Manchester United Menatap Musim Baru dengan Optimisme yang Terukur

Manchester United menunjukkan perkembangan positif bersama Michael Carrick dan mulai membangun fondasi untuk kembali bersaing di papan atas Premier League.

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 08:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United memasuki musim baru dengan optimisme yang lebih tenang setelah peningkatan drastis pada musim sebelumnya. Dalam kurun 12 bulan, posisi mereka melonjak 12 tingkat di Premier League dari musim 2024-25 ke 2025-26.

Michael Carrick menjadi sosok penting dalam perubahan tersebut setelah membawa Manchester United meraih 12 kemenangan dari 17 pertandingan. Pencapaian itu mengantarkan klub finis di peringkat ketiga sekaligus kembali ke Liga Champions.

Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga tren positif tersebut agar tidak kembali terputus. Target jangka panjang tetap jelas, yakni membawa United kembali menjadi juara Inggris untuk pertama kalinya sejak musim 2012-13.

Carrick Mulai Mengembalikan Konsistensi

Carrick memberikan perubahan melalui pendekatan yang lebih sederhana dengan kembali menggunakan formasi 4-2-3-1. Dalam tujuh pertandingan pertamanya sebagai pelatih interim, ia meraih 19 poin dari maksimal 21 angka yang tersedia.

Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi yang sebelumnya sulit ditemukan United bersama Ruben Amorim. Carrick kemudian mendapatkan kepercayaan untuk menjadi manajer permanen setelah membawa klub mengakhiri musim di posisi ketiga.

Manchester United memang belum berada pada level untuk langsung mengejar gelar Premier League. Namun, mempertahankan posisi di papan atas akan menjadi langkah penting sebelum mereka meningkatkan target pada musim-musim berikutnya.

Project 150 Jadi Target Besar

United memiliki ambisi jangka panjang melalui Project 150 yang diperkenalkan pada awal musim 2024-25. Gagasan tersebut menargetkan klub kembali menjuarai Premier League pada atau sebelum musim 2027-28, bertepatan dengan tahun ke-150 keberadaan klub.

Menjaga konsistensi menjadi semakin penting karena United kembali tampil di Liga Champions. Jadwal yang lebih padat menuntut kedalaman skuad sekaligus kemampuan Carrick menjaga performa di berbagai kompetisi.

Musim lalu menjadi pencapaian terbaik United dalam tiga tahun dan hanya kelima kalinya sejak era Sir Alex Ferguson berakhir mereka finis di tiga besar. Oleh karena itu, mengulangi pencapaian tersebut sekaligus memangkas jarak dengan kandidat juara dapat menjadi ukuran kemajuan yang realistis.

Lini Tengah Jadi Prioritas Utama

United menjadikan lini tengah sebagai area utama yang perlu diperkuat setelah Casemiro dipastikan meninggalkan Old Trafford. Klub kemudian memilih pendekatan lebih terukur dengan merekrut Andrey Santos dan Youri Tielemans, sementara Carlos Baleba berpotensi menyusul dari Brighton.

Baleba dikabarkan dapat didatangkan dengan nilai sekitar £60 juta (Rp1,45 triliun), jauh lebih rendah dibanding valuasi sebelumnya.

Cristian Orozco juga bergabung dari Fortaleza, tapi gelandang bertahan asal Kolombia itu kemungkinan belum langsung menjadi pilihan utama. Di posisi penjaga gawang, Karl Darlow kini menjadi pelapis Senne Lammens setelah Altay Bayindir dipinjamkan ke Celta Vigo.

Marcus Rashford juga dapat memberikan efek layaknya rekrutan baru setelah lebih dari 18 bulan tidak bermain untuk klub. Jika seluruh elemen tersebut berkembang sesuai rencana, Manchester United memiliki fondasi yang lebih kuat untuk melanjutkan kebangkitan mereka.

Sumber: Sports Illustrated

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ambisi Barcelona Lanjutkan Dominasi di Tengah Ancaman Real Madrid

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan