Sukses

Kominfo Keluarkan Jurus Tangkal Hoaks, Simak Caranya

Liputan6.com, Jakarta- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas literasi digital untuk menangkal hoaks yang beredar dimasyarkat.

Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi, mengatakan, untuk mendukung pemenuhan target dan meningkatkan kualitas materi kegiatan literasi digital, Kominfo terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kegiatan literasi digital ini juga penting dilakukan untuk mengasah kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis sehingga dapat menangkal informasi salah atau hoaks.

"Peredaran hoaks yang masih terus dapat ditemui menandakan kegiatan literasi digital harus terus dilakukan untuk menyiapkan masyarakat dari ancaman hoaks dan disinformasi," kata Dedy, melansir Antara, Selasa (7/9/2021).

Upaya kolaborasi ini bertujuan untuk mencapai target literasi digital yaitu sebesar 50 juta peserta Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, 700 ribu peserta Digital Talent Scholarship (DTS), dan 1.200 peserta Digital Leadership Academy (DLA) pada 2024.

Kolaborasi ditandai dengan adanya pelaksanaan GNLD pada kecakapan digital tingkat dasar yang dilakukan bersama 114 mitra di 514 kabupaten atau kota di seluruh provinsi Indonesia. Selain itu, di kecakapan digital tingkat menengah, melalui DTS, Kominfo bekerja sama dengan 96 universitas dan politeknik serta berbagai perusahaan teknologi.

Pada kecakapan digital tingkat lanjutan, melalui DLA, Kominfo bekerja sama denganUniversitas Nasional Singapura, Universitas Tsinghua, Universitas Harvard, dan Universitas Oxford untuk memberikan pendidikan eksekutif bagi para pengambil kebijakan, sesuai dengan kebutuhan transformasi digital di Indonesia.

(MG/ Amadea Claritta)

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.