7 Ciri-ciri Gelang Emas Imitasi yang Mudah Dikenali, Jangan Sampai Tertipu

Jangan sampai tertipu, ketahui 7 Ciri-ciri Gelang Emas Imitasi yang Mudah Dikenali agar Anda bisa membedakan perhiasan asli dan palsu dengan cepat dan tepat.

Diterbitkan 07 September 2025, 19:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Membeli perhiasan emas seringkali menjadi investasi berharga, namun risiko penipuan dengan gelang emas imitasi semakin marak. Banyak oknum tidak bertanggung jawab yang mencoba menjual perhiasan palsu dengan harga emas asli, merugikan konsumen secara finansial dan emosional. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk membekali diri dengan pengetahuan yang cukup agar tidak mudah tertipu.

Membedakan emas asli dan palsu memang memerlukan ketelitian, tetapi ada beberapa ciri-ciri fisik dan reaksi kimia yang dapat Anda amati sendiri. Lantas bagaimana ciri-ciri gelang emas imitasi yang mudah dikenali dan jangan sampai tertipu? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (4/9), simak ulasan informasinya berikut ini. 

1. Perubahan Warna pada Kulit

Salah satu indikator paling jelas dari gelang emas imitasi adalah reaksi yang ditimbulkannya pada kulit pemakainya. Emas asli, terutama dengan kadar kemurnian tinggi, tidak akan berinteraksi dengan keringat atau minyak alami tubuh. Namun, perhiasan palsu atau yang dilapisi emas seringkali mengandung logam lain yang reaktif.

Ketika logam-logam ini bersentuhan dengan kelembaban dan keasaman kulit, mereka dapat mengalami oksidasi atau reaksi kimia. Reaksi ini menghasilkan noda berwarna hijau, hitam, atau abu-abu pada kulit di area yang bersentuhan dengan gelang.

Noda kehijauan umumnya disebabkan oleh kandungan tembaga, sementara noda kehitaman bisa berasal dari perak atau logam lain yang teroksidasi. Emas murni tidak bereaksi terhadap keringat atau minyak dari kulit. Jadi, jika Anda melihat bercak hitam atau hijau di kulit, itu berarti dari logam lain. Jika Anda mendapati kulit Anda berubah warna setelah mengenakan gelang, ini adalah sinyal kuat bahwa gelang tersebut bukanlah emas asli.

2. Tidak Menempel pada Magnet

Uji magnet adalah salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk membedakan emas asli dari gelang emas imitasi. Emas murni memiliki sifat non-magnetis, yang berarti ia tidak akan tertarik atau menempel pada magnet.

Jika sebuah gelang emas menunjukkan reaksi saat didekatkan dengan magnet, kemungkinan besar gelang tersebut adalah palsu atau mengandung campuran logam lain yang bersifat magnetis. Berbeda dari besi, nikel, kobalt, dan jenis logam lainnya, Emas tidak memiliki partikel magnetik di dalamnya.

Oleh karena itu, jika magnet menempel pada gelang, dapat dipastikan bahwa produk tersebut adalah imitasi atau memiliki kadar emas yang sangat rendah dengan campuran logam magnetis. Penting untuk menggunakan magnet yang cukup kuat untuk pengujian ini, seperti magnet neodymium, untuk hasil yang akurat.

3. Memiliki Cap atau Tanda Khusus (Hallmark)

Emas asli, terutama perhiasan, hampir selalu memiliki cap atau tanda khusus yang dikenal sebagai hallmark. Tanda ini berfungsi sebagai sertifikasi resmi yang menunjukkan kadar kemurnian emas dan terkadang juga mencakup logo produsen.

Cap ini bisa berupa angka karat (misalnya, 24K, 18K, 14K) atau angka persentase kemurnian (seperti 999 untuk 99,9% emas murni, 750 untuk 75%, atau 585 untuk 58,5%). Gelang emas imitasi seringkali tidak memiliki cap ini, atau jika ada, cap tersebut mungkin terlihat buram, tidak rapi, atau tidak sesuai dengan standar yang berlaku. 

Emas perhiasan biasanya hanya memiliki cap kadar emasnya. Cap kadar emas ditandai dengan angka 1-999 atau 0 k hingga 24 k. Meskipun pemalsu dapat meniru cap, pemeriksaan detail dengan kaca pembesar dapat membantu mengidentifikasi keasliannya. Namun, ciri ini sebaiknya tidak menjadi satu-satunya penentu.

4. Uji Suara (Dering)

Emas asli memiliki karakteristik suara yang unik ketika dijatuhkan pada permukaan keras, yang sering disebut sebagai 'dering' emas. Sifat fisik emas yang padat dan komposisinya yang unik menghasilkan suara yang khas.

Ketika emas batangan atau perhiasan asli dijatuhkan pada permukaan yang keras seperti keramik atau logam, ia akan menghasilkan suara dering yang nyaring, jernih, dan memiliki resonansi yang cukup panjang. 

Sebaliknya, gelang emas imitasi atau yang terbuat dari logam lain akan menghasilkan suara yang lebih tumpul, pendek, dan tidak nyaring. Uji ini memerlukan sedikit latihan untuk membedakan nuansa suara, tetapi bisa menjadi indikator yang berguna dalam mengenali emas palsu.

5. Uji Kepadatan (Tenggelam dalam Air)

Emas adalah salah satu logam terpadat di dunia, dan sifat ini dapat dimanfaatkan untuk menguji keasliannya. Uji kepadatan dengan air adalah metode yang cukup andal untuk membedakan emas asli dari gelang emas imitasi.

Emas murni memiliki kepadatan sekitar 19,3 gram per sentimeter kubik (g/cm³), yang jauh lebih tinggi dibandingkan sebagian besar logam lainnya. Oleh karena itu, ketika emas asli dimasukkan ke dalam wadah berisi air, ia akan langsung tenggelam dengan cepat ke dasar. 

Sebaliknya, gelang emas imitasi yang terbuat dari logam dengan kepadatan lebih rendah atau memiliki rongga di dalamnya, mungkin akan mengapung, tenggelam lebih lambat, atau bahkan melayang di dalam air. Pastikan wadah air cukup besar agar gelang dapat tenggelam sepenuhnya tanpa menyentuh sisi-sisinya.

6. Uji Gosok atau Gores

Uji gosok atau gores adalah metode lain yang dapat membantu mengidentifikasi gelang emas imitasi. Emas asli memiliki ketahanan yang tinggi terhadap goresan dan tidak akan meninggalkan bekas warna saat digosokkan pada permukaan tertentu.

Untuk melakukan uji ini, Anda bisa menggosokkan gelang emas pada permukaan keramik tanpa glasir, seperti bagian belakang ubin keramik yang tidak dilapisi, atau selembar kertas putih. Apabila digoreskan tidak meninggalkan bekas, maka bisa dikatakan emas tersebut asli.

Jika gelang tersebut adalah imitasi atau hanya dilapisi emas, lapisan emasnya bisa terkelupas atau meninggalkan garis hitam atau abu-abu pada keramik atau kertas. Apabila perhiasan emas tersebut asli, maka tidak akan ada bekas goresan pada kertas. Di sisi lain, jika perhiasan emas tersebut palsu, maka akan terlihat bekas goresan. Bekas goresan ini menunjukkan bahwa ada logam lain di bawah lapisan emas, mengindikasikan bahwa gelang tersebut adalah palsu.

7. Bau Emas

Emas asli adalah logam yang tidak reaktif dan tidak akan berkarat atau teroksidasi dalam kondisi normal, sehingga tidak memiliki bau yang khas. Ini adalah salah satu ciri penting yang membedakannya dari gelang emas imitasi.

Jika gelang emas yang Anda miliki mengeluarkan bau yang tidak biasa, seperti bau logam, amis, atau karat, ini bisa menjadi indikasi kuat bahwa gelang tersebut adalah imitasi. Emas palsu yang sudah bercampur dengan logam kuningan atau tembaga cenderung mengeluarkan bau amis atau karatan setelah terkena keringat, air, ataupun direndam.

Bau ini seringkali lebih terasa setelah perhiasan bersentuhan dengan keringat atau air. Logam Mulia juga menambahkan, emas Asli tidak akan mengeluarkan aroma amis berbeda dengan logam kuningan atau tembaga yang berbau amis atau bau karatan. Oleh karena itu, jika Anda mencium bau yang mencurigakan dari gelang Anda, kemungkinan besar itu adalah tanda bahwa gelang tersebut bukan emas asli.

People Also Ask

1. Apa ciri utama gelang emas imitasi yang paling mudah dikenali?

Jawaban: Ciri paling mudah dikenali adalah perubahan warna pada kulit, seperti noda hijau atau hitam, setelah mengenakan gelang emas imitasi karena reaksi logam campurannya dengan keringat atau minyak kulit.

2. Bagaimana cara menguji keaslian emas menggunakan magnet?

Jawaban: Emas asli tidak akan tertarik oleh magnet. Jika gelang menempel pada magnet, kemungkinan besar itu adalah emas imitasi atau mengandung logam lain yang bersifat magnetis.

3. Apa fungsi cap atau hallmark pada perhiasan emas asli?

Jawaban: Cap atau hallmark adalah tanda resmi yang diukir pada perhiasan emas asli untuk menunjukkan kadar kemurniannya (misalnya, 24K, 18K, 750) dan terkadang juga logo produsen.

4. Apakah emas asli memiliki bau khas?

Jawaban: Tidak, emas asli adalah logam yang tidak reaktif dan tidak akan mengeluarkan bau logam, amis, atau karat. Jika ada bau, itu indikasi kuat adanya logam campuran.