Media Italia Ikut Soroti Kiprah Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai menang dramatis 9-2 atas Bangladesh.

OlehThomas
Diterbitkan 04 Oktober 2026, 05:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan Timnas Indonesia menuju final FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat perhatian media olahraga Italia. Corriere dello Sport menyoroti perjuangan dramatis skuad Garuda saat memastikan tiket ke partai puncak, tepat empat tahun setelah tragedi Kanjuruhan.

Momentum tersebut terasa semakin emosional karena keberhasilan Indonesia terjadi pada 1 Oktober 2026. Tanggal yang sama empat tahun sebelumnya menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah sepak bola Indonesia ketika tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, menelan 135 korban jiwa.

Sebelum laga Indonesia kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, seluruh pemain, ofisial, dan penonton mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban.

Setelah itu, perjuangan skuad Garuda dimulai. Indonesia membutuhkan kemenangan dengan margin besar untuk menjaga peluang menjadi juara Grup A dan lolos ke final.

Drama berlangsung hingga penghujung pertandingan. Indonesia akhirnya menang telak 9-2 atas Bangladesh. Namun, dua gol terakhir menjadi sangat menentukan.

Kevin Diks mencetak gol kedelapan Indonesia pada menit ke-96. Satu menit berselang, Mitchell Baker mencetak gol kelima dalam pertandingan tersebut sekaligus gol kesembilan Indonesia.

Gol pada menit ke-97 itu memastikan Indonesia finis sebagai juara Grup A.

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin dengan selisih gol +9. Namun, skuad Garuda unggul dalam jumlah gol yang dicetak, yakni 11 berbanding sembilan milik Malaysia.

Sorotan Corriere dello Sport

Drama tersebut turut mendapat perhatian Corriere dello Sport. Media olahraga Italia itu menyoroti bagaimana perjalanan Indonesia menuju final ditentukan oleh serangkaian momen krusial, termasuk keputusan wasit dan VAR.

Salah satu pertandingan yang mendapat sorotan adalah ketika Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada 28 September 2026.

Dalam pertandingan tersebut, gol Justin Hubner dianulir karena offside tipis. Indonesia juga harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam setelah kartu kuning Thom Haye berubah menjadi kartu merah menyusul intervensi VAR.

Situasi serupa kembali terjadi ketika menghadapi Bangladesh. Gol Ole Romeny dianulir karena offside.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Keputusan-keputusan tersebut menjadi sangat penting mengingat persaingan Grup A berlangsung ketat. Setiap gol memiliki arti besar terhadap posisi Indonesia dan Malaysia di klasemen. Pada akhirnya, perjuangan hingga menit-menit terakhir membawa Indonesia ke final. Sorotan Corriere dello Sport tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan. Media Italia tersebut juga melihat perjalanan Timnas Indonesia sebagai bagian dari perubahan yang lebih besar dalam sepak bola nasional. Perkembangan skuad Garuda dinilai mencerminkan transformasi sepak bola Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir semakin serius membangun tim nasional yang kompetitif.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan