Fred Ungkap Sisi Buruk Erik ten Hag di Manchester United

Fred mengkritik Erik ten Hag saat menangani Manchester United. Ia menilai Ten Hag bagus secara taktik, tetapi buruk dalam mengelola skuad.

Diterbitkan 03 Oktober 2026, 08:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Fred melontarkan kritik keras terhadap Erik ten Hag saat membahas pengalamannya bersama Manchester United. Mantan gelandang MU itu menilai Ten Hag sangat bagus secara taktik, tetapi buruk ketika menangani hubungan dengan para pemain.

Fred memperkuat Manchester United selama lima tahun dan ikut meraih trofi Piala Liga. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang mencapai final Piala FA pada musim 2022/2023.

Ten Hag datang ke Old Trafford dengan reputasi tinggi setelah sukses menangani Ajax selama empat musim dan membawa klub tersebut mencapai semifinal Liga Champions. Namun, perjalanan pelatih asal Belanda itu di Manchester United tidak berjalan sesuai harapan, meski sempat mempersembahkan Piala Liga dan Piala FA.

Fred meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Fenerbahce pada musim panas 2023, saat Ten Hag masih menjadi pelatih. Pemain asal Brasil tersebut kini mengungkap penilaiannya terhadap Ten Hag sekaligus memberikan pandangan mengenai Ole Gunnar Solskjaer dan Jose Mourinho.

Fred Kritik Cara Ten Hag Mengelola Skuad

Fred mengakui Ten Hag memiliki kemampuan taktik yang sangat baik selama menangani Manchester United. Namun, penilaian tersebut berbanding terbalik ketika membahas cara sang pelatih berinteraksi dengan para pemain.

Menurut Fred, Ten Hag kerap terlibat perselisihan dengan sejumlah pemain penting di ruang ganti. Ia menyebut Cristiano Ronaldo, Casemiro, Marcus Rashford, dan dirinya sendiri pernah mengalami situasi tersebut.

"Ten Hag sangat bagus secara taktik, tetapi dalam mengelola kelompok dia sangat buruk. Dia bertengkar dengan semua orang," kata Fred dalam Charla Podcast.

"Dia bertengkar dengan saya, dengan Cristiano, dengan Casemiro, dengan Rashford. Dia tidak mau memainkan saya, dan terkadang situasinya menjadi penuh tekanan," lanjut Fred.

Fred Sebut Ten Hag Terlalu Mengutamakan Pemain Belanda

Fred juga menyinggung keputusan Ten Hag dalam memilih pemain untuk Manchester United. Ia menilai pelatih tersebut cenderung memberikan kesempatan kepada pemain asal Belanda dan menciptakan kelompok tertentu di dalam skuad.

Hubungan Ten Hag dengan Cristiano Ronaldo juga menjadi salah satu contoh yang disoroti Fred. Ronaldo kehilangan tempat di tim utama sebelum akhirnya meninggalkan Manchester United pada akhir 2022.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Dengan Ten Hag, hanya pemain-pemain Belanda-nya yang bermain. Dia adalah pelatih yang dipenuhi kelompok-kelompok tertentu. Tetapi secara taktik, dia adalah salah satu pelatih terbaik yang pernah bekerja dengan saya," ujar Fred. "Dia ingin tim berlari, tetapi Cristiano sudah lebih tua. Dia mencadangkan Cristiano, lalu terjadilah perselisihan," sambung Fred.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan