Selain menjadi agenda pembinaan rutin, Kejurda juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan memperkuat DKI Jakarta pada Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 di Banten, 23-29 Oktober mendatang.
Kenneth berharap para atlet yang lolos seleksi benar-benar memenuhi persyaratan untuk memperkuat kontingen DKI Jakarta.
"Tentunya ajang Kejurda ini merupakan agenda kejuaraan rutin. Arah ke depannya memang untuk menuju Kejurnas Catur yang akan berlangsung pada akhir bulan ini. Pemenangnya akan mendapat tiket untuk mengikuti Kejurnas Catur 2026 yang akan berlangsung di Banten nanti," kata Kenneth.
"Tapi harapan saya atlet yang lolos seleksi nanti harus yang memiliki KTP DKI Jakarta atau yang berdomisili di Jakarta," sambungnya.
Ia juga berharap Kejurda mampu melahirkan talenta-talenta baru yang nantinya tidak hanya berprestasi di level nasional, tetapi juga mampu membawa nama Jakarta ke panggung internasional.
"Semoga dari Kejurda ini kita bisa menemukan calon-calon juara yang kelak bisa mengharumkan nama DKI Jakarta di Kejurnas dan bahkan membawa nama Jakarta ke panggung lebih tinggi lagi," pungkas Kenneth.
DKI Jakarta Berstatus Juara Bertahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364932/original/008951200_1791085096-WhatsApp_Image_2026-10-03_at_21.52.34.jpeg)
Target besar tersebut bukan tanpa alasan. DKI Jakarta saat ini berstatus sebagai juara bertahan Kejurnas Catur.
Pada Kejurnas Catur Mamuju ke-50 Tahun 2025, kontingen DKI Jakarta tampil sebagai juara umum setelah mengoleksi enam medali emas, dua perak, dan enam perunggu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, yang turut menghadiri pembukaan Kejurda, berharap tradisi prestasi tersebut dapat terus berlanjut.
Ia bahkan berharap dari Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 muncul pecatur yang mampu mengikuti jejak Laysa.
"Insyaallah lewat ajang ini nantinya akan lahir pecatur-pecatur andal yang bisa meraih predikat GM seperti Laysa karena memang latihan yang terbaik adalah banyaknya pertandingan yang digelar," kata Andri.
"Semakin banyak pertandingan digelar semakin terbuka peluang untuk mendapatkan atlet berprestasi. Dengan kepemimpinan Pak Kenneth, insyaallah catur DKI akan bersinar," sambungnya.
Laysa Bersyukur Dapat Dukungan
Sementara itu, Laysa Latifah mengaku terkejut sekaligus bersyukur mendapatkan bonus Rp50 juta dari Percasi DKI Jakarta.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kenneth dan jajaran Percasi DKI yang selama ini memberikan dukungan, baik secara finansial maupun mental, selama dirinya menjalani berbagai pertandingan di luar negeri.
"Saya sangat berterima kasih ke Pak Kenneth karena mungkin ini pertama kalinya saya mendapatkan bonus ini dan juga sudah banyak banget support-support yang telah diberikan beliau ketika saya keluar negeri, baik secara finansial ataupun support mental," ujar Laysa.
"Saya bersyukur punya pemimpin seperti Pak Kenneth," tambahnya.
Dalam perjuangannya meraih titel WGM di Olimpiade Catur 2026 Uzbekistan, Laysa juga mendapat dukungan dari Dewa United.
Kini, setelah berhasil menyandang gelar WGM, Laysa diharapkan menjadi salah satu role model bagi generasi muda catur Jakarta. Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 pun menjadi panggung awal untuk mencari penerusnya sekaligus memperkuat ambisi Ibu Kota melahirkan empat Grandmaster.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364931/original/097181800_1791085094-WhatsApp_Image_2026-10-03_at_21.52.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9364847/original/022380700_1791069488-20261002_cabang-panah-beregu-horizontal-fa5427.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325368/original/054041000_1786861049-Anthony_Hudson_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358727/original/038444600_1790406860-033A9336.jpg)