Sukses

[Cek Fakta] Hoaks Tepung Terigu Bisa Sembuhkan Luka Bakar

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang tepung terigu yang menyembuhkan kulit dari luka bakar, viral di media sosial. Kabar beredar lewat sebuah pesan berantai. Satu di antaranya diunggah oleh akun Facebook Non Tifha pada 23 November 2019 lalu.

Berikut narasinya:

"#Tips penanganan tersiram minyak panas, semoga bermanfaat...!!!

Semoga bermanfaat bagi anggota PMI yang interaksinya banyak didapur. Saya Copas dari sebelah.

Hari ini sekilas tadi saya membaca postingan tentang orang yg tersiram minyak panas, sdh dibawa kedokter namun tetap melepuh. Lalu bingung penangannya.Saya jadi tergelitik untuk membuat postingan ini, sebenarnya sdh pernah saya share di WA story waktu kejadian. Sekarang saya cb share di fb agar bermanfaat unt lbh banyak orang.

Sebenarnya sayapun pernah mengalami, tpkan ga sempat selfi ūüôą.Jadi ini ambil pengalaman anak saya beberapa bulan lalu waktu bantu saya goreng pempek.Karena dia tidak mengikuti arahan maka hal ini terjadi.

Dan hal itu pula yg menimpa kiya anak saya. Minyak sekitar 2 literan lebih diwajan ikut muncrat semua hingga tertinggal tinggal kurang dr stengah liter.

Bisakah anda bayangkan bagaimana luka bakar & bagaimana kulit akan melepuh saat terciprat minyak panas hampir 2 liter diwajah & tangan. Bahkan minyak yg tersiram diwajah smp kotos2 spt habis cuci muka.

Lalu bagaimana penangannya ?Ada yg dioles odol / pasta gigi ?Stop jangan lakukan itu akan menambah proses pembakaran dikulit.Langsung dibawa ke dokter ?Stop jangan panik & jangan langsung dibawa kedokter. Waktu yg terbuang unt mengeluarkan mobil/motor jg perjalanan menuju klinik akan membuat proses pembakaran dikulit semakin parah. Dokter hanya akan memberi salep dan itu tidak akan membuat kulit anda aman. Kulit akan tetap melepuh dg rasa panas setidaknya seharian.

Tips saya, selalu punya stock terigu didapur unt hal2 seperti ini. Lebih bagus lagi bila terigu disimpan dikulkas.

Begitu tersiram / terciprat minyak panas / air panas. Masukkan dalam terigu / taburi dg terigu dibagian yg terkena.Diamkan hingga rasa panas hilang, baru kemudian terigu dibilas. Untuk kasus kecil 15-30 menit biasanya rasa panas mulai hilang.

Untuk kasus besar seperti yg menimpa anak saya kiya, terciprat minyak panas hingga hampir 2 liter. Pengalaman kmaren pendiaman hingga 2 jam baru hilang rasa panasnya dan kemudian kami bilas terigunya. Dan untunglah saya selalu stock terigu, itu terigu 1 kg saya taburkan semua dibagian yg terkena minyak panas, bisa dilihat difoto kiya yg penuh lapisan tetigu.

Dan bisa dilihat difoto setelah dibilas, diwajah tidak melepuh, hanya memerah dibeberapa bagian tp tdk terlalu tampak. Dan bs dilihat yg ditangan jg sama sekali tidak melepuh, hanya memerah dibeberapa bagian. Tapi tidak melepuh dan tidak terasa panas lagi.Selanjutnya tinggal dibelikan salep diapotik untuk luka bakar spt bioplasenton dll agar pemulihan kulit yg memerah bs lebih cepat sembuh.

Semoga bermanfaat.

Boleh di share ataupun di copy paste tanpa haris ijin. Sebar seluas2nya informasi ini, barangkali dapat bermanfaat unt lebih banyak orang.

Trimakasih.," tulis akun facebook Non Tifha.

Konten yang diunggah akun facebook Non Tifha telah 21 ribu kali dibagikan dan mendapat 23 komentar warganet.

 

2 dari 3 halaman

Penelusuran Fakta

Setelah ditelusuri, kabar tentang tepung terigu yang bisa menyembuhkan kulit akibat luka bakar ternyata tidak benar.

Informasi ini dikutip dari situs kominfo.go.id dengan judul artikel "[HOAKS] Keajaiban Tepung Terigu Mengobati Luka Bakar"

Beredar di media sosial sebuah cerita mengenai keajaiban tepung terigu. Cerita ini mengenai seorang veteran tentara Vietnam mengobati luka bakar dengan menggunakan sekantung tepung terigu. Selain itu, diceritakan pula bahwa di Vietnam, ada orang yang terbakar. Orang-orang lain panik dan ada yang melemparkan sekarung terigu ke tubuh orang tersebut untuk memadamkan api. Ternyata bukan hanya api yang padam, tetapi tubuh orang tersebut sama sekali tidak melepuh terkena api.

Berdasarkan penelusuran, penggunaan tepung terigu untuk pengobatan luka bakar tidak direkomendasikan oleh ahli kesehatan karena dapat menyebabkan infeksi. Selain itu tidak ada sumber informasi modern dan kredibel yang merekomendasikan penggunaan tepung sebagai obat luka bakar. Selain itu, informasi mengenai menyiramkan tepung kepada orang yang terbakar dapat menyembuhkan luka bakar orang tersebut juga informasi yang mengkhawatirkan. Menyiramkan tepung ataupun bubuk lain ke api yang menyala dapat menyebabkan bahaya ledakan seperti dikutip dari WiseGeek.

Informasi lain yang membantah kabar tersebut bisa dilihat di situs klikdokter.com dengan judul artikel "Tips Rumahan untuk Atasi Luka Bakar".

Klikdokter.com, Jakarta Luka bakar biasa dialami siapa saja, usia dewasa hingga anak-anak. Misalnya akibat menyentuh benda panas, terciprat minyak saat memasak, tersengat aliran listrik, kena setrika, terpapar sinar matahari, tersenggol knalpot motor, hingga ekspos terhadap bahan kimia tertentu. Luka bakar memang bisa berbahaya. Namun, jika luka bakar yang dialami tergolong ringan, ada beberapa tips rumahan untuk mengatasinya.

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi luka bakar di rumah, penting untuk mengenali derajat luka bakar terlebih dulu.

Luka bakar derajat 1: ditandai dengan kemerahan kering pada kulit dan hanya mengenai permukaan kulit (lapisan epidermis).Luka bakar derajat 2: ditandai dengan kemerahan, lepuh atau lentingan berisi cairan di kulit yang terkena panas, dan telah mengenai lapisan dermis (bagian yang lebih dalam lagi). Umumnya kulit yang mengalami luka bakar derajat 2 tampak lebih basah.Luka bakar derajat 3: ditandai dengan kulit berwarna abu-abu dan pucat. ‚ÄúTidak didapatkan rasa nyeri karena ujung-ujung saraf sudah mengalami kerusakan bahkan kematian,‚ÄĚ kata Theresia Rina Yunita dari KlikDokter menambahkan.Di antara ketiga derajat luka bakar di atas, yang paling sering dijumpai di rumah adalah luka bakar derajat 1 dan derajat 2.

Pertolongan luka bakar di rumahPertolongan pertama bisa dilakukan untuk mengobati luka bakar ringan. Ini dilakukan agar kerusakan kulit yang terjadi tidak bertambah. Langkah-langkah di bawah ini bisa segera Anda lakukan setelah insiden terjadi.

Lepaskan segala aksesori yang menempel pada bagian yang terkena luka bakar agar tidak mengganggu pengobatan.Bilas bagian kulit yang terbakar menggunakan air mengalir bersuhu ruang - tidak panas dan tidak dingin. Bilas kulit yang terbakar selama kurang lebih 15 menit. Pembilasan ini penting dilakukan untuk menurunkan temperatur kulit dan menghentikan proses pembakaran yang terus terjadi di kulit.Jangan kompres menggunakan es atau air dingin karena bisa merusak jaringan.Setelah dibilas menggunakan air mengalir, bilas lagi dengan menggunakan air matang suhu ruang.Hindari menyentuh lentingan atau lepuh karena dapat menimbulkan infeksi.Bersihkan luka menggunakan sabun antibakteri secara perlahan.Jangan mengoleskan pasta gigi, mentega, atau cairan berminyak lainnya untuk mengobati luka. Penanganan luka bakar dengan hal-hal tersebut hanyalah mitos.Jika sudah, bilas dan keringkan secara perlahan.Bila ada, oleskan salep antibiotik.Tutup luka bakar menggunakan kasa steril dan selesai.Nah, selain langkah-langkah di atas, dilansir dari Reader’s Digest, Anda juga bisa mengobati luka bakar dengan bahan alami seperti gel lidah buaya. Gunanya adalah untuk meredakan kulit yang terasa terbakar. Lidah buaya bersifat antiinflamasi sehingga dapat membantu mendinginkan serta mengurangi kemerahan dan pembengkakan pada luka bakar derajat 1 dan 2.

Selain itu, hindari penggunaan pasta gigi karena kandungan mentol, pemutih, perasa, zat-zat kimia lainnya karena bisa memperparah inflamasi. Ya, meski memberikan pasta gigi dianggap bisa ‚Äúmendinginkan‚ÄĚ kulit, tapi pada kenyataannya hal tersebut malah memperburuk kondisi luka. Pasta gigi juga bisa menghalangi udara di kulit sehingga suhu di bawah kulit tetap terasa panas, luka bakar pun bisa meluas.

Faktanya, luka bakar dalam lingkungan rumah cukup sering terjadi, dan yang paling sering terjadi adalah luka bakar derajat 1 dan 2. Jika Anda, atau anggota keluarga lainnya mengalami luka bakar jenis ini, atasi dengan melakukan di atas sebagai pertolongan pertama. Namun, jika luka bakar menampakkan bagian dalam kulit, sebaiknya segera minta pertolongan petugas medis agar bisa ditangani dengan cepat.

 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Tepung terigu tidak bisa digunakan untuk mengobati luka bakar. Bila kulit mengalami luka bakar disarankan menggunakan air mengalir.

Narasi yang disampaikan dalam pesan berantai di Facebook tersebut tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerja sama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cek Fakta Kesehatan: Depresi dan Kecemasan Bisa Menular?
Artikel Selanjutnya
Cek Fakta Kesehatan: Ibu dengan Puting Datar, ASI Sulit Keluar?