara +98 adalah milik Iran, atau secara resmi dikenal sebagai Republik Islam Iran. Kode ini ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, yang menjadi acuan sistem penomoran telepon internasional di seluruh dunia. Jadi, jika Anda mencari jawaban atas pertanyaan +98 negara mana, jawabannya adalah Iran.
Iran merupakan sebuah negara di Asia Barat yang terletak di kawasan Timur Tengah, berbagi perbatasan darat dengan Irak, Turki, Armenia, Azerbaijan, Turkmenistan, Afghanistan, dan Pakistan, serta dekat dengan Teluk Persia dan Laut Kaspia. Nomor telepon negara ini diatur oleh Kementerian Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran.
Advertisement
Apa Itu Kode Negara +98 dan Mengapa Penting?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711949/original/094740500_1782793249-Kode_Negara__98__Iran_.jpeg)
Sebelum membahas lebih jauh tentang Iran, penting untuk memahami konsep kode negara secara umum. Kode negara merupakan prefiks dua atau tiga digit yang distandarisasi secara internasional dan ditetapkan untuk setiap negara oleh International Telecommunication Union (ITU), yang berfungsi memungkinkan jaringan telekomunikasi global mengarahkan panggilan dan pesan secara akurat.
Mengacu pada dokumen resmi ITU yang dipublikasikan April 2025, Communications Regulatory Authority (CRA) di Teheran mengumumkan pembaruan National Numbering Plan Republik Islam Iran yang menetapkan kode negara +98, awalan internasional "00", dan awalan nasional "0" yang wajib ditekan sebelum semua nomor telepon kecuali nomor pendek.
Kode +98 yang terdiri dari dua digit menempatkan Iran dalam Zona ITU 9, yang merupakan zona untuk kawasan Asia dalam rencana penomoran global E.164. Zona 9 juga mencakup negara-negara lain di Asia Selatan dan Timur Tengah dengan kode negara masing-masing, seperti +90 untuk Turki, +91 untuk India, dan +92 untuk Pakistan.
Kode negara +98 sangat penting untuk membangun panggilan internasional ke Iran, memastikan panggilan diarahkan secara akurat melalui jaringan telekomunikasi global, serta memfasilitasi operasi bisnis global dengan menghubungkan perusahaan dengan mitra mereka di Iran.
Advertisement
Profil Singkat Iran sebagai Pemilik Kode +98
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2771675/original/012393800_1554627541-Bendera_Iran__Atta_Kenare_AFP_PHOTO_.jpg)
Untuk memahami konteks di balik kode +98, berikut adalah profil singkat negara Iran yang perlu diketahui:
- Nama Resmi: Iran, yang dikenal sebagai Persia hingga tahun 1935, menjadi sebuah Republik Islam pada tahun 1979 setelah monarki yang berkuasa digulingkan.
- Ibu Kota: Ibu kota Iran adalah Teheran, yang merupakan kota terbesar sekaligus pusat politik, budaya, dan ekonomi utama.
- Populasi: Iran memiliki populasi sekitar 90,6 juta jiwa dan luas wilayah mencapai 1.745.150 km².
- Bahasa Resmi: Bahasa resmi Iran adalah Persia (Farsi). Sebagian besar negara di Timur Tengah berbahasa Arab, namun Iran tidak berbahasa Arab melainkan Persia.
- Mata Uang: Mata uang yang digunakan di Iran adalah Rial Iran (IRR).
- Kode ISO: Kode ISO 2 huruf Iran adalah IR, kode 3 huruf adalah IRN, dan kode numerik adalah 364.
- Domain Internet: Kode domain internet resmi (ccTLD) untuk Iran adalah .ir.
- Kalender: Iran menggunakan kalendernya sendiri yang merupakan kalender matahari, di mana hari pertama tahun baru adalah hari pertama musim semi dan disebut Nowrouz.
Dilansir dari Talk360, Persia adalah nama lama Iran, dan pada tahun 1935, Reza Shah, raja Iran, mengubah nama negara dari Persia menjadi Iran. Informasi ini membantu memahami mengapa Iran sering disebut juga sebagai Persia dalam konteks historis.
Baca juga: Iran dan Irak Apa Bedanya? Perbedaan Mendasar Dua Negara Timur Tengah
Format dan Struktur Nomor Telepon Iran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1688613/original/019508300_1503482275-ilustrasi_nomor_telepon.jpg)
Memahami format nomor telepon Iran sangat berguna bagi siapa saja yang ingin melakukan panggilan internasional ke negara dengan kode +98 ini. Dilansir dari Wikipedia, berikut adalah struktur penomoran telepon di Iran:
- Panjang Nomor: Semua nomor telepon Iran memiliki panjang 11 digit termasuk awalan trunk internal, dengan dua digit pertama merupakan kode area.
- Format Telepon Rumah: Format nomor telepon rumah adalah (0AC) XXXX XXXX untuk panggilan dalam Iran, dan +98 AC XXXX XXXX untuk panggilan dari luar Iran.
- Format Ponsel: Format ponsel menggunakan pola 09XX XXX XXXX, dan untuk MVNO menggunakan 099XX XXX XXX.
- Awalan Trunk: Sistem panggilan di Iran bersifat tertutup, dan "0" adalah awalan trunk internal. Angka nol ini harus dihilangkan saat menelepon dari luar negeri.
- Nomor Minimum dan Maksimum: Kode tujuan nasional terdiri dari 2 digit, dengan panjang minimum nomor 5 digit dan maksimum 10 digit (tidak termasuk kode negara).
- Contoh Nomor: Sebagai contoh, nomor telepon di Teheran akan terlihat seperti +98 21 12345678, di mana +98 adalah kode negara, 21 adalah kode area Teheran, dan 12345678 adalah nomor pelanggan.
Sebagaimana dikutip dari countrycode.io, kode +98 berlaku untuk semua nomor telepon rumah dan ponsel di seluruh negara, dan saat menelepon dari luar negeri, angka nol di depan nomor lokal harus dihilangkan setelah menekan +98.
Baca juga: Waspada Kode Telepon Penipuan, Hati-hati Banyak Modus Baru
Daftar Kode Area Utama di Iran
Iran membagi wilayahnya ke dalam beberapa area penomoran. Berikut adalah daftar kode area telepon untuk kota dan provinsi utama di Iran:
| Kode Area | Provinsi/Kota |
|---|---|
| 21 | Teheran |
| 11 | Mazandaran |
| 13 | Gilan |
| 31 | Isfahan |
| 41 | Azerbaijan Timur |
| 44 | Azerbaijan Barat |
| 51 | Khorasan Razavi (Masyhad) |
| 71 | Fars (Shiraz) |
| 61 | Khuzestan |
| 34 | Kerman |
Untuk menelepon nomor di Iran dari luar negeri, misalnya di Teheran, Anda perlu menekan +98 (kode negara Iran) + 21 (kode area untuk Teheran) + sisa nomor (5-7 digit).
Advertisement
Cara Menelepon ke Iran dari Indonesia Menggunakan Kode +98
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711950/original/019515900_1782793250-Menelepon_Iran_dari_Indonesia_Menggunakan_Kode__98__AI_Generated_.jpeg)
Setelah mengetahui bahwa +98 adalah kode negara Iran, langkah selanjutnya adalah memahami cara menelepon ke Iran dari Indonesia. Berdasarkan panduan dari howtocallabroad.com, format 01198 dan +98 digunakan secara bergantian untuk menelepon nomor telepon Iran dari ponsel. Berikut langkah-langkah yang perlu diikuti:
- Tekan Kode Akses Internasional: Mulailah dengan menekan kode akses internasional negara Anda — dari AS atau Kanada kodenya 011, dari sebagian besar Eropa kodenya 00 — yang memberi tahu jaringan Anda bahwa Anda melakukan panggilan internasional. Dari Indonesia, Anda bisa menggunakan 001, 007, atau langsung tanda + di ponsel.
- Masukkan Kode Negara +98: Masukkan kode negara Iran 98 segera setelah kode akses atau tanda plus, karena kode ini unik untuk Iran dan harus disertakan untuk mengarahkan panggilan ke negara yang tepat.
- Tambahkan Kode Area: Tambahkan kode area dua atau tiga digit dari orang yang Anda telepon, dan pastikan kode area Iran tidak dimulai dengan nol saat ditekan secara internasional.
- Masukkan Nomor Lokal: Akhiri dengan nomor lokal tujuh atau delapan digit, hilangkan spasi, tanda hubung, atau tanda kurung.
- Tekan Tombol Panggil: Setelah seluruh format dimasukkan, tekan tombol panggil dan tunggu sampai tersambung.
Nomor ponsel di Iran dimulai dengan angka 9, sehingga untuk menelepon nomor ponsel Iran dari luar negeri, Anda harus menekan +98 9 xxx (diikuti sisa nomor). Misalnya, jika nomor ponsel lokal Iran adalah 0912-345-6789, maka dari Indonesia Anda menekan +98 912 345 6789.
Baca juga: Cara Melacak Nomor HP Lewat Internet dengan Cepat dan Mudah
Operator Seluler Utama di Iran dan Jaringan Telekomunikasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8670785/original/064567400_1782708355-nordwood-themes-q8U1YgBaRQk-unsplash__1_.jpg)
Sektor telekomunikasi Iran telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Iran termasuk dalam lima negara pertama yang memiliki tingkat pertumbuhan lebih dari 20 persen dan level tertinggi dalam pengembangan telekomunikasi, serta pernah menerima sertifikat khusus UNESCO atas penyediaan layanan telekomunikasi di wilayah pedesaan.
Irancell, Hamrah Aval, dan RighTel adalah tiga operator telepon utama di Iran. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai masing-masing operator:
- Hamrah-e Avval (MCI): Mobile Communications of Iran (MCI), juga dikenal dengan nama merek Hamrah-e Avval ("The First Companion"), adalah operator jaringan seluler pertama dan terbesar di Iran. MCI memiliki 60,79 juta pengguna aktif dari total populasi 83 juta penduduk Iran.
- MTN Irancell: Irancell merupakan operator terbesar kedua di Iran. Irancell memiliki dua pemegang saham utama, yakni 51 persen dimiliki Iran Electronic Development Company (IEDC) dan 49 persen oleh MTN International (Mauritius) Limited.
- RighTel: RighTel adalah operator telekomunikasi terbesar ketiga di pasar Iran, didirikan pada 2011 dan dimiliki oleh Organisasi Jaminan Sosial Iran.
Dilansir dari Wikipedia, jumlah saluran telepon tetap di Iran lebih dari 24 juta dengan faktor penetrasi 33,66 persen, dan pada 2012 terdapat 43 juta pengguna internet di Iran yang menjadikan negara ini pertama di Timur Tengah dalam hal jumlah, sementara pada 2020 sebanyak 70 juta warga Iran menggunakan internet seluler kecepatan tinggi.
Jaringan seluler yang ada menyediakan cakupan data seluler 4G dan 5G di semua kota kecil maupun besar di seluruh negeri, dan di sebagian besar jalan utama antar kota tersedia akses layanan panggilan dan data.
Baca juga: Cara Melacak Nomor WA yang Tidak Dikenal
Infrastruktur Konektivitas Internasional Iran
Dari sisi infrastruktur, sistem internasional Iran dengan kode negara 98 memiliki titik pendaratan untuk kabel serat optik bawah laut Kuwait-Iran, GBICS & MENA, FALCON, dan sistem kabel OMRAN/3PEG yang menghubungkan Timur Tengah, Afrika, dan India, serta jalur serat optik Trans-Asia-Europe (TAE) yang membentang dari Azerbaijan melalui bagian utara Iran ke Turkmenistan.
Iran menjadi negara kedua di Timur Tengah yang terhubung ke internet pada tahun 1993, dan sejak saat itu pemerintah terus melakukan upaya signifikan untuk meningkatkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi nasional. Telecommunication Company of Iran (TCI), yang merupakan operator telepon tetap utama di Iran, didirikan pada 1971 dengan struktur organisasi baru sebagai administrasi utama untuk seluruh urusan telekomunikasi.
Advertisement
Tips Keamanan Saat Menerima Panggilan dari Nomor +98
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711951/original/042458100_1782793250-Panggilan_Mencurigakan_dari_Nomor_Kode_Telepon__98__AI_Generated_.jpeg)
Di tengah maraknya penipuan melalui pesan dan panggilan WhatsApp dari nomor asing, kewaspadaan menjadi hal yang sangat penting. Meskipun terhubung secara global sangat bermanfaat, selalu berhati-hatilah terhadap panggilan yang tidak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika terlihat berasal dari awalan +98, dan verifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon.
Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk melindungi diri dari potensi penipuan melalui nomor internasional:
- Jangan Angkat Panggilan dari Nomor Asing yang Tidak Dikenal: Jika Anda tidak memiliki kontak yang dikenali dari Iran, sebaiknya abaikan panggilan tersebut.
- Jangan Menelepon Balik Nomor yang Tidak Dikenal: Panggilan balik ke nomor internasional bisa dikenakan biaya tinggi dan berpotensi menjadi jebakan premium rate scam.
- Gunakan Aplikasi Identifikasi Penelepon: Manfaatkan aplikasi seperti Truecaller atau GetContact untuk mengidentifikasi nomor asing yang menghubungi Anda.
- Blokir Nomor Mencurigakan: Jika panggilan dari +98 terus datang tanpa alasan jelas, segera blokir nomor tersebut melalui pengaturan ponsel Anda.
- Aktifkan Verifikasi Dua Langkah: Terutama pada aplikasi WhatsApp untuk mencegah pembajakan akun.
- Laporkan ke Pihak Berwenang: Jika Anda merasa menjadi target penipuan, laporkan kejadian tersebut ke operator seluler atau pihak kepolisian.
Sebagaimana dikutip dari rozper.com, sistem panggilan Iran harus mengikuti regulasi telekomunikasi internasional untuk memastikan integrasi dan standar global, ITU mengatur alokasi kode negara +98 untuk menstandarisasi penggunaan dan menghindari konflik, regulasi memungkinkan pengguna mempertahankan nomor mereka saat berpindah penyedia layanan, dan kepatuhan terhadap hukum perlindungan data diperlukan untuk mengamankan informasi panggilan dan privasi pengguna.
Perlu diingat bahwa tidak semua panggilan dari nomor +98 bersifat penipuan. Banyak panggilan tersebut bersifat sah, terutama dari rekan bisnis, kerabat, atau instansi resmi di Iran. Kuncinya adalah selalu memverifikasi identitas penelepon terlebih dahulu sebelum memberikan informasi apapun.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode Negara +98
Apa arti kode +98 dan milik negara mana?
Kode negara untuk Iran adalah +98. Kode ini merupakan identitas unik Iran dalam sistem telekomunikasi internasional yang ditetapkan oleh ITU. Setiap kali Anda melihat nomor telepon diawali +98, itu berarti nomor tersebut terdaftar di Iran, baik itu nomor telepon rumah maupun ponsel.
Bagaimana cara menelepon ke Iran dari Indonesia?
Untuk menelepon ke Iran dari Indonesia, tekan kode akses internasional (misalnya 001 atau tanda + di ponsel), lalu masukkan kode negara +98, diikuti kode area tujuan tanpa angka nol di depan, dan terakhir nomor telepon lokal. Misalnya, untuk menelepon ke Teheran: +98 21 XXXX XXXX.
Apakah panggilan dari nomor +98 selalu penipuan?
Tidak. Panggilan dari nomor +98 bisa berasal dari siapa saja di Iran, termasuk rekan bisnis, keluarga, atau instansi resmi. Namun, tetap berhati-hati terhadap panggilan tak dikenal dari nomor internasional asing. Jika Anda tidak memiliki koneksi dengan Iran, sebaiknya abaikan panggilan tersebut dan gunakan aplikasi pelacak nomor untuk memverifikasi identitas penelepon.
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885020/original/ACg8ocLa9Ob85MO_GcJJi5MgrBCAZ8vZv6gQJe_IX_x85rX_UWerkg%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672337/original/005515500_1782711799-6fkWhmeu5fDaPP3rxrmfbiwV1hSLdLU6d85MWsua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864017/original/044019100_1738389296-1596670441577.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672308/original/047108900_1782711762-88uUPxvgsCM3ND3PzsA6puvBL6VerSq7Ngsw1PLM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710583/original/056837400_1782790844-tatiana-mokhova-C3wwqfFRBck-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672366/original/067405300_1782711829-FpX9htAcESkM0xCDkqZbn2iogc0S3isITI6PnBVi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672375/original/068112800_1782711840-pRLDDOnNvw1DlWTdSXDsukLtwTN2xWoDKMjSyMcF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672421/original/059510500_1782711951-7Zv8bgwKuogbI0eOLRV67qqQYJ5nuk7pSgt0HPZs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672219/original/014476800_1782711656-m95ybSVEMYtwYBddBHUk1oUtBHAL3QewJpbwdKf0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672502/original/094935300_1782712057-OAXjY6Eop2P0AJIfHr5hN8YSQ0hfLth5C7GzBZRm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672409/original/059533900_1782711901-KgIEIMCkBt1eQ48KOOEILvXiEQVTvcYvozcvlF8y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672235/original/069532400_1782711688-1CP9l2n0wdy010O3tHTrtF2qK1ttdKnZW6E9QfIA.jpg)