Rivalitas Abadi di Semifinal Piala Presiden 2026, Sportivitas Tetap Terjaga dan Aman

Semifinal Piala Presiden 2026 menghadirkan dua laga klasik. Persib melawan Persija, Persebaya bertemu Arema FC. Laga digelar di Bali dan berhasil berjalan aman.

OlehThomas
Diterbitkan 05 Agustus 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Persib lolos ke final usai menang 2-1 atas Persija Jakarta. Dua gol Persib di jaringkan Uilliam Barros pada menit ke-22 dan Balsa Sekulic melalui tendangan penalti tujuh menit kemudian. Sedangkan Persija membalas di babak kedua lewat Kwon Chang-hoon pada menit ke-86.

Adapun Persebaya lolos ke final setelah menang 1-0 atas Arema FC. Gol tunggal kemenangan Persebaya dicetak pemain bertahan Yuran Fernandes di akhir babak pertama. Laga semifinal kedua ini menghadirkan kartu merah untuk pemain Arema Diego Landis karena melakukan pelanggaran keras kepada Miguel Pereira.

Pemain Arema Matheus Blade juga sempat terkena kartu merah lagi. Tapi kemudian dianulir setelah VAR bekerja dengan baik. Keputusan tepat wasit dan adanya VAR membuat pertandingan Derby Jatim ini tetap berjalan kondusif.

Atmosfer positif di semifinal menjadi bukti bahwa rivalitas antarklub dapat berjalan beriringan dengan sikap saling menghormati. Para pemain memperlihatkan semangat kompetisi yang sehat.

Hadiah Meningkat

Dengan sportivitas yang terus terjaga, Piala Presiden 2026 kembali menunjukkan komitmennya sebagai ajang pramusim yang tidak hanya menyuguhkan pertandingan berkualitas, tetapi juga menjadi contoh dalam membangun budaya sepak bola Indonesia yang profesional, aman, dan penuh rasa saling menghargai.

Amannya laga semifinal Piala Presiden 2026 ini sejalan dengan misi turnamen pramusim ini yang bertekad membangun ekosistem sepak bola yang sehat.

Piala Presiden 2026 merupakan kompetisi pramusim bergengsi yang sudah memasuki edisi kedelapan. Di tahun 2026 ini jumlah sponsor semakin besar sehingga hadiah juara terus naik. Sebelum turnamen dimulai, panitia menjanjikan hadiah Rp 6 miliar.

Menjelang semifinal, Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, memberikan kabar baik lain. Klub juara akan meraup Rp 8 miliar. Persaingan pun sangat ketat untuk menjadi yang terbaik.

Nilai sponsor yang masuk disebut telah menembus angka signifikan sebelum babak empat besar bergulir, sejalan dengan tren rating siaran yang positif.

"Juara pertama, hadiahnya tadinya Rp6 miliar. Hari ini di Kota Pahlawan yang luar biasa, dibawah pimpinan adik saya Pak Eri Cahyadi, kita naikkan juara Piala Presiden tahun 2026 dari Rp 6 miliar menjadi Rp 8 miliar," kata Maruarar Sirait dalam jumpa pers di Surabaya.

"Hadiah kalau diturunkan tidak boleh. Dinaikkan boleh kan? Ada klub yang keberatan dinaikkan? Ada? Kalau ada yang keberatan, saya bisa batalkan untuk naikkan," imbuh Maruarar sembari bercanda.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan